
Kenzo Julian Smith seorang Pria muda berusia 27 tahun yang terkenal tampan,mapan dan berasal dari keluarga terpandang.Namun Saat ini dia sedang menggeluti kariernya sebagai seorang Artis Papan Atas yang mulai Terkenal di kalangan dikancah panggung hiburan.Sehingga Dia banyak di gandrungi Berbagai macam wanita,yang dengan senang hati mau menghangatkannya di Atas Ranjang miliknya.
" Eh ngapain sih lo,ngelamun Aja." Ucap David yang tak lain Adalah Asisten pribadinya.
" Lagi suntuk." Ucap Kenzo singkat sambil meneguk minuman kaleng yang Berada dalam genggaman tangannya
" Kenapa?Nggak dapat jatah dari Si Zura?" tanya Davi sambil bibir setengah mengejek
" Boro boro gak dapat jatah,Yang ada tuh Gue gak ngejatah Si Doi." Timpal Kenzo dengan wajah Cuek
" Hah?Serius Lo?" kedua mata Davin melotot mendengar penuturab dari Kenzo
Dengan Kasar Kenzo mengusap Wajah David yang seperti Orang Shock.
" apaan sih,biasa aja nggak usah lebay.?"
" Ckkkk,Ya gue Heran Aja Lo nggak ngladenin Cewek Lo,biasanya kan Lo paleng gercep soal begituan." Seru David menatap curiga ke arah Kenzo Yang tampaknya sedang memikirkan sesuatu.
" Dah berisik Lo." Ucap Kenzo yang mulai beranjak dari tempat duduknya dan langsung masuk kedalam mobil,lalu disusul David.
Sepanjang perjalanan Kenzo terus saja melamun,seperti ada sesuatu yang dipikirkan,namun tiba tiba saja mobil yang dikemudikan David asisten sekaligus sahabatnya itu tiba tiba saja mengerem mendadak,membuat Kenzo Hampir Saja kejedot Disboard mobil
" Apaan sih Lo,mau cari mati Lo." Sentaknya pada David sambil memegangi Keningnya yang sempat tadi kejedot.
" Gawat Ken,Gawat." Seru David dengan wajah panik dan Melepas selbeatnya
" Gawat gawat,Apanya yang Gawat Begok." Cetus Kenzo menahan kesal
" Udah diem deh Lo,gue kayaknya nabrak orang nih." Ucap David
" Hah?serius Lo."
" udah jangan berisik,Ayo turun kita lihat didepan."
David pun segera keluar dari mobil terlebih dahulu sedang Kenzo masih membeku di dalam Mobil sambil melihat kedepan,yang ternyata sudah ada Gadis muda menggunakan berhijab yang baru saja berdiri dibantu Oleh David.
Namun betapa terkejutnya Kenzo menatap siapa gadis berhijab itu.
Sedangkan disisi lain David tengah Membantu Gadis muda itu untuk berdiri.
" Maaf mbak,apa mbak baik baik saja?apa ada yang Luka?" tanya David dengan Wajah khawatir
" Saya tidak apa apa." jawab lirih gadis itu sambil memberi jarak pada David yang tadi sempat memegang Tangannya.
__ADS_1
" Maaf mbak tadi saya benar benar tidak sengaja,lebih baik mbak saya antar Ke Rumah sakit saja,biar mendapat penanganan pada luka luka mbak." Ujar David memberi penawaran
Gadis itu memberi jawaban menggelengkan kepalanya." Tidak usah mas saya tidak apa apa,saya permisi dulu." ucapnya yang lantas segera bergegas pergi meninggalkan David yang tengah termangu menatapnya karena terlihat jelas di bagian lengan Gamis milik gadis itu terlihat sedikit Sobek mungkin ada Luka disana
Dengan langkah cepat David pun segera menyusul gadis itu dan menahannya.
" Mbak tunggu mbak." Cegahnya yang berhasil menahan lengan gadis itu.
" Lepasin." Gadis itu pun mengibaskan tangan David dengan Kasar karena sedikit Refleks
" Maaf,saya benar benar tidak bermaksud berbuat lancang,tapi izinkan saya bertanggung jawab atas Luka mbak,luka mbak cukup parah dan Harus segera mendapat Penanganan kalau tidak bisa infeksi." Ucapnya
Gadis itu sedikit meringis kesakitan dengan Luka yang ternyata sedikit Menganga ketika melihat ada Luka dibalik lengan baju gamisnya yang terlihat sobek.
" Saya tidak Apa apa." Jawabnya dengan Gugup dan Tidak tenang
" Tenang mbak ,saya bukan Orang jahat,saya Akan membantu mbak." ucap David menyakinkan
Dan Akhirnya Gadis itu pun akhirnya Harus menerima penawaran David karena tak sanggup menahan Luka nya,dan Mengikuti Langkah David yang mengajaknya masuk kedalam Mobil,namun perasaanya penuh dengan Rasa was was.
