Kesucian Yang Ternoda

Kesucian Yang Ternoda
Dua belas


__ADS_3

Selesai acara syuting,seperti biasa Kenzo merebahkan tubuhnya yang sangat lelah,karena energi tubuhnya sedikit terkuras habis dengan peran filmnya kali ini yang bergenre Action.


Seperti biasa juga, David asisten pribadinya selalu menempel kemana pun dia pergi.


" Nih." Seru david sambil meletakan sebotol minuman dingin diatas meja,tempat istirahat Kenzo.


Pemilik wajah tampan dan songong itu langsung menenggak habis minuman tersebut..


" Buruan." seru David,sorot matanya menuntut penjelasan dari Artisnya itu


" Apa'an.?" Ujar kenzo dengan sikap acuhnya


" Gue butuh tau alasan Lo kenapa milih nikahin Alula Zo.!"


" Lo suka sama dia.?" bukan suatu jawaban dari kenzo melainkan sebuah pertanyaan yang membuat david berdecak kesal pada Artisnya itu


" Ckk.gue nanyak,malah Lo balik tanyak.!"


Kenzo kembali acuh,dan melanjutkan menenggak minumannya,namun david segera menyambar botol minuman kenzo,membuat si empunya melayangkan protes.


" Apa'an sih Lo!."


" Lo jawab dulu pertanyaan gue."


" Ogah,males dan nggak penting.!"


" Oke kalau begitu gue bakal telpon kekasih Lo,ngasih tau dia kalau dua hari Lo menghilang karena nikahin anak orang." Ancam David membuat kenzo menatap tajam


" Bangsadt, Lo !." umpat Kenzo sambil menarik kasar kerah baju milik david,namun david hanya membalas dengan senyum menyeringai


" Yakin Lo bakal mukul gue..?"


Kenzo pun langsung menghempaskan cengkramannya dikerah baju david dengan sedikit kasar.


" Gue...gue hanya,----"


" Lo mau jadikan Dia tameng buat hubungan Lo sama Zura kan..?" tebak David,sedangkan kenzo hanya terdiam.


Ya mungkin salah satu alasan dia menikahi Lula untuk menjadikan gadis itu tameng untuk hubungan asmaranya dengan sang kekasih,namun ada satu alasan lainnya yang tidak bisa dia kasih tau pada sahabat sekaligus asprinya itu,karena untuk saat ini dia memang belum siap membuka suara.namun seiring berjalannya waktu nanti pasti dia mau tidak mau harus menceritakan apa alasan utama dia mau menikahi Gadis yang amat dia benci,karena menurutnya sok suci dan sok jual mahal itu.


" Woy..ngelamun Aja.!" Seru ada david diiringi canda tawa,karena sesalah paham apa mereka,dia tidak akan pernah bisa marah sama sahabat karibnya itu.


" Santai aja lah bro,kenapa tegang banget sih Lo.Oke kalau Lo nggak mau kasih tau alasanya.---"


" Lo bener,gue cuma jadikan tuh cewek tameg doang buat nutupin hubungan gue sama zura dari bokap." Sahut kenzo


" Ckk jadi pernikahan Lo jadiin main main doang?"


" Salah sendiri jadi cewek sok jual mahal,gue yakin pasti aslinya tuh cewek tipe tipe jaim,sok polos padahal mah aslinya suhu." Ujar kenzo dengan segala pemikiran negativenya tentang lula


David mengeryit " Lo yakin dengan pemikiran Lo? gimana kalau penilaian Lo ke dia meleset.?"


" Udahlah nggak usah bahas tuh cewek itu lagi.bikin gedek aja!.yang jelas gue nikahin dia atas dasar permintaan bokap gue,supaya berhenti buat nyuruh nyuruh gue nikah tanpa harus mengakhiri hubungan gue sama zura.dengan begitu kan bokap gue nggak bakal mikir lagi kalau gue masih berhubungan dengan zura." Ujar Kenzo


David tersenyum masam dan menggeleng gelengkan kepala." wah parah Lo zo,udah pernikahan lo jadi'in mainan,bokap Lo juga Lo kibulin juga,hati hati nanti kena karma baru sadar."

