Kesucian Yang Ternoda

Kesucian Yang Ternoda
Enam


__ADS_3

Flashback Off


Setelah Balik dari Hotel tempat dimana Kakaknya tadi berada,Lula pun lantas tak segera balik ke butiq.dia lebih memilih untuk pergi ke sebuah taman untuk menenangkan diri,karena hati dan pikirannya saat ini benar benar sangat kalut.


--------


Sedangkan di sisi Lain,terlihat Kenzo nampak termenung duduk diatas ranjang,sedang menunggu Zura yang membersihkan dua box berisi pizza dan burger yang sudah mereka makan.


" Yuk sayang kita lanjutin aktivitas kita yang sempat tertunda tadi." Ucap Zura dengan mesra sambil merangkul Tubuh Kenzo dari belakang


" Maaf Ra,aku kayaknya nggak bisa." Desah Kenzo yang menghentika jemari lentik milik Zura yang merayap di Dada bidang miliknya


" Lhoh sayang kenapa.?" tanya Zura dengan tatapan kecewa


" Nggak tau aja,kenapa tiba tiba udah nggak pengen." jawab singkat kenzo


" Kan kita belum sempat ngapa ngapain sayang,tadi kan kamu minta izin mandi dulu supaya badan kamu seger,kok sekarang malah bilang nggak bisa sih." Keluh azura Menahan kesal


" Aku Capek Ra." Kata Kenzo yang sebenarnya itu hanyalah alasan belaka,entah kenapa setiap mengingat Sosok Lula membuat hasratnya kembali meredup.apalagi tadi sempat bertemu,hal itu malah membuatnya tidak fokus.dan satu lagi pikirannya kini sedang bertanya tanya,ada hubungan apa Zura dengan gadis itu,hal itu membuatnya semakin penasaran dan ingin menanyakan kejelasan hubungan Mereka pada kekasihnya


" Kamu kenapa sih kok jadi kaku gini,setelah Adikku datang kesini nganterin makanan.?" tanya Zura dengan wajah masam dan memberengut.


Hal itu sontak membuat Kenzo terbelalak dan Terkejut bukan main.


" Hah?adik.?"


" Iya adikku,kenapa sih kamu yang.?" tanya Zura menatap bingung kekasihnya


" Ja jadi dia benar adik kamu.?" Tanya Kenzo dengan wajah Yang mulai panik dan gusar


" Ya iya adik aku,emang kenapa sih.?"


" Astaga,jadi Aku sudah ------" Batin Kenzo yang tidak lagi melanjutkan ucapannya walau dalam hati,karena merasa sangat shock mengetahui kenyataan jika Azura dan Alula adalah kakak beradik.


" Yang kamu kenapa sih.?" tanya Zura penasaran dan Kenzo hanya diam sesaat


" Sayang kamu kenapa.?" lagi lagi tidak ada sautan


" Kenzo sayang." panggil Zura dengan nada yang agak lebih tinggi karena kenzo masih diam tak meresponnya.


Hal itu sontak membuat Kenzo tersadar dari lamunannya,saat tangan lembut Azura menarik dagunya untuk berhadapan dengannya.


" Ehhhmm kenapa.?" Kenzo berdehem dengan wajah tanpa ekspresi


" Kok kenapa sih,seharusnya aku yang tanya,kamu yang kenapa Zo?" tanya Zura dengan tatapan menyelidik


" Sudahlah tidak usah dibahas." Ujar Kenzo mengalihkan Wajahnya dan beranjak berdiri memungut bajunya kembali lalu masuk kedalam kamar mandi.


" Ih kenapa sih kenzo,kok sikapnya jadi aneh gitu.terus kenapa pula dia bertanya tentang Lula,ada yang gak beres ini." Gumam Azura menahan kesal dan seribu pertanyaan di otaknya.


------


Brakkkk


Pintu kamar Lula tiba tiba terbuka keras saat Zura menerobos masuk ke dalam kamar tidurnya,dan Zura menutup kembali pintu tersebut supaya tidak terdengar oleh ayah dan ibu mereka.


" Mbak Zura." Pekik Lula kaget saat kakaknya itu berangsur mendekatinya dan langsung menarik rambut panjangnya yang terikat.


" Ada hubungan apa kamu sama kenzo." Hardik Zura sambil mengencangkan jambakannya di rambut Lula


" Aduh sakit mbak." Pekik Lula kesakitan


" Ayo cepetan jawab.!"


" Ma maksud mbak apa,Lu lula nggak ngerti mbak." ucap Lula dengan terbata bata


" Gak usah belagak begok Lo,sekarang jawab ada hubungan apa kamu sama kenzo pacarku.!" Bentak azura


" a aku sama sekali tidak mengerti maksud mbak,lagian a aku juga tidak kenal sama pacar mbak yang mbak maksud i itu." Jawab Lula sambil meringis kesakitan

__ADS_1


Dengan kasar Zura pun menghempaskan Rambut Lula lalu menatap nyalang kearah alula.


