
Aira melepaskan pelukan William, dia tau bahwa wanita yang dia cintai bukan dirinya melainkan Callista.
''Sudahlah Mas, untuk apa aku bertahan jika wanita yang kau cintai adalah Callista bukan aku. Aku benar-benar tidak bisa menjalin sebuah hubungan tanpa adanya rasa cinta dan sekarang aku lebih memilih untuk pergi saja karena aku tidak mau menjadi istri ke dua dari pernikahan mu ini,'' kata Aira dengan melepaskan pelukan William tapi William sama sekali tidak mau Aira pergi karena entah mengapa dia begitu sangat berat saat harus mendengar bahwa Aira meminta pisah darinya.
''Tidak Aira, tidak! Sampai kapanpun aku tidak akan melepaskan kamu, kamu adalah istri ku dan selamanya akan tetap menjadi istri ku,'' jawab William dengan sangat tegas bahwa dia tidak akan pernah menceraikan Aira.
Kini Aira menatap ke dua mata William, dia ingin mengetahui jawaban tentang perasaan William padanya.
''Apakah kamu mencintai aku, Mas?'' tanya Aira dengan menatap tajam kedua manik mata biru milik William.
Mendengar pernyataan dari Aira, William langsung terdiam dan memalingkan wajahnya karena dia benar-benar tidak tau tentang apa yang saat ini dia rasakan terhadap Aira. William menundukkan kepalanya seraya mengatakan bahwa dia tidak tau tentang perasaannya.
__ADS_1
''Aku tidak tau Aira, aku tidak mengerti dengan perasaan ku sendiri yang aku rasakan saat ini adalah aku benar-benar tidak mau kehilangan kamu jadi aku mohon jangan pernah tinggalkan aku,'' jawab William tanpa memberikan kepastian kepada Aira tentang apa yang dia rasakan saat ini.
Aira menguatkan perasaannya saat mendengar apa yang dikatakan oleh William padanya, dia tau bahwa William tidak mungkin mencintai dirinya karena yang dia cintai adalah Callista.
''Untuk apa aku bertahan dalam pernikahan yang menyakitkan ini. Aku tidak mau melahirkan anak untuk keluarga kamu karena aku bukan mesin pembuat anak seperti yang kalian pikirkan,'' jawab Aira lalu berjalan meninggalkan William karena dia benar-benar sudah tidak bisa lagi mempertahankan pernikahan ini.
William masih menahan ke dua tangan Aira agar dia tidak pergi.
Aira langsung terdiam saat menderita apa yang dikatakan oleh William, kini dia memiliki keyakinan di dalam hatinya bahwa William sudah mulai menyukainya hanya saja saat ini dia harus membuat William untuk menyadari perasaannya terhadap Aira dan saat itu Aira bisa dengan mudah memperalat William. Aira pun menghapus air matanya dan tersenyum sinis, dia sengaja melakukan semua ini supaya dia tau bagaimana perasaan William terhadapnya sekarang.
William pun menghampiri Aira dengan kembali memohon agar dia tidak pergi meninggalkan dirinya.
__ADS_1
''Aira, aku mohon padamu untuk tetap berada di sisiku. Aku berjanji akan memberikan apapun yang kamu mau asalkan kamu berada di sisi ku,'' ucap William dengan memegang tangan Aira.
''Baiklah, aku akan tetap tinggal di sini tapi dengan satu syarat. Aku kau menyentuh ku sebelum aku yang mengijinkan kamu untuk menyentuh aku. Mas, aku meminta semua ini karena aku benar-benar tidak mau dijadikan budak oleh kalian semua tapi jika kamu menolak maka aku juga tidak keberatan untuk pergi dari sini dan mengatakan kepada keluarga kamu bahwa aku sudah mengetahui tentang semua rencana mu inu,'' kata Aira dengan nada tegasnya kembali mengancam William dengan memakai keluarganya.
''Baiklah, aku setuju. Asalkan kamu tetap berada di samping aku maka aku akan melakukan apapun yang kamu inginkan,'' jawab William dengan menyetujui permintaan Aira.
Kini Aira tersenyum puas saat rencananya berjalan dengan lancar, dia memang sengaja melakukan ini semua agar William tidak terus meminta hak nya karena Aira tau bahwa dia tidak bisa selamanya menghindari William jadi hanya dengan membuat perjanjian seperti ini Aira bisa terbebas dari keinginan William untuk memiliki seorang anak.
Sedangkan saat ini William hanya bisa pasrah dengan keinginan Aira.
''Baiklah, aku akan membuat Aira jatuh cinta padaku dan setelah itu aku bisa mendapatkan apa yang aku inginkan,'' gumam William di dalam hatinya dengan rencana yang dia susun ke depannya kepada Aira agar dia mau melahirkan anak untuknya.
__ADS_1