Kesucian Yang Ternoda

Kesucian Yang Ternoda
Tiga


__ADS_3

David dan Kenzo saling melempar pandangan ketika melihat Tangan Lula yang bergetar hebat.hal itu membuat Kenzo langsung menjadi salah tingkah dan tidak berani melihat Lula,sedangkan David yang penasaran pun perlahan mendekati Lula dan menanyakan Keadaan Lula yang sedang terlihat tertekan.


" Kamu baik baik saja.?" Tanya David


" A aku permisi." jawab Lula dengan suara bergetar,dan langsung melangkahkan kakinya pergi dari hadapan mereka berdua.


" Aneh sekali tuh cewek,kenapa dia seperti orang yang sedang ketakukan ya." Tanya David pada Kenzo


" Kok Lo tanya Gue,ya Mana Gue tau." Cetus Kenzo sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal


" Tapi kenapa tuh cewek sikapnya berubah setelah Lo tadi nggak sengaja nahan tubuhnya supaya nggak jatuh.?" Ucap David


" Dah Lah nggak usah Dipikirin,mungkin tuh cewek Gila kali,yuk Cabut." Jawab Kenzo dengan cuek lalu langsung meninggalkan David yang masih diam mematung dengan sejuta pertanyaan Ganjil di otaknya.


 


" Kenzo.."


Baru saja Kenzo masuk kedalam Rumahnya tiba tiba saja mendapat panggilan dari sang Papa Roy Smith,papanya Kenzo.


" Ya pa." jawab Kenzo


" Bisa papa bicara sebentar ?"


Kenzo pun menganggukan kepalanya,dan kini duduk di kursi Yang berhadapan dengan sang papa.


" Ada apa pa.?"


" Papa sekarang mau tanya sama kamu,sekarang Umurmu berapa?" tanya Papa roy dengan wajah serius


" Dua puluh tujuh tahun Pa." jawab Kenzo tanpa ekspresi


" Itu artinya umurmu sudah cukup matang,untuk berumah tangga." ucap sang papa


" maksud papa?" tanya Kenzo dengan kening berkerut


" Papa ingin kamu segera menikah." Ucap papa dengan tegaas


" Ckkk." Kenzo berdecak kesal saat sang papa memintanya untuk segera menikah." kenapa buru buru sih pah." Keluh Kenzo tak terima


" Kenzo,papa ini sudah tua,papa juga ingin menikmati hari tua papa ditemani cucu cucu papa,mau sampek kapan kamu terus melajang Kenzo." Ucap papa dengan menahan kesal


" Tapi pah,ini terlalu cepat buat kenzo,papa tau sendiri kan,saat ini kenzo hanya ingin fokus dengan Karir kenzo dulu." Ujar Kenzo


" itu hanya alasan kamu saja,mau sampai kapan kamu terus Bermain main dengan wanita Kenzo!,umurmu sudah matang,stop bermain Dengan ****** diluaran sana." Ucap papa menatap tajam kenzo


" Tapi pah.----"


" Pokoknya papa tidak mau tau, secepatnya kamu harus menikah,jika kamu tidak bisa mencari calon istri,biar papa yang carikan untukmu." Ucap Papa Roy tanpa diganggu gugat


" Pah,----"


" Papa beri Waktu tiga hari,jika kamu tidak bisa membawa Calon istri kerumah ini,kamu Akan papa jodohkan dengan Anak teman papa."


Setelah mengatakan itu,Papa Roy pun segera beranjak dari tempat duduknya dan langsung menaiki anak tangga lalu masuk kedalam kamarnya.sedangkan Kenzo menjambak Rambutnya karena Frustasi menghadapi permintaan sang papa.


Kenzo tau persis tidak akan pernah merestui Hubungannya dengan Azura kekasihnya,karena Setahu papanya,Azura bukanlah gadis baik baik,karena selama ini papanya diam diam menyelediki tentang Azura,dan Papanya menentang keras hubungannya dengan Azura.

__ADS_1


Drrrrrtttt


" Hallo."


Dengan Wajah Frustasi Kenzo mengangkat telponnya dari sang kekasih.


" Hallo sayang,kamu sekarang lagi dimana?" suara Zura dari seberang


" Dirumah papa."


" Ngapain?bukannya kamu tinggal diapartemenmu sendiri?" tanya Zura karena setahu dia kenzo memang tinggal sendiri di apartemen


" Ada Urusan sebentar." Jawab Kenzo dingin


" Besok Aku ingin ketemu kamu,kita janjian sehabis Syuting ya."


" Ya."


tuttttt tutttt


Tanpa Mendapat balasan dari Zura,Kenzo pun langsung mematikan Ponselnya dan membantingnya diatas tempat tidur


" Argghh..."


 


Pagi pagi sekali Lula berangkat kerja dengan menggunakan motor maticnya,sepanjang perjalanan Lula melamun,entah apa yang sedang mengganggu pikirannya saat ini.setelah sampai di Butik pakaian muslim tempat dia bekerja,Lula pun segera memarkirkan motornya dan segera masuk.


" Eh Lul,kenapa dari tadi ku lihat kayaknya kamu ngelamun terus deh." Ujar Rika sambil menepuk pundaknya." Mikirin apaan sih?" sambungnya lagi.Rika adalah sahabat sekaligus teman kerjanya


" Nggak apa apa kok Rik." Jawab Lula sambil mengulas senyum


" Iya nggak apa apa."


