Kesucian Yang Ternoda

Kesucian Yang Ternoda
tiga belas


__ADS_3

Pagi pun tiba,karena lula sudah terbiasa bangun pagi pagi dan setelah selesai subuh dia selalu membantu ibunya memasak ,menyiapkan sarapan buat bapaknya.maka di hari ke tujuh ini dikeluarga Smith dia pun dia pagi pagi sudah ke dapur,membuat beberapa ART disana merasa sungkan dan canggung sekaligus kagum.melihat anak menantu majikannya ikut turun membantu memasak di dapur.


" Aduh neng lula,kenapa mesti capek capek bantu ke dapur neng,ini sudah kewajiban mbok inah sama mbok tri,mending neng Lula istirahat atuh,biar para si mbok yang ngerjain ya neng." Ujar mbok nah kepala ART di rumah itu,wanita tua yang usianya sekitar enam puluh tahun ke atas itu.


Lula mengulas senyum hangat pada ke dua ART tersebut." Di rumah saya sudah terbiasa membantu ibu memasak,menyiapkan sarapan mbok inah,mbok tri.jadi mbok nah sama mbok tri tidak perlu canggung disini,karena saya disini bukan siapa siapa juga,saya hanya seorang menatu saja disini."


" Sukur deh kalau Lo tau diri,siapa Lo dirumah ini." Celetuk Kenzo yang tiba tiba masuk ke dapur dan memotong obrolan ke tiga wanita beda usia tersebut


Mbok nah dan mbok tri langsung tertunduk sungkan,mendapati sang majikan sudah berada didepan mereka.terlihat Kenzo melangkah ke depan menghampiri mereka yang menghentikan aktivitas berkutatnya didapur.


Lula pun menoleh kearah kenzo,seiring langkah pria berparas tegas dan dingin itu melengkah mendekat kearahnya.


Kenzo tersenyum miring dan melihat dari ujung rambut sampai ujung kaki pada Lula,yang juga tak kalah acuh membalas tatapannya." Mbok bikinin saya kopi,susu seperti biasa." ujar Kenzo tanpa mengalihkan pandangannya pada Lula


" Baik aden." jawab mbok tri


" Biar saya saja mbok yang buatin kopi." Sahut Lula saat mbok tri ingin meracik kopi pesanan Kenzo.


Membuat Kenzo menghentikan langkah,dan berbalik menoleh ke belakang." Mbok nah." panggil Kenzo


" Ya aden."


" Saya nggak mau dia yang bikin kopi,karena pasti kopi buatannya beracun !. " Cetus kenzo dengan tegas membuat ketiga wanita beda usia tersebut membelalakan kedua mata mereka


Lula mengepal tangannya erat erat menahan emosi,mendengar ucapan pedas suaminya yang selalu dilontarkan padanya itu.


" Mbok tri paham maksud saya.?" tanya ulang kenzo memastikan


" Pa paham den." jawab gugup mbok tri


Setelah memastikan,Kenzo pun melanjutkan langkahnya keluar dari dapur dan sudah siap duduk dimeja makan,seorang diri karena sang papa melakukan perjalanan dinas ke luar kota dan mungkin akan tiba dirumah besar menjelang hari resepsi kenzo dan lula minggu depan.sedangkan David,pria itu menyiapkan mobil kenzo terlebih dulu didepan.


Lula menghela nafas kasar dan mengelus dada." Sabar sabar." gumamnya


" Neng lula sabar ya neng,aslinya mah den Kenzo orangnya baik non." Ujar Mbok nah yang seakan paham isi pikiran lula." iya kan tri?" tanyanya lagi pada teman seprofesinya

__ADS_1


" Betul non,aslinya den kenzo itu baik,ramah dan juga santun non." sahut mbok tri yang ikut memberi pembenaran tentang majikan muda mereka


" Kayak gitu kok baik sih mbok,kalau menarut saya dia itu nggak ada baiknya." ucap Lula menahan kesal dengan sikap kenzo tadi


" Sabar ya neng,mungkin den kenzo tadi nggak sengaja." tutur mbok nah


" Iya mbok." jawab Lula.


Usai menyelesaikan sarapan pagi,Lula terlebih dulu pamit berangkat duluan pada dua pria dihadapannya itu,mungkin berpamitan dengan David hal yang biasa tapi jika harus berpamitan terlebih dulu dari pria yanh kini tengah duduk didepannya itu rasanya ogah tapi tetap harus dia lakukan,bagaimana pun juga Kenzo adalah suami sah nya dan dia wajib berpamitan jika akan pergi duluan,meski tanpa harus menyalami terlebih dulu dan mengecup punggung tangan pria itu seperti apa yang pernah dilakukannya setelah usai Akad nikah kemarin.