" Sumpah Lo beneran nggak kenal sama Kenzo.?" tanya Zura dengan tatapan penuh selidik


" Iya mbak,sungguh a aku benar tidak mengenalnya." jawab Lulan Lirih


" Oke kali ini gue percaya kata kata Lo,tapi awas kalau sampai Lo bohong,gue habisin Lo.!" Sentaknya


Alula hanya menatap nanar sang kakak.


" Oiya satu lagi." Zura kembali menghentikan langkahnya dan memutar balik lalu menghampiri Lula kembali." Kejadian tadi siang dihotel jangan sampai ibu dan ayah tau,awas aja kalau Lo sampai ngadu ke mereka,gue pastikan bikin hidup Lo sengsara kayak di neraka,paham Lo.!" Ancam Zura.


" I iya mbak."


" Bagus." Cetus Zura dengan tersenyum miring lalu keluar dari kamar Alula dengan membanting keras pintu kamar Lula.


" Astagfirullahaldzim.Ya Allah beri hamba kesabaran,sadarkanlah sikap kakakku." desahnya dalam hati.


-------


" Assalamualaikum,permisi.maaf saya boleh tanya."


" Walaikum salam." Jawab David dan langsung menoleh kearah sumber suara dibelakangnya." Alula?" Seru David sedikit terkejut saat melihat Gadis imut memakai gamis warna Navy kini berdiri di hadapannya sambil membawa *paperba*g yang didalam berisi beberapa model kostum baju yang dipesan oleh pihak managemen agency nya.yaitu Bintang stars .


" Mas David." Gumam Lula yang tidak kalah terkejutnya


" Lhoh kamu sedang apa disini Lula.?" tanya david diiringi senyum


" Sa saya kesini mengantar pesanan kostum baju busana yang diminta pihak Management Bintang stars disini mas." jawab Lula dengan Gugup


" Oh jadi kamu karyawan dari Butiq Miranda Hijab ya.?" Cetus David


" I iya mas." jawab Lula dengan gugup dan sempat melirik kearah Pria tampan berwajah dingin yang sedari tadi menatapnya,yang kini duduk sambil di benahi oleh penata riasnya.dan hanya berjarak beberapa meter darinya.


" Ini mas pesanannya,semuanya sudah lengkap." ujar Lula sambil menyodorkan paper bag tersebut pada david


" Oya makasih ya lul." ucap david sambil menerima paper bag tersebut


" Walaikumsalam." jawab David sambil memandangi ke pergian Lula.


Namun David dibuat Bingung saat melihat Sahabatnya itu beranjak berdiri dari duduknya dan mengejar langkah lula.


" Eh mau kemana Lo.?" tanya David yang tidak digubris Oleh kenzo.hal itu membuat David menggelengkan kepala karena heran.


-----


" Hei tunggu berhenti." Panggilan dari seseorang dibelakangnya tak juga membuat Lula menghentikan langkahnya,dia pun menoleh sebentar lalu bergegas melangkah lebih cepat menghindari sosok yang sangat ingin dia hindari itu.


" Eh budek ya Lo.berhenti gue mau ngomong sama Lo." Teriak Kenzo sambil menambah langkahnya lebih cepat mengejar Gadis yang berjalan cepat didepannya


Langkah Lula tiba tiba terhenti saat ada tangan kekar mencekal lengannya


" Akhhh Lepas." Pekik Lula saat kaget melihat Kenzo yang tengah menarik tangannya.


" Makanya,berhenti kalau gue panggil." Seru Kenzo setelah berhasil menghentikan langkah Lula


Dengan Cepat Lula menepis tangan Kekar Milik Kenzo dan menatap marah pada Kenzo.


" Mas jangan seenaknya ya menyentuh saya tanpa Ijin." Cetus Lula tak terima


" Salah Lo sendiri gue panggil panggil Lo,Lo nya malah pura pura budeg."


" Tapi kan mas nggak perlu menyentuh saya.!"


" Makanya Dengerin dulu gue mau ngomong." Cetus Kenzo


" Maaf saya tidak bisa." Lula berbalik memutar langkahnya namun kembali dicekal oleh Kennzo


" Lepasin! dan jangan sentuh saya.!" Hardik Lula yang mulai merasakan tubuhnya gemetar lagi

__ADS_1


" Sok banget sih lo jadi Cewek." Ketus Kenzo menatap Angkuh Lula


" Katakan apa mau mas?"