" Yakin nggak mau cerita.?"


Lula pun menganggukan kepalanya.


" Yaudah deh,kalau ada apa apa,kamu bisa berbagi cerita ke aku ya,setidaknya aku bisa kasih solusi ke kamu dan kamu merasa bebanmu berkurang." Ujar Rika


" Iya makasih ya Rik,tapi untuk saat ini aku baik baik saja."jawab Lula berusaha memperlihatkan dirinya jika baik baik saja


" Yaudah yuk semangat lanjut kerja."


" Ayuk."


Dan Mereka berdua pun kini melanjutkan aktivitas kerja mereka kembali.


****


Sedangkan di sisi lain,Nampak Kenzo sedang Uring uringan tidak jelas,memikirkan permintaan sang papa yang membuat kepalanya mumet,Dia sampai tidak Fokus menjalani Syuting.


Dan terpaksa Harus Break sebentar


" Lo kenapa sih Zo,dari tadi gue lihat Lo uring uringan gak jelas.?" Tanya David sambil mengulurkan botol minuman pada Kenzo yang kini tengah duduk ditempat peristirahatan di lokasi syuting


" Lagi nggak Mood gue." jawab kenzo dengan singkat sambil meneguk minumannya

__ADS_1


" Enak aja Lo bilang, Syuting Lo Belum selesai Zo,enggak usah macem macem." Cetus David memberengut kesal


" Bodoh Amat,Gue cabut dulu." ucap Kenzo dan langsung pergi menuju Area parkir Mobil


" Woy Kampret Mau kemana Lo." Teriak David saat Kenzo sudah masuk ke dalam mobilnya dan Langsung pergi dari tempat lokasi Syuting


------


Tok tok tok


" Iya sebentar." Saut Zura dari dalam


Ya Saat ini Zura sedang Berada Di sebuah Hotel tempat dimana dia tadi janjian ketemu dengan Kenzo.Dengan senyum mengembang dia pun tersenyum melihat Pantulan dirinya dari depan cermin yang sudah sangat terlihat Cantik dan Sexy untuk menyambut kedatangan sang kekasih.


" Hallo sayang." Sapa Zura sambil membuka pintu kamarnya dan langsung memberikan kecupan mesra pada Pria yang kini berada di hadapannya,siapa lagi kalau bukan Kenzo


" Sudah selesai Syutingnya.?" tanya Zura Lagi saat Kenzo sudah masuk kedalam kamarnya dan merebahkan tubuhnya diatas sofa


" Hmmm." Saut Kenzo hanya dengan deheman sambil matanya terpejam


" Ada apa sih sayang kok wajahnya ditekuk gitu?kamu masih marah sama aku soal kemarin.?"tanya Zura sambil melingkarkan tangannya dilengan Kenzo,sedangkan tangan sebelah kanannya mengelus dada bidang milik kenzo yang masih terbalut dengan pakaiannya.


" Pusing kepalaku.rasanya mau pecah."


Zura pun menangkup kedua pipi Kenzo untuk berhadapan dengannya." Kenapa baby?ada masalah?" tanya Zura sambil membelai lembut wajah Kenzo


" Papa ingin aku segera Menikah."


" Apa.?" Pekik Zura." Menikah?" ujar Zura dengan ekspresi kagetnya


" Iya,dan gue cuma dikasih Waktu tiga Hari buat cari calon istri,lebih dari tiga Hari,papa sendiri yang akan menjodohkanku dengan Anak temannya."ujar Kenzo sambil menghela nafasnya


" Terus kamu mau?"


" Entahlah pusing gue." Ucap Kenzo


" Terus bagaimana dengan Hubungan kita Kenzo." Tanya Zura


" Kamu tau sendiri kalau Papa tidak pernah setuju dengan hubungan kita."


" Tapi kamu tidak bisa begitu saja ninggalin aku dong." Ujar Zura tak terima


Kenzo memijat kening kepalanya yang terasa pening,apalagi Zura mulai terisak dengan tangisnya.


" Aku tidak mau pisah sama kamu Zo,aku tidak mau kamu ninggalin aku,lebih baik aku mati dari pada harus kehilanganmu." Ucap Zura disertai isak tangisnya


" Ssstttt Tenang Ya sayang,aku janji Tidak akan meninggalkanmu." Ucap Kenzo yang langsung menarik tubuh Zura masuk kedalam pelukannya.


" Beneran kamu janji nggak bakal ninggalin aku.?"tanya Zura


" Iya sayang."


" Janji?"


" Iya janji."


Mendengar jawaban Dari Kenzo membuat Zura Tersenyum dibalik pelukannya Kenzo,akhirnya dia bisa bernafas sedikit Lega karena mendengar Ucapan Kenzo yang berjanji tidak akan meninggalkannya.

__ADS_1


" Sampai kapanpun kau tetap milikku kenzo,aku tidak akan pernah membiarkanmu jatuh ke pelukan wanita lain,kau milikku sekaligus Atm Berjalan Untukku." batin Zura diiringi dengan senyuman Licik dibalik Pelukan dari tubuh Kenzo


_bersambung_


__ADS_2