Kesucian Yang Ternoda

Kesucian Yang Ternoda
Bab 87 ( Bidadari tak bersayap )


__ADS_3

Di kediaman Danu Prakoso, saat ini Papi Danu merasa terkejut dengan apa yang dia lihat di depan matanya, karena Kenzo dan Yolanda tengah berciuman.


"Yolanda, Kenzo, apa yang sedang kalian berdua lakukan?" tanya Papi Danu.


Kenzo dan Yolanda sontak saja terkejut mendengar teriakan Papi Danu.


"Pi, maafin Kenzo, tapi kami berdua saling mencintai," jawab Kenzo.


Degg


Jantung Papi Danu berdetak dengan kencang mendengar pengakuan Kenzo.


"Kenzo, Papi memang berharap jika kamu yang menjadi Menantu Papi, tapi pada kenyataannya Yolanda adalah istri dari Radit, bahkan mereka sudah mempunyai Anak, jadi Papi berharap lupakan perasaan cinta kalian. Papi yakin kalau kamu akan mendapatkan perempuan yang lebih baik dari Yolanda, dan pastinya perempuan tersebut masih lajang."


"Pi, maaf kalau selama ini kami menyembunyikan sebuah rahasia besar dari Papi, karena sebenarnya Princess Aurora adalah Anak Kenzo dan Yolanda," ujar Kenzo, sehingga Papi Danu semakin terkejut.


"Apa maksud kalian? bagaimana bisa Yolanda memiliki bayi dari lelaki yang bukan Suaminya?" teriak Papi Danu dengan memijit keningnya yang terasa pusing.


Mami Arzeta yang mendengar keributan, langsung saja menghampiri mereka setelah menidurkan Aurora.


"Pi, sebaiknya kita duduk dulu, kita harus membicarakan semuanya dengan kepala dingin," ujar Mami Arzeta dengan mengajak Papi Danu untuk duduk.


"Sekarang ceritakan apa yang sebenarnya telah kalian tutupi dari Papi !!"


Yolanda beberapa kali mengembuskan nafas secara kasar sebelum mulai menceritakan awal mula pertemuannya dengan Kenzo, bahkan Yolanda menceritakan tentang dirinya yang berniat menggugurkan Aurora saat berada di dalam kandungan, sampai akhirnya Yolanda bertemu kembali dengan Kenzo setelah dia melahirkan buah cinta mereka.


"Nak, kenapa selama ini kalian tega membohongi Papi?"


"Maaf Pi, kami tidak bermaksud membohongi Papi, kami hanya menunggu waktu yang tepat untuk menceritakan semuanya," jawab Kenzo.


"Jadi sekarang Yolanda dan Radit sudah resmi bercerai?" tanya Papi Danu.


"Iya Pi, bahkan Radit telah menikah dengan perempuan yang dia cintai, dan perempuan tersebut adalah Adik Bang Kenzo sendiri," jawab Yolanda.

__ADS_1


Papi Danu tidak bisa berbicara apa-apa lagi dengan takdir yang telah terjadi kepada Anaknya. Meskipun Papi Danu merasa kecewa terhadap Kenzo dan Yolanda, tapi hati kecil Papi Danu merasa bahagia karena pada akhirnya Papi Danu akan memiliki penerus Perusahaan keluarganya, apalagi orang tersebut adalah Kenzo yang sudah sangat hebat dalam berbisnis.


"Sebaiknya sekarang juga kita temui Wijaya, Papi ingin tau pendapat dia seperti apa."


"Tapi saat ini Daddy sedang berada di Sukabumi. Pi, atas nama Daddy, Kenzo meminta maaf jika Daddy pernah mempunyai kesalahan terhadap Papi di masalalu, dan Kenzo berharap kalian akan kembali seperti dulu lagi."


"Entahlah Nak, meskipun Papi berharap kita menjadi sahabat lagi seperti dahulu, tapi Papi takut jika Daddy kamu tidak menginginkannya. Ya sudah sebaiknya sekarang kita berangkat ke Sukabumi, karena Papi tidak akan merestui kalian apabila Wijaya juga tidak merestui hubungan kalian."


Akhirnya Kenzo bersama Papi Danu dan Keluarga berangkat ke Sukabumi untuk membicarakan semuanya.


......................


Di Sukabumi, saat ini Kirana mengajak semuanya untuk masuk terlebih dahulu supaya bisa lebih leluasa untuk membicarakan masalah Mommy Santi yang meminta Daddy Wijaya untuk berpoligami.


Ketika semuanya telah duduk di ruang tamu, Mommy Santi kembali meminta Bu Arum untuk menikah dengan Daddy Wijaya.