" Silahkan Masuk mbak." Seru David sambil membukakan pintu belakang Mobil,dan Gadis itu pun masuk dikursi bagian Belakang
Sedangkan Kenzo,nampak sekali menundukan Wajahnya,sambil menarik tapi hitam miliknya yang mampu menutupi sebagian wajahnya supaya tidak terlihat siapapun tertutama Gadis Yang sedang duduk dikursi Belakang itu
"Kenapa Sih Lo?" tanya David dengan kening berkerut melihat tingkah Aneh Kenzo
" Gue?Ya mau bertanggung jawab lah,gila Aja gue mau lepas tangan setelah nggak sengaja nabrak." Cetus David
" Kan Lo bisa kasih Dia Duit Begok,kenapa mesti Lo yang Repot begini sih,pakek acara bawa dia segala." Geram Kenzo
" Lo lihat Lengannya itu Luka,gila Lo ya parah banget." Cetus David yang mulai menyalakan mesin mobilnya
" Ah Tau ah Terserah Lo." Kenzo mendesah Nafas panjang beratnya,menahan kesal
Lalu David pun mulai melanjukan mobilnya dan mengabaikan Ocehan Dari Kenzo.sedangkan Kenzo sesekali melirik kearah belakang,melihat Gadis terus menundukan wajahnya lewat kaca spion yang menggantung didepannya.
Sesampaianya Dirumah Sakit,Gadis itu pun langsung mendapatkan penangan dari dokter,sedangkan David Dan Kenzo menunggu didepan Pintu Ruang pemeriksaan.
" Ayo kita cabut."
" Cabut cabut,nggak bisa Lah." Tolak David
" Terus Lo mo apalagi Cobak,Cewek itu udah dapat penanganan,Lo tinggal Urus administrasi didepan,beres kan semuanya kelar." Ucap.Kenzo dengan Kesal
__ADS_1
" Ya Ampon Zo,apa Lo nggak punya rasa simpatik sedikit sama Cewek itu,minimal Kita tau kondisinya,dan memastikan kalau cewek itu baik baik saja."
" Sok peduli banget sih Lo,Lagian Kita nggak kenal sama cewek itu Vid."
" Tapi mobil kita Nabrak Tuh cewek Zo,Gue lagi yang Nabrak." Seru David
" Lo kan Yang Nabrak bukan Gue,sekarang mana kunci mobilnya gue mau cabut." Kata Kenzo
" Nggak bisa gitu dong Gila aja Lo mau lepas tangan." sungut David
" Kan Lo yang nabrak,kenapa mesti gue yang ikut Repot,mana cepetan kunci mobilnya?" Ucap Kenzo berusaha merogoh kunci mobil disaku Milik David
" Enggak bisa." Sergah David
Lalu tak lama kemudian,Gadis itu pun Keluar dari Ruangan tersebut dengan Lengannya yang sudah terlihat diperban.
Kenzo Dan David pun menoleh kearah Gadis tersebut,hingga pandangan Kenzo dan Gadis itu pun tak sengaja bertemu beberapa detik sebelum akhirnya David membuka Suaranya.
" Gimana keadaan Kamu,apa ada luka yang serius?" tanya David pada Gadis itu
" Alhamdulilah saya baik baik saja mas."
" Kalau boleh tau siapa nama kamu?" tanya David sambil mengulurkan tangannya." Saya David."sambungnya lagi
Gadis itu pun Membalas dengan mengatupkan kedua tangannya." Maaf saya Alula Mas." Ucapnya
" Oh Alula,emm kenalin ini Teman saya namanya Kenzo." Ucap David memperkenalkan Pria yang berdiri disampingnya sambil menarik uluran tangannya kembali dengan Wajah kikuk
" Saya Alula." Jawab Gadis itu sambil mendongakan wajahnya ,sehingga Tatapan Kenzo dan Dia pun saling bertemu kembali
Namun tiba tiba saja Ada sosok Anak Kecil yang sedang berlari lari tak sengaja menabrak tubuh Lula sehingga terhuyung dan hampir saja jatuh,beruntung sekali Kenzo langsung Menahan tubuh Lula yang hampir saja Terhempas Dilantai.
Lengan Kekar Milik Kenzo dengan Sigap merengkuh pinggang Ramping milik Lula yang saat itu berada tepat di depannya,membuat Keduanya saling bertatap tatapan dengan perasaan membeku.
" Ini yang gak gue demen,mulai cari kesempatan." Gumam David menyindir Sahabat sekaligus atasannya tersebut sedangkan yang disindir masih asyik menikmati Adegannya kali ini
Namun Tiba tiba Saja Tangan Lula bergetar hebat,Rentetan kejadaan Na'as Malam itu yang Di Alaminya Beberapa Hari yang laku sekelebatan Datang membuatnya kembali merasakan Rasa Takut,panik bercampur Aduk.
" Le lepaskan Saya." Sentak Lula yang langsung Menghempaskan tangan Kenzo dan menarik tubuhnya dengan wajah yang sangat terlihat ketakutan
Hal itu membuat Kenzo maupun David Heran dengan Sikap Lula,terlebih Kenzo Perasaanya kini mulai terusik dengan Sikap Lula yang memandangnya dengan Tatapan Penuh Kebencian
" Ya Tuhan Apa dia Mulai Ingat denganku." Gumam Kenzo membatin
__ADS_1
" Ya Allah kenapa Lelaki itu mengingatkanku dengan Kejadian menjijikan itu." Batin Lula dengan Lirih
_Bersambung_