Kesucian Yang Ternoda

Kesucian Yang Ternoda
Sembilan


__ADS_3

Setelah perdebatan Alot antara kedua belah yang akan bersangkutan,maka hasil akhirnya tetap pada putusan pertama yaitu tetap melanjutkan perjodohan antara Alula dan Kenzo.meski Alula sempat protes namun pada akhirnya dia harus tetap menerima perjodohan ini dengan sangat berat hati.


Dan sesuai dengan ucapan Kenzo,maka malam ini juga Pernikahan mereka akan segera di gelar,semantara hanya ada ijab Qabul saja,setelah mereka resmi menjadi pasangan suami istri,maka Papa roy akan mengurus surat surat supaya mereka supaya pernikahan mereka Sah secara Hukum dan Agama.


 


Terlihat kini seorang wanita yang kini sudah mengenakan kebaya putih lengan panjang.kedua tangannya pun sudah memangku diatas paha yang berbalut kain batik,bermotif parang kusuma.terlihat penata rias Khusu MUA telah menyelesaikan sentuhan terakhirnya pada sebuah mahkota diatas kepala lalu merapikan ronce melati,yang menggantung dari sisi kanan kepala hingga bagian ujungnya menyentuh paha.


" Udah ya nduk jangan nangis terus,ibu jadi bingung." ujar bu jizah


Lula menatap sang ibu dari pantulan cermin dihadapannya,bukan ini yang dia harapkan,ingin sekali dia mengatakan yang sebenarnya,tapi melihat harapan bapak yang begitu besar begitupun dengan calon mertuanya,dia menjadi urung untuk mengatakan jika sebenarnya yang pantas bersanding dengan pria tukang zina itu adalah kakaknya bukannya dirinya.


Ingin rasanya ingin protes tapi mengingat Kakaknya yang kabur entah kemana membuatnya tak ingin bapak menanggung malu,apalagi pria tadi malah mengambil keputusan menerima perjodohan ini dan langsung meminangnya malam ini juga.entahlah dia sendiri tidak tahu apa alasan pria yang amat dia benci itu menerima perjodohan ini yang jelas usah acara ini selesai dia akan langsung memberondong pertanyaan pada pria tersebut.


Paras cantik berhias style make up ulzzang itu terlihat datar dan tanpa ekspresi apapun.Namun netra yang sudah berhias bulu lentik dengan garis mata yang sedikit lebih panjang dari biasanya itu tidak dapat menyembunyikan perasaannya yang sangat gelisah


" Iya bu...maaf Lula tidak bisa menyembunyikan perasaan Lula,haruskah bahagia dihari sakral ini atau sebaliknya,bersedih." Ucap lula sambil mengulas senyum getir dibibirnya


Bu jizah pun menyentuh tangan putrinya itu dengan hangat sambil menatap putri kesayangannya itu dengan penuh haru,hingga buliran bening dari sudut matanya pun sudah tidak bisa terbendung lagi.


" Maafkan bapak sama ibu ya nak,maaf jika terpaksa harus mengorbankan perasaanmu." ucap ibu sambil membingkai wajah lula dengan sangat pelan tak ingin merusak tatanan rapi dari sentuhan perias yang sudah selesai menyulap putrinya menjelma seperti bidadari cantik.


" Tidak bu justru Lula yang harusnya minta maaf karena belum bisa sepenuhnya membahagiakan Ibu dan bapak,mungkin dengan cara menerima perjodohan ini,bisa menyelamatkan harga diri keluarga kita bu." ucap lula dengan bibirnya yang sedikit ikut bergetar


" Ibu dan bapak bangga mempunyai putri sepertimu nduk,tidak seperti kakakmu.---"


" Mbak Zura juga sama sama putri kandung ibu dan bapak,jadi ibu dan bapak tidak boleh membandingkan kami berdua bu." Ujar Lula menegur sang ibu


" Astagfirullahaldzim,maafkan ibu nduk." Sesal bu jizah karena merasa tertampar dengan perkataan putri bungsunya yang sangat bijak mengingatkannya jika ucapannya tidaklah pantas bagi seorang ibu.karena memang kenyataannya mereka berdua anak kandungnya buah cinta mereka tak sepantasnya membanding bandingkan anak anak mereka,toh setiap anak mempunyai sifat dan kepribadian yang berbeda.


" Kamu benar nduk ibu dan bapak yang salah,mungkin bagi ibu dan bapak sudah mendidik dan menyayangi kalian secara adil,tapi ibu tak melihat dari sisi kalian." ucap bu jizah lagi


Lula pun menganggukan kepalanya lalu berhambur kepelukan sang ibu." Do'akan setiap langkah anak anakmu ini supaya selalu berada dijalan yang benar bu."

__ADS_1


" Iya nduk,do'a ibu selalu menyertai setiap langkah kalian." ujar ibu." Semoga Hari ini Allah meridhoi pernikahan kalian sampai Ke surganya Nduk.dan selalu melimpahkan kebahagiaan atas pernikahan kalian." sambungnya lagi


Tanpa sadar Lula pun menganggukan kepala dan berucap." Amin Bu."