"Sekar, aku mohon sama kamu, kamu mau ya menikah dengan Mas Wijaya, supaya aku tidak terus merasa bersalah terhadap kalian berdua."


"Maaf Santi, aku harus memikirkan semuanya terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan, karena aku tidak mau ada hati yang tersakiti apabila aku dan Mas Wijaya menikah, dan pastinya orang itu adalah kamu. Hati perempuan mana yang tidak akan sakit apabila melihat Suaminya menikah dengan perempuan lain. Sebaiknya kamu juga harus berpikir kembali, jangan sampai kamu menyesal nantinya," jawab Bu Arum.


"Aku juga seorang wanita, dan pastinya aku harus memikirkan perasaan wanita lain jika sekarang aku berada di posisi kamu," ujar Bu Arum.


Kirana tersenyum bahagia melihat Mommy Santi dan Bu Arum yang saling menyayangi.


Persahabatan Bu Arum dan Mommy telah mengalahkan ego yang saat ini ada pada diri mereka, padahal aku yakin kalau hati kecil Mommy tidak ingin Daddy melakukan Poligami, begitu juga hati kecil Bu Arum yang sebenarnya menginginkan hidup bersama dengan Daddy, tapi mereka mengesampingkan perasaan yang mereka miliki, ucap Kirana dalam hati.


Beberapa saat kemudian Kirana dan Radit keluar untuk melihat mobil yang masuk ke halaman rumah mereka.


"Sayang, bukannya itu mobil Bang Kenzo ya?" tanya Radit.


"Iya Yah, yang belakang juga sepertinya mobil Kak Kevin," jawab Kirana.


Papi Danu begitu terkejut pada saat Kenzo membawanya menuju rumah Kirana.

__ADS_1


"Lho, bukannya ini rumah Nak Kirana?" tanya Papi Danu.


"Jadi Papi sudah kenal dengan Adiknya Bang Kenzo?" tanya Yolanda.


"Tentu saja Nak, karena Kirana adalah perempuan yang Papi bicarakan tempo hari, dia adalah Bidadari yang telah menyadarkan Papi," jawab Papi Danu.


"Dunia ini ternyata benar-benar sempit ya. Mami harus berterimakasih kepada Istri Radit karena telah mengembalikan Papi ke jalan yang benar," ujar Mami Arzeta dengan tersenyum.


Semuanya kini turun dari mobil, termasuk Kevin yang sebelumnya sudah di telpon Kenzo supaya ikut menyusul kedua orangtuanya ke Sukabumi.


"Assalamu'alaikum sayang," ucap Kenzo dan Kevin secara bersamaan, dan mereka selalu kompak dalam menyayangi Adik kesayangannya.


"Wa'alaikumsalam Kakak-kakak ku yang tampan," jawab Kirana, dan mereka bertiga langsung saja berpelukan.


"Teletubbies berkumpul nih," sindir Radit sehingga mendapatkan pelototan dari Kenzo.


"Jadi ini Bidadari tak bersayap yang selalu Papi ceritakan?" tanya Mami Arzeta dengan merangkul tubuh Kirana.


"Iya benar Mi, baru kali ini Papi bertemu dengan perempuan sebaik dan setangguh Nak Kirana, dan kamu beruntung Nak karena telah mendapatkan perempuan mulia seperti Nak Kirana ini," ujar Papi Danu dengan menepuk bahu Radit.


"Jadi Papi sudah mengetahui semuanya? maaf Pi, Radit tidak bermaksud menyembunyikan semuanya dari kalian."


"Tidak apa-apa Nak, semuanya telah terjadi. Mungkin jika hanya Radit saja yang melakukan kesalahan, Papi akan sangat marah sama Radit, tapi faktanya, Yolanda juga telah melakukan kesalahan yang sama, dan seharusnya Papi meminta maaf serta berterimakasih kepada Radit, karena selama ini Radit telah menutupi aib yang menimpa Yolanda."


"Dan Mami juga sangat berterimakasih sama kamu sayang, karena sekarang Papi sudah kembali lagi kepada kami, dan semuanya berkat Bidadari Kirana," ucap Mami Arzeta.


"Sudah menjadi kewajiban kita untuk saling mengingatkan Mi, dan Kirana bahagia jika semuanya berakhir bahagia."


Bu Arum, Mommy Santi dan Daddy Wijaya menyusul keluar untuk melihat siapa yang datang, dan ketika Papi Danu melihat Bu Arum yang berdiri di samping Daddy Wijaya, Papi Danu begitu syok, dan langsung menyebut nama perempuan yang telah membuatnya jatuh cinta sekaligus mematahkan hatinya.


"Sekar Arum"


*

__ADS_1


*


Jangan lupa like nya, terimakasih banyak bagi yang sudah mendukung karya receh saya 🙏


__ADS_2