
“Bang Areno, follback instagram aku boleh nggak?”
“Iya nanti ya kalau ingat,”
“Kok kalau ingat sih, Bang? Sekarang aja gimana? Biar aku liatin beneran di folback atau nggak?”
Arani hanya menjadi pendengar yang baik saja tanpa mau ikut campur. Disaat Ia dan Areno akan bergegas ke kantin sebab jam istirahat sudah datang, tiba-tiba ada yang menghampiri mereka dan itu adalah adik kelas mereka.
“Nanti aja sekarang gue mau ke kantin. Ntar ya,”
“Jangan lupa ya, Bang Areno,”
“Iya,”
“User name nya Amelll12. Inget, huruf L nya ada tiga, terus di belakangnya ada angka dua belas ya, Bang,”
“Okay sip,”
Latisya langsung mengepalkan keduantangannya sambil berdesis “Yes! Difollow back sama Bang Areno udah di depan mata yeayy. Semoga aja dia nggak lupa,”
****
“Aku senang deh kamu punya fans,”
__ADS_1
“Fans? Ya kali aku punya fans. Orang aku bukan artis kok. Gimana ceritanya punya fans?”
“Lah ‘kan bukan sekali dua kali doang ada yang minta ini itu sama kamu, tandanya mereka mengidolakan kamu, mereka jadi fans nya kamu, Areno,”
“Jarang ah,”
“Jarang ada yang frontal atau terang-terangan maksud kamu? Ya bentar lagi juga pada muncul, liat aja,”
“Padahal aku ngerasa biasa aja lho Kenapa sih mereka pada suka sama aku?”
“Ya…mana aku tau,”
“Karena aku ganteng kali ya?”
“Karena udah pada akrab sama lingkungan sekolah, kayaknya mereka satu persatu jadi mulai berani ya minta follback instagram. Coba waktu masih jadi anak baru masuk, ya ampun pada malu-malu meong semua. Minta foto aja malu-malu padahal mah kalau sama aku santai aja,”
Arani langsung menepuk bahu kekasihnya setelah mengingat sesuatu. Areno langsung mengangkat dagunya seolah bertanya “Mau ngomong aap?”
“Itu fotonya dipajang di akun instagram sekolah ‘kan? Astaga, itu diliat sama adek aku lho,”
Areno tampak tertarik dengan topik pembicaraan yang akan disampaikan oleh Arani tentang adiknya. Tapi berhubung mereka sudah saampi di kantin jadi mereka putuskan untuk duduk, dan memesan menu dulu barulah Arani melanjutkan ceritanya.
“Nih ya, ngomong-ngomong soal instagram kebetulan kemarin itu si Ria stalking akun instagram sekolah kita terus ketemu foto kamu sama adek-adek kelas waktu pertama kali mereka masa pengenalan. ‘Kan mereka yang baru masuk disuruh minta foto sama kakak kelas ya? Nah itu foto kamu sama adek-adek kelas ada di akun sekolah, dan diliat sama adekku. Kamu tau nggak dia bilang apa?”
__ADS_1
“Apa tuh? Aku penasaran banget,”
“Dia bilang kayaknya mantan kamu banyak deh soalnya kamu tuh keliatan ganteng, akrab, baik, ya pokoknya type good boy lah,”
Areno tertawa mendengar cerita Arani soal Ria yang benar-benar sudah menjadi penggemar kekasih kakaknya sendiri.
“Beneran Ria ngomong begitu?”
“Iya beneran, masa aku bohong sih?”
“Terus-terus?”
“Ya…nggak terus-terus. Aku jawab aja kalau itu cuma kesimpulan dari dia. Belum tentu kenyataannya begitu,”
“Hanya karena liat aku ganteng, ramah gitu-gitu?”
“Iya benar. Dia mikirnya kamu tuh punya mantan banyak. Emang iya ya?” Tanya Arani di akhir kalimatnya dan itu membuat Areno tertawa. Mengobrol dengan Arani itu bisa menjadi hiburan tersendiri untuk dirinya. Apalagi dikala lapar seperti ini dan sedang menunggu kedatangan mie ayam dan es campur yang menjadi menu pesanan mereka berdua.
“Kamu penasaran ya?”
“Ya nggak penasaran-penasaran banget sih,”
“Terus? Cemburu nih jangan-jangan?”
__ADS_1
“Cemburu? Nggak juga,”