Kiandra

Kiandra
Nurma si gadis desa


__ADS_3

Satu bulan setelah kecelakaan yang menimpa Kiandra.


Kini saatnya perban yang mengitari wajahnya siap untuk di buka.


Dengan wajah baru dan identitas baru, Kiandra berubah sosok menjadi Nurma si gadis desa, anak angkat dari ibu Sri yang tak lain adalah pembantu setianya di kediaman Soedipjo.


Ia memulai langkah awalnya dengan cara berbaur di masyarakat.


Tapi itu bukan perkara mudah baginya.


Karna meskipun ia sukses dalam bisnis dan karir, tapi dia terbilang sulit untuk berbaur apalagi dengan orang orang baru.


Kehidupannya bahkan mendapat banyak kesulitan kedepannya.


Karna wajahnya dan perawakannya yang bagus, ia dalam sekejap saja membuat para pemuda desa jatuh hati padanya.


Yang otomatis menimbulkan kecemburuan dari para gadis desa yang ada.


Dengan dukungan dan semangat dari Boy, lambat laun Nurma alias Kiandra bisa mengatasi semuanya dengan baik.


~~

__ADS_1


"Eh, siapa itu buk...??", seru seorang tetangga mbak Sri.


"Perkenalkan buk, ini anak angkat saya, Nurma", ucap mbak Sri memperkenalkan Kiandra tuk pertama kalinya menjadi sosok lain, yaitu Nurma.


"Loh, ibuk memang gak kerja lagi di kota..??", tanya seorang tetangga.


"Saya sudah berhenti buk, saya kangen hidup di desa, karna saya gak punya anak, jadi saya angkat anak dari panti asuhan", ucap mbak Sri.


Mereka nampak menatap Kiandra begitu detail dari ujung kaki hingga ujung kepala.


"Kenapa ya buk..??", ucap Kiandra merasa heran dengan tatapan yang tertuju padanya.


Mereka terdiam sejenak, di batin mereka sempat heran, anak panti asuhan kok bisa se cantik ini tanpa cacat sedikitpun...??.


"Memangnya kenapa ya buk...??", ucap Kiandra penasaran dan tak tahu harus menjawab apa.


"Kita heran aja ya buk ibuk ya, kok anak panti asuhan bisa terawat banget ya kayak kamu..??, emang ada salonnya di panti..??", ucap seorang warga lain, membuat Kiandra dan mbak Sri bingung seketika.


"Ya sudah ya buk, kami capek, kami masuk dulu ya", ucap mbak Sri gugup sembari berpamitan dengan para warga.


"Ehh, Boy mau kemana...??", seru seorang wanita muda ketika akan ikut masuk ke dalam rumah.

__ADS_1


"Cie...., dicariin Puja tuh lhoo Boy", seru seorang ibu ibu sembari pergi bersama yang lain dari teras mbak Sri.


Sesaat Kiandra dan Puja saling bertatapan, seolah dari tatapan Puja, ia tak suka akan keberadaan Kiandra di sana.


Mata Puja terus memperhatikan Kiandra yang sedari tadi berdiri memaku di depan pintu.


Otak Kiandra masih berfikir dan menerka nerka, siapa gadis yang tengah memanggil Boy...??.


"Nurma, ayo masuk", ucap mbak Sri mengajak Nurma alias Kiandra masuk ke dalam kamarnya.


"Itu siapa Boy...??", tanya Puja penasaran.


"Oh itu, dia Nurma, anak angkat Mbak Sri", ucap Boy membuat Puja tak senang.


"Jadi dia mau tinggal di sini...??", seru Puja seketika.


"Ya iya lah, dia kan sekarang jadi anak mbak Sri", ucap Boy berusaha membawa koper koper Kiandra masuk ke dalam rumah.


"Ehh, tunggu tunggu tunggu...!!, kenapa mbak Sri harus ngangkat anak sih..??", seru Puja tak mau ada pesaing bagi dirinya untuk mendapatkan Boy.


"Ya terserah mbak Sri lah...!!, aneh kamu...!!", seru Boy meninggalkan Puja di teras rumah.

__ADS_1


Ini gak boleh dibiarin, liat aja...!!, kalau kamu berani dekati Boy ku, kamu gak bakal tenang di sini, gumam Puja dalam hati sembari pergi dari sana dengan muka kesal.


__ADS_2