Kesucian Yang Ternoda

Kesucian Yang Ternoda
Episode.67


__ADS_3

Kehamilan Nirmala kali ini lebih manja dari sebelumnya. Dia selalu ingin ikut dengan suaminya kemana pun. Tentu itu membuat Alvin sedikit kesusahan untuk menangani pekerjaan yang ada di luar kota. Tapi untung saja dia mempunyai asisten yang bisa di andalkan.


Saat ini Nirmala dan suaminya sedang duduk berdua. Nirmala terus menempel kepada suaminya. Dia terus saja mengendus-endus tengkuk suaminya.


''Sayang, geli loh. Kamu semakin nakal saja ya sekarang,'' Alvin menjauhkan tubuhnya dari istrinya. Karena apa yang istrinya lakukan membuatnya kegelian.


''Mala suka wangi tubuh Mas Alvin.''


''Mas tahu, tapi tidak setiap saat kamu seperti ini juga kan.''


Nirmala menjauhkan kepalanya saat mendengar suaminya berkata seperti itu.


''Jadi Mas Alvin tidak mau jika Mala dekat-dekat dengan Mas Alvin. Mas Alvin jijik sama Mala,'' Nirmala berekspresi merajuk.


Melihat istrinya merajuk tentu membuat Alvin kembali memperlakukannya dengan manis. Dia sama sekali tidak ingin melihat istrinya marah.


''Sayangku cintaku, bukan seperti itu maksud Mas. Mas hanya tidak ingin nanti kamu mual jika terus mencium bau badan Mas,'' ucapnya.


''Mala tidak mual kok, Mala malah suka,'' Nirmala kembali memperlihatkan raut keceriaan dari wajahnya.


''Mas suka kalau lihat kamu senyum seperti ini. Oh iya, sekarang Mas mau ajak kamu makan di luar. Sebaiknya kita langsung bersiap yuk!''


''Wah kita makan di luar ye ye ye ... '' Nirmala terlihat sangat senang.


Sebelumnya Alvin tidak pernah melihat istrinya semanja ini. Namun semenjak hamil istrinya terlihat berbeda sekali. Itu membuat Alvin semakin cinta.


Alvin menggandeng tangan istrinya. Mereka berdua pergi ke kamar.


Tak lama keduanya sudah bersiap. Alvin dan Nirmala memakai pakaian couple. Tentu itu atas keinginan Nirmala. Alvin hanya menurut saja apa yang membuat istrinya itu senang. Baginya kebahagiaan istri adalah kebahagiaannya juga.

__ADS_1


Setelah bersiap, mereka menghampiri Arga dan mengajaknya untuk pergi. Mereka akan pergi bertiga saja. Sela juga tidak mereka ajak. Nirmala ingin menikmati waktu luang di hari ini bersama dengan keluarga kecilnya.


.....


.....


Alvin sedang meeting bersama perwakilan karyawan dari beberapa divisi. Tiba-tiba mereka semua yang ada di ruang meeting menatap ke arah pintu yang terbuka. Terlihat Nirmala melangkah memasuki ruang meeting. Dia menghampiri suaminya yang sedang berdiri di depan.


''Mas, Mala kangen sama Mas Alvin,'' tanpa rasa malu Nirmala bergelayut manja di lengan suaminya. Semua itu tentu di saksikan oleh karyawan yang ada di ruangan meeting.


''Sayang, kamu duduk dulu ya, Mas mau selesaikan presentasi dulu.''


''Baiklah,'' Nirmala menurut. Dia duduk di tempat duduk suaminya.


Setelah selesai presentasi, kini Alvin mendekati istrinya. Dia hendak duduk di kursi lain namun istrinya melarangnya. Nirmala beranjak dari duduknya. Dia meminta suaminya untuk duduk di kursinya kembali. Sedangkan dia mendudukkan dirinya di pangkuan suaminya.


''Seperti ini saja, Mas.'' ucap Nirmala.


Setelah selesai meeting, Alvin mengajak Nirmala pergi ke ruangannya. Saat ini mereka sedang duduk berdua sambil mengobrol.


''Sayang, kamu datang kok tidak ajak Arga?''


''Tidak, Mas. Mala ingin berduaan sama Mas Alvin jadi sengaja tidak mengajak Arga,'' jawabnya.


''Makin pintar saja istriku ini,'' Alvin mencubit gemas pipi istrinya.


''Sakit tahu,'' Nirmala memegang pipi yang tadi di cubit oleh suaminya.


''Habisnya kamu menggemaskan, sayang.''

__ADS_1


''Sayang, mumpung sekarang kita hanya berdua, bagaimana jika kita ... '' Alvin memberikan kode dengan mengedipkan sebelah matanya.


''Mala ini masih hamil muda loh. Mas ingat tidak apa kata dokter. Kita tidak boleh melakukan itu dulu.''


''Yah harus puasa panjang,'' Alvin berekspresi lemas di depan istrinya.


''Lebih baik kita lakukan yang lain saja, mas.''


''Apa itu?''


''Bagaimana jika kita berdansa.''


''Kamu yakin? Bukankah selama ini kamu tidak suka berdansa.''


''Ini keinginan anak kita, Mas.''


''Baiklah sayangku. Mari kita berdansa,'' Alvin mengambil ponsel miliknya. Dia mencari musik yang pas untuk mengiringi mereka yang hendak berdansa.


Mereka berdua terlihat romantis sekali saat berdansa. Mereka berdansa dengan pelan, karena Alvin tak mau jika istri dan anak yang ada di kandungannya kelelahan.


Setelah selesai berdansa Alvin menempelkan keningnya dengan kening istrinya.


''Mas ingin selamanya kita seperti ini, sayang. Kita hidup bahagia bersama anak-anak kita.''


''Mala juga ingin kita terus seperti ini, Mas. Mala senang karena sekarang memiliki keluarga yang sangat menyayangi Mala. Terima kasih, Mas.'' Nirmala mendekatkan wajahnya ke bibir suaminya. Tentu Alvin menyambut dengan hangat apa yang akan istrinya lakukan. Kini keduanya saling menyalurkan hasratnya melalui ciuman.


Alvin mengusap pelan bibir istrinya saat mereka sudah selesai berciuman.


''Bibir kamu makin manis saja, sayang.''

__ADS_1


''Mas Alvin apaan sih,'' Nirmala terlihat malu-malu.


__ADS_2