__ADS_1


" Udah deh diem,berisik Lo.!" sungut kenzo." Yang jelas gue minta Lo rahasiain dulu pernikahan ini dari publik atau pun sampai tiba acara resepsi itu digelar oleh bokap gue.Lo juga jangan dulu kasih tau Zura,karena gue nggak mau dia shock dan ngelakuin hal yang nekat dan mengancam jiwanya,biar gue sendiri yang kasih tau dia dan kasih pengertian ke dia soal pernikahan dadakan ini." sambung kenzo sambil menatap serius ke arah asisten pribadinya


David hanya bisa menghela nafas kasarnya karena permintaan kenzo yang menyuruhnya merahasiakan pernikahannya dari konsumsi publik serta tetap merahasiakan tentang hubungannya yang masih terjalin dengan kekasihnya itu dari papanya.


 


Tuk tuk tuk


Kenzo sedikit terkejut mendengar ketukan di kaca cendela modelnya,karena dia sendiri sedang melamun entah apa yang sudah mengusik pikirannya.


Ya kali ini Kenzo pergi tanpa David,karena pria itu meminta david untuk pulang terlebih dulu karena ingin menemui Zura,setelah tiga hari tidak bertemu pasca setelah pernikahannya kemarin.


Samar samar kini zura sudah berdiri dibalik luar mobilnya.lalu mengisyaratkan untuk membuka pintu mobil.kenzo langsung menekan tombol otomatis yang ada di pintu kemudi mobilnya.


Zura langsung memutari mobil kenzo lalu masuk,dan duduk disamping Kenzo.


" Hei...." Kenzo sedikit kaget dan kewalahan karena Zura langsung menyambar kenzo,dan mencium bibir Kenzo dengan rakus.


Dan mau tidak mau kenzo pun membalas ciuman Zura,hingga mereka akhirnya saling berpagutan bibir dan bercumbu didalam mobil beberapa detik.


" Kamu kemanaa aja sih By,tiga hari ini susah sekali di hubungin,aku nyari kamu kayak orang gila tau." Cetus Zura dengan wajah ditekuk


" Sorry Ra,gue beberapa hari ini ada urusan mendadak,jadi gue juga ambil cuti syuting kemarin." jawab kenzo sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal


" Terus kenapa nggak kasih kabar ke aku?setidaknya kan kamu bisa whatsup atau sekedar kasih pesan sms,bukan malah ngilang gitu aja." Ketus zura menahan kesal


Kenzo mengecup bibir wanita itu dan memberi ******* kecil ,membuat Zura yang tadi kesal kini perlahan mengulas senyum.


" Nah gitu dong,kan kalau senyum cantiknya nambah.!" Goda kenzo sambil tersenyum genit pada zura


" Ih..kamu ngeselin banget sih.!"


" Salah siapa ngeselin,kan aku jadi kangen sama kamu,kamu tau nggak aku kayak hampir gila gara gara nyariin kamu." Cetus Zura sambil merengek manja dan bergelayut dilengan kenzo


" Iya iya sayang maaf ya,aku janji nggak bakal ngulangin hal itu lagi." ujar kenzo sambil tersenyum manis pada kekasihnya itu


" Janji ya."


" Janji dong..."


" ke hotel yuk..Aku kangen,pengen dimanja kamu..!" Ajak zura diiringi dengan kerlingan genit di mata berhias bulu lentiknya miliknya


Kenzo menganggukan kepalanya dan tersenyum." Oke..!" ujar kenzo lalu menyalakan mesin mobilnya dan meninggalkan tempat dimana dia bertemu dengan kekasihnya itu


 


" Lula.."


Prangg


" Astagfirullahaldzim."


" Kamu kenapa.?" tanya david dengan khawatir karena tiba tiba saja Lula menjatuhkan gelas ditangannya


" Nggak apa apa mas,tadi aku kaget aja denger suara mas david yang tiba tiba memanggilku,makannya nggak sengaja ngejatuhin gelas,maaf ya mas." ujar Lula dengan gugup karena takut kena marah sudah memecahkan gelas

__ADS_1


David tersenyum melihat tingkah polos Alula,dia nggak habis fikir kenapa kenzo tega menjadikan lula istri hanya untuk dijadikan sebuah tameng hubungan terlarang mereka.dia merasa tak tega dan kasihan jika gadis sebaik lula harus disakitin dengan cara seperti ini.meski yang dia tangkap dari david Lula sepertinya juga terpaksa menerima pernikahan ini atau mungkin ada alasan lain yang dia sendiri tau apa alasannya lula mau menerima perjodohan ini.yang jelas hatinya sedikit tak tega melihat Lula disakiti oleh Kenzo sahabat sekaligus atasannya.