" Gue cuma mau ingetin sama Lo,kalau Gue sama kakak Lo adalah sepasang kekasih." jawab Kenzo tanpa Ekspresi


" Terus apa hubungannya sama saya.?" tanya Lula


" Gue Harap suatu hari nanti Lo nggak jadi bumerang dengan Hubungan kami.!" Ucap Kenzo dengan tegas,entah kenapa hatinya mulai terusik saat dia berkata seperti itu


" Maaf saya tidak ada urusannya dengan Hubungan Kalian."


" Tapi Lo Harus tau itu,karena cepat atau Lambat gue pasti nikahin kakak Lo." Ketus Kenzo


" Itu bukan urusan saya,cuma saya berharap anda bisa mempertanggung jawabkan perbuatan anda pada kakak saya,jika anda memang merasa Pria sejati." Ucap Lula dengan diiringi penekanan membuat Kenzo semakin Kesal mendengar ucapan Gadis yang dia rasa sok suci itu.


Setelah mengatakan hal itu,Lula pun segera bergegas meninggalkan Kenzo yang menatapnya dengan menahan kesal.


" Dasar Gadis sok suci,padahal Dia aja udah nggak suci." Gumam Kenzo sambil tersenyum Remeh memandangi kepergian Lula.


Kenzo pun kembali ke Loby Gedung bintang stars tempat lokasi syutingnya dengan membawa perasaan yang masih kesal.lalu menemui David yang tengah menunggunya kembali disana.


Dengan wajah muram dan kesal Kenzo menghempaskan bokongnya duduk dikursi disamping sahabat sekaligus asisten pribadinya itu.


" Eh kenapa Lagi Lo?wajah Lo muram durja seperti itu,siapa lagi yang udah bikin Lo badmood ?" tanya David yang sudah bisa menebak wajah Kenzo yang terlihat sangat kesal


" Gue habis nemuin Cewek yang sok suci banget,dipegang Tangannya dikit aja Marah,kayak gue mau ambil keprawanannya aja." Gerutu Kenzo


" Wahhh siapa tuh cewek,mana dia.?" tanya David antusias dan seakan memancing Kenzo karena david yakin pasti cewek yang dimaksud kenzo adalah Lula,karena tadi sempat melihat kenzo mengejar Lula


" Kepo." Cetus Kenzo


" Eh seriusan Zo,mana tuh cewek gue pengen ngerti."


" Ngebet banget sih Lo,kenapa emang?mau Lo kawinin.?" Ketus Kenzo


" Yaiyalah Bro.secara Gitu masih ada cewek yang Lo pegang malah marah,biasanya kan langsung nemplok ke Lo,dan itu tandanya cewek itu benar benar cewek baik baik." Cetus David penuh semangat." dan satu hal lagi.----"


" Apa.?"


" Tuh cewek patut diperjuangin pastinya,ya nggak ya nggak.?" ujar David sambil menarik turunkan alisnya


Pletakkkk


" Sakit Bambang." Keluh David saat Mendapat jitakan dari Kenzo


" Makannya mulut disaring kalau ngomong."Ketus Kenzo


" Eh apanya yang perlu disaring,emang kenyataannya benar kan,kalau ada satu cewek yang Lo pegang marah marah itu tandanya doi cewek baik baik."


" Diem.!"


" Eh seriusan deh gue penasaran sama gadis yang Lo maksud Zo." Seru David


" Cewek barusan yang datang Anterin pesanan pihak Management." jawab Kenzo acuh


" Alula maksud Lo.?" tebak David dan tebakannya benar


" Hmm."


" Yaelah Zo, Kalau cewek yang itu memang beda Zo,gue yakin Seribu persen kalau Lo goda tuh cewek kayak apa juga gak bakalan mau deh sama Lo." ucap David dengan semangat


" Idih Siapa coba yang mau Goda cewek model begituan,Bukan Tipe gue begok."


" Ya kali aja Lo Khilaf dan lidah Lo keplintir ngebet sama tuh cewek,hati hati nanti senjata makan tua." Seru David setengah menyindir


Sedangkan Kenzo hanya melirik sinis kearah Sahabat sekaligus asistennya yang tengah mengoceh tidak jelas.Kenzo pun mengingat sudah berapa banyak wanita wanita cantik dan sexy yang sudah banyak dia taklukan.dia pun tersenyum kecut saat mengingat perlakuan Lula terhadapnya tadi.


" Selama ini gak ada satu cewek manapun yang menolak pesona gue,bahkan dengan suka rela mereka gue sentuh.Dan dia Cewek satu satunya sok suci yang marah ketika gue sengaja ingin sentuh dia,padahal kalau dia tau siapa gue pasti tu cewek mohon mohon ke gue,bener bener anj*ing tuh cewek sok suci padahal,---- ya tau sendirilah." batin Kenzo sambil tersenyum miring penuh Arti.

__ADS_1


_Bersambung_


__ADS_2