
"Gak, gak mungkin...!!, dokumen ini pasti bohong kan...!!", teriak bu Rara mengguncang tubuh Nurma yang telah mengungkap identitas asli nya sebagai Kiandra.
"Tante perlu bukti apa lagi dari ku...??, bahkan pengacara keluarga ku saja paham betul siapa aku", ucap Kiandra menepis tangan bu Rara dari bahu nya.
"Kurang aj*r...!!!, aku dan paman mu ikut membangun kesuksesan ini..!!, tapi kamu seolah olah tak peduli dengan itu semua", seru bu Rara tak terima dengan permainan dari Kiandra selama ini terhadap mereka.
"Aku hanya mencoba bertahan hidup dari kalian..., sekarang jelaskan letak salah ku di mana...??", seru Kiandra membuat bu Rara kehabisan kata kata.
"Sudahlah mi..., lebih baik kita ke dalam aja", ucap Queen mencoba meredam emosi sang mami agar mereka tak di usir dari rumah mereka sendiri.
"Kamu lagi...!!, anak gak becus...!!, kalau gini, apa yang bisa mami andelin dari kamu..!!", seru bu Rara semakin kesal.
Tanpa menjawab sepatah kata pun seperti kebiasaan Queen.
Queen terlihat lebih tenang menghadapi situasi saat itu.
Ia mencoba bersikap pintar agar tak berakhir tidur di jalanan.
"Ayo mi...!!", seru Queen menarik tangan sang mami masuk ke dalam kamar nya.
"Tumben Queen..", ucap Boy melihat ada yang aneh dari sifat Queen.
"Tidak selama nya ia bisa berada di atas Boy, dia cukup pintar menurut ku, dia lebih memilih menekan ego nya dari pada aku usir dari rumah ini, bagaimanapun dia juga saudaraku, kakek tak akan suka jika aku membalas jahat perbuatan mereka, kesempatan kedua masih aku coba berikan", ucap Kiandra menatap rumah peninggalan sang kakek.
Sementara di dalam kamar.
__ADS_1
Bu Rara segera menampar Queen atas kebodohan yang telah ia lakukan.
"Apa...!!, kenapa kamu lihat mami seperti itu...??, harus nya kamu perjuangin hak kamu di rumah ini dong...!!", ketus bu Rara kesal.
"Menurut mami...??, aku juga lagi berjuang agar kita tak tidur di kolong jembatan malam ini mi...!!, sadar gak sih..!!", seru Queen kesal dengan tingkah bu Rara.
"Dia udah kelewatan, tau gak...!!", ketus bu Rara.
"Mami kan yang bilang, kita sedikit mengalah asal kita tak jatuh miskin dan hidup susah", ucap Queen membuat bu Rara mulai tenang dan berfikir jernih.
"Trus, menurut kamu, kita harus apa sekarang...??", tanya bu Rara mulai mengikuti arahan Queen.
"Kita coba minta maaf atau bujuk dia, atau apalah itu", ucap Queen membuat bu Rara terbelalak tak percaya.
"Kamu gila...??",.seru bu Rara bersandar di kursi sudut serta memijat kepala nya sendiri.
Bu Rara langsung mengikuti nya dari belakang.
Tapi saat mereka telah sampai di ruang tamu, mereka melihat bu Sri yang merupakan pembantu Kiandra dulu telah berada di sana.
Nambah satu lagi orang udik di sini.
.!!, gumam Queen dalam hati.
Tanpa membuang buang waktu, Queen mencoba mendekati Kiandra dan mencoba meminta maaf atas nama ia dan mami nya.
__ADS_1
"Eits.., aku tau kok apa yang mau kamu bilang, sebaiknya kamu beri salam pada ibu ku dulu",
seru Kiandra membawa Queen dan bu Rara kehadapan bu Sri.
"Gak usah nak", ucap bu Sri tak enak hati.
"Tuh kan...!!, dia aja bilang gak pa pa kok", ucap Queen merasa tak level berjabat tangan dengan mantan pembantu Kiandra itu.
"Jika kamu mau mencium tangan ibu ku, kamu gak usah repot repot jelasin apapun dan lakuin apapun untuk ku, kalian bisa tetap tinggal di sini sesuka kalian", ucap Kiandra menggertak.
Segera Queen dan bu Rara mencium tangan bu Sri dengan ekspresi menahan mual.
"Udah kan...!!, jadi kita tetap tinggal di sini bukan...??", seru bu Rara merasa bodoh harus menurut dengan semua perkataan Kiandra.
"Yuk mi...!!", seru Queen mencoba pergi dari hadapan Kiandra yang mencoba memberi mereka pelajaran.
"Tunggu...!!", seru Kiandra tiba tiba.
"Apa lagi...??", tanya Queen menghentikan langkah nya.
"Aku cuma mau bilang, bu Sri sekarang kedudukan nya sama dengan almarhumah ibu Sara bunda ku, jadi hormati dia", ucap Kiandra.
"Oke, oke, terserah kamu", ketus Queen.
"Oh ya, kami akan tinggal di sini cukup lama ke depan untuk memproses kasus di kepolisian, jadi layani kami dengan baik, jika tidak, bersiap saja kalian angkat kaki dari sini dan hukuman paman akan aku per berat", ucap Kiandra membuat Queen dan bu Rara saling pandang.
__ADS_1
"What...!!", seru Queen dan bu Rara secara bersamaan.