" kamu nggak perlu minta maaf juga,kan kamu nggak sengaja." ujar david sambil terus menatap lekat lekat manik mati Alula yang sedari tadi terus menghindarinya


" Kalau begitu saya permisi balik ke kamar dulu mas,mau nyiapin baju ganti buat mas kenzo." Ujar Lula sambil memutar tubuhnya melangkah pergi dari dan menuju anak tangga dimana kamar Kenzo berada


" Suamimu malam ini nggak pulang.!"


Langkah Lula langsung berhenti mendengar suara David yang mengintrupsinya dari belakang.dia pun menoleh kearah david yang tengah juga menatapnya


" Malam ini dia nggak pulang,karena ada pekerjaan lain diluar Syuting." seru david berbohong, sedangkan lula hanya manggut manggut kepala


" Em baik mas kalau gitu,terimakasih udah kasih tau saya,kalau begitu saya kembali ke kamar duluan soalnya besok harus berangkat kerja pagi pagi karena ada jadwal lembur."


"Oke,kalau begitu selamat malam selamat beristirahat Alula.." ujar David


Alula membalas dengan anggukan kepala lalu melanjutkan langkahnya masuk ke dalam kamar tidur milik suaminya itu.


" Gadis yang manis dan menarik.tapi sayang bakal di sia siain sama suaminya sendiri." Gumam david dan kembali melangkahkan kakinya keluar dari rumah itu


karena kedatangannya hanya untuk memberi tau wanita itu jika suaminya tak pulang malam ini.sedangkan dia tak punya nomor ponsel wanita itu hingga memutuskan untuk mendatangi rumah kenzo.


Seperti biasa tepat pukul setengah lima pagi dia pun bangun dari tidurnya untuk melakukan ibadah sholat subuh.dia pun menggeliat dan merentangkan otot ototnya yang sedikit kaku dileher karena tiga hari ini tidur di sofa.


Namun alangkah terkejut nya dia saat pertama kali mendapati dirinya bukannya tidur diatas sofa,melainkan tidur diatas ranjang kingsize milik si penghuni kamar ini.


" Astagfirullahaldzim." Pekik Lula yang tengah terkejut dan dibuat kaget dengan sosok pria yang sudah rapi memakai kaus warna putih plus celana kain jogger panjang warna hitam tengah duduk diatas sofa sedang memakai sepatu sport,sepertinya pria itu akan melakukan olahraga pagi


" Heh! berisik." Cetus pria tampan berwajah ketus


" A anda sejak kapan anda pulang.?" Tanya Lula dengan gugup


" Bukan urusan Lo,mau gue pulang kapanpun suka suka gue,rumah rumah gue." Ketus kenzo sambil menampilkan wajah dinginnya


" Saya tau Mas kenzo,tapi kehadiran anda yang tiba tiba membuat saya sedikit kaget." balas Lula


Kenzo menaikan alisnya dan tersenyum miring menatap Lula,lalu bangkit berdiri dan menyambar handuk kecil yang tak jauh darinya


" Anda mau kemana..?" tanya Lula yang kemudian merutuki pertanyaannya pada pria itu


" Mau ke pantai!.ya olah raga lah ya kali pagi buta mau mantai." Ketus kenzo lalu berbalik melanjutkan langkahnya menuju pintu.


Ceklek


" Apa anda tidak berniat sholat subuh terlebih dulu,sebelum beraktivitas." tegur Lula yang seketika langsung mengatupkan bibirnya


Langkah kenzo pun berhenti,dan kembali membalikan tubuhnya dan menatap Lula dari atas sampai bawah." Lo nyuruh gue jadi imam sholat Lo.?"


" Apa salahnya jika anda tidak keberatan,bukankah ibadah adalah suatu kewajiban?,dan sudah selayaknya anda menjadi seorang imam diantara sujud saya.?"


Kenzo tersenyum miring,sambil menampilkan seringai,lalu berjalan mendekat kearah Lula yang sudah berdiri tepat disisi ranjang.


namun tiba tiba saja lula reflek ikut mundur ketika kenzo semakin dekat,dan sudah memangkas jarak diantara mereka,membuat tangannya kembali termor sedang tatapanya saling tertuju satu sama lain


" Tapi sayangnya gue nggak minat sekali jadi imam Lo,jadi buang saja khayalan Lo itu." Bisik Kenzo tepat telinga Lula sembari tersenyum miring,kemudian kembali melangkahkan kakinya pergi dari kamar itu.

__ADS_1


bersambung


happy reading


__ADS_2