" Heh berhenti." panggil kenzo tak sopan menurut Lula,sehingga membuatnya mengabaikan panggilan suaminya itu dan tetap beranjak dari tempat duduknya


" Heh !, budek ya Lo." Sentak kenzo dengan nada ketus.


Lula pun menoleh kearah kenzo yang tengah menatapnya tajam." Anda panggil saya.?" tanya lula dengan Nada berubah formal


" Ya iyalah gue dari tadi panggil Lo,masa' panggil demit.!" Ketus kenzo


" Maaf tapi saya punya nama,jadi Pak kenzo yang terhormat bisa memanggil sesuai dengan nama panggilan saya A- L-U-L-A.!" Ucap Lula memberi penekanan saat mengeja namanya


" Hahaha. Songong banget Lo." Kenzo tergelak dengan tawa mengejek lula." Lo lihat vid cewek belagu sok suci ini,udah merasa kayak nyonya disini." ujar kenzo pada david asprinya,sedangkan david hanya membalas dengan gelengan kepala melihat tingkah atasannya itu.


" Salim dulu.!" Satu kalimat perintah keluar dari mulut pedas si kenzo


" Anda butuh saya menyalami punggung tangan bapak,pak kenzo yang terhormat.?" Tanya Lula


" Iya lah.."sahut kenzo


" Apa perlu saya melakukannya.?"


" Yaiyalah Lo kan bini gue !...." Geram Kenzo


Lula tersenyum kecut mendengar ucapan Kenzo yang terdengar enteng tersebut.


" Buruan..! lelet banget." Cetus kenzo

__ADS_1


Akhirnya dengan Rasa kesal di dada Alula pun membalas uluran tangan kenzo dan menyalaminya,karena dia tidak ingin terlibat perdebatan panjang oleh suaminya yang akan membuatnya sedikit telat,karena harus berangkat lebih awal duluan sebelum toko butiknya di buka.dia benar benar harus mengempingkan egonya.


" Saya permisi pamit duluan,assalamualaikum." ujar lula,setelah itu dia melangkah pergi meninggalkan dua pria tampan disana


" Udah puas? Ngerjain bini Lo.?" tanya David dengan santai melanjutkan sarapannya


" Bukan ngerjain,tapi lagi ngedidik dia buat jadi istri yang bener." Tukas kenzo dengan santai


" Oh..jadi begitu.Lo bilang lagi ngedidik bini Lo jadi baik ,tapi Lo nya sendiri malah nggak mau memperbaiki diri Lo.!"


" Maksudmu apa bilang gitu?!" sungut Kenzo melayangkan protes pada asisten pribadi sekaligus sahabatnya itu


David menggeleng." Nggak ada maksud!" nggak dibahas,lebih baik kita berangkat sekarang karena Lo lagi ada syuting kejar tayang di episode kemarin yang tertinggal." Seru david lagi


Kenzo pun hanya berdecak kesal menanggali ucapan asprinya lalu menyudahi makanannya,lalu beranjak pergi meninggalkan ruang meja makan mereka.diikuti langkah david yang selalu meng)


------


" Assalamualikum."sapa lula pada rika dengan tergesa gesa setelah memarkirkan kendaraan motor maticnya.


" Walaikumsalam." jawab Rika yang sudah beraktivitas bersih bersih persiapan buka toko


" maaf ya rik,aku sedikit terlambat." ucap Lula merasa tak enak hati,dan langsung ikut bersih bersih karena hari ini akan ada kunjungan dari Owner toko


" Iya rik nggak masalah santai aja.lagian si bos besar kunjungannya masih entar siang kata mbak mega,jadi kita masih punya banyak waktu untuk menyiapkan toko." ujar Rika tangannya sambil mengelap kaca.


" Alhamdulilah,syukur deh kalau begitu." ujar Lula dengan perasaan lega


" Tapi kata mbak mega,kali ini Bos besar bakal datang sama anaknya Lul,entah anaknya yang siapa,mbak mega juga kurang paham." Ucap rika


" Ya sudah kalau gitu kita harus persiapkan perfomance terbaik kita untuk menyambut kedatangan bos besar dengan anaknya.,"


" Amin amin,semoga Anak bos besar seorang tuan muda yang tampan rupawan." celoteh rika dengan tingkah kekocakanya


" Huuuu dasar kamu rik." Cetus Lula.dan mereka sama sama tergelak satu sama lain.lalu melanjutkan aktivitas mereka kembali.

__ADS_1


bersambung


Happy reading


__ADS_2