 


"Saya Nikahkan engkau Saudara Kenzo julian smith bin Roy smith dengan saudari *Alula Zafira Binti Imran,dengan mas kawin cincin emas seberat 10 gram di bayar Tunai "


" Saya terima nikah dan kawinnya Alula zafira binti imran,dengan Mas kawin tersebut dibayar tunai*."


" Bagaimana para saksi sah.?"


" SAH "


Seruan para saksi yang serentak mengucap kata SAH menjadi bukti bahwa kini mereka sudah menjadi pasangan Halal.


" Mari mas Kenzo silahkan di ikrarkan sighat Takliknya." Ujar pak penghulu sambil memberikan buku nika suami pada kenzo.


Untaian kalimat demi kalian yang dibacakan oleh kenzo pun terdengar tegas dan serius.Lula pun juga mendengarkan penuh seksama sampai kata terakhir.kemudian penghulu tersebut menyuruh pria itu menandatangani buku nikah suami.


" Selanjutnya mas kenzo bisa baca doa setelah Akad mas."


Lula pun menatap Kenzo yang masih bergeming memandanginya.dia pun mengerti jika setelah ini pria tersebut akan disuruh untuk menyentuh bagian ubun ubunya,entah kenapa hatinya sangat berat dan rasanya ingin menolak tapi tetap dia tidak akan bisa mencegah hal itu.


" Kalau mas kenzo memang belum hafal,bisa saya tuntun , mas kenzo tinggal pegang ubun ubun mbak Alula,kemudian saya tuntun."


" Nggak perlu pak saya bisa melakukannya sendiri !"


Alula pun sedikit kaget.ketika sentuhan tangan kenzo sudah mendarat dikepalanya.hal itu membuatnya menunduk tanpa paksaan.dia pun menengadahkan kedua tangan diatas pangkuan,seiring dengan tangan kiri kenzo yang menengadah didepan dada.


" Allahumma inni as'aluka min khoirihaa wa khoirimaa jabalthaha 'alaih.wa 'audzubika min syarrimaa jabalthaha 'alaih.Ya Allah sesungguhnya aku mohon kepadaMu kebaikan dirinya,dan kebaikan yang Engkau tentukan atas dirinya.dan aku berlindung kepadaMu dari kejelekannya dan kejelekan yang Engkau tetapkan atas dirinya.,"


" Amin amin Ya Robbalalamin." Saut Alula juga diiringi orang orang disekitarnya.

__ADS_1


Jujur saja Alula baru tau tentang do'a ini sekaligus arti yang terkandung didalamnya.Dia pun tak menyangka jika seorang kenzo bisa dengan lancar membaca do'a tersebut beserta dengan artinya,kini semakin terbesit didalam benaknya yang terus mempertanyakan siapa sebenarnya pria yang dia nikahi ini? kenapa seorang pezina seperti ini cukup paham tentang agama,sedangkan pria tersebut dengan sadar melanggar norma norma agama tersebut.


" Alula."


Suara bapak yang mengintrupsinya membuatnya terkesiap.dia pun menatap bapak yang menyuruhnya untuk memperhatikan penghulu.


" Pengantin baru ini kok udah bengong saja,hayoo lagi ngelamunin apa...?" Goda pak penghulu sehingga membuat Alula tersipu." Ayo sudah waktunya bertukar cincin mbak."


" Oh..i iya pak.."


Lula pun sudah melihat kenzo yang sudah membawa cincin berlihat yang tadi di buat mas kawin tersebut.dia pun menyodorkan tangan kanannya lalu disambut oleh pria yang ada dihadapannya.dan dengan hati hati cincin tersebut sudah tersemat dijari manis milik Alula.sebaliknya dia pun segera mengambil cincin satunya untuk dia sematkan pada jemari Kenzo meski tangannya sedikit tremor.


" Ayo dikecup tangan suaminya,kini kalian sudah sah menjadi pasangan suami istri,mas kenzo pun sudah boleh kecup keningnya mbak Alula."


Alula dan kenzo saling menatap.ia pun tahu kalau sebenarnya kenzo pun ingin menolak keras apa kata penghulu.


" Seben-----"


Baru saja Lula ingin melakukan penolakan namun kenzo sudah menangkup kedua pipinya,tentu saja hal itu membuatnya bingung dan tanpa disadari tangannya pun sudah gemetar karena tremor.


pandangan mereka pun saling bertemu.sorot mata itu seakan menyuruh lula untuk diam dan menurut.


Dan seketika itu juga sebuah kecupan sudah lula rasakan dikeningnya.


Dia bisa merasakan desiran halus yang menjalar di sekujur tubuhnya.entahlah yang jelas rasanya ingin sekali dia mengakhiri semuanya ini.


" Mulai sekarang Persiapkan mental dan kewarasanmu,karena aku akan bikin kamu menyesal dan hidup seperti di neraka karena telah masuk kedalam kehidupanku!" Bisik Kenzo diiringi dengan seulas senyum licik yang tergambar jelas di wajah tampan namun mengesalkan itu


" Apa dia waras berkata seperti itu,sedangkan dia sendiri yang memintaku menikah dengannya,kenapa yang keluar dari mulutnya adalah ucapan laknat seperti itu." Batin Alula dalam hati


_bersambung_


Happy reading

__ADS_1


__ADS_2