Kisah Cinta Shevi Dan Byan

Kisah Cinta Shevi Dan Byan
6. Ep 6


__ADS_3

Pagi hari,


Shevi keluar dari kamarnya dan bergegas menuruni tangga. Dia menghampiri sang Ibu yang masih sibuk di dapur dan pamit sembari mencium tangan Ibunya.


"Bu... Shevi berangkat sekarang" pamit Shevi.


"Sarapan dulu nak....." seru Ibunya.


"Tidak Bu.. Shevi buru-buru... udah telat" tolak Shevi.


"Hati-hati... bawa mobilnya jangan ngebut" pesan sang Ibu.


"Yaaa Bu....." Shevi berlari keluar menuju mobilnya yang sudah terparkir di halaman rumahnya.


"Mampuusss gue kalo sampai telat.Gara-gara semalem nggak bisa tidur, jadi gini kan." gerutu Shevi.


Terdengar beberapa kali Shevi membunyikan klakson mobilnya. Dia melihat deretan mobil di depannya yang berjalan lambat. Maklumlah jalanan jam segini lagi macet-macetnya.


"Haaduhhhhh pake acara macet lagi.!!!!" umpatnya.


Shevi menyenderkan tubuhnya, sedangkan jemari tangannya sibuk mengetuk-ngetuk stir mobilnya. Sesekali dia menoleh ke arah jam tangan yang dipakainya.


**


Kampus


Mobil Shevi memasuki halaman kampusnya. Dia segera memarkirkan mobilnya. Dilihatnya mobil Reni sudah terparkir rapi di sana. Shevi berlari secepat mungkin menuju kelasnya sampai-sampai dia menabrak beberapa temannya.


"Sory nggak sengaja,,,," ucap Shevi pada salah satu teman yang ditabraknya. Akhirnya dia sampai di depan kelasnya. Matanya melirik ke dalam memastikan dosennya sudah masuk kelas apa belum. Shevi mengelus dadanya lega karena sang dosen belum datang. Dia langsung masuk dan duduk di samping Reni.


"Ngapain lo ngos-ngosan gitu.Kaya abis dikejar setan aja....." tanya Reni


"Berisik lo Ren..!!!Gue lari dari parkiran sampe sini tau! Lo tau sendiri dosen hari ini galaknya minta ampun. Pasti lo bisa bayangin kalo gue sampe telat. Beeuuhhhhh.....bisa dikunyah hidup-hidup gue" jawab Shevi.


"Lagian lo ngapain sih sampai bisa telat gini" tanya Reni lagi.


"Gue bangun kesiangan.Semalam ini mata susah banget meremnya" jawab Shevi sambil menunjuk matanya.


"Kenapa lo nggak lem aja itu mata Shev. Dijamin langsung merem....." Reni bercanda.


Belum sempat Shevi menjawab celotehan sahabatnya,,,,,,

__ADS_1


Shevi dan Reni mendadak diam tidak melanjutkan obrolannya karena dosennya sudah memasuki kelas.


**


Perusahaan


Byan masih disibukkan dengan segunung pekerjaannya. Dia masih setia menatap layar laptopnya. Saat dia melirik jam dinding, dia menyudahi pekerjaannya.


Revan masuk ke dalam ruangan Byan tanpa mengetuk pintu. Dilihatnya Byan sedang membereskan meja kerjanya. Dia terlihat terburu-buru.


"Lo mau kemana By kok udah beres-beres. Jam makan siang masih 1/2jam lagi" ucap Revan.


"Gue ada urusan penting. Gue keluar dulu ya Van" Byan menyambar jas yang ditaruhnya di sofa.


"Lama nggak?? Nanti lo ada jadwal meeting lho By" Revan mengingatkan Byan


"Kalo ntar gue belum balik, lo yg handle semuanya Van" ucap Byan sambil berjalan.


"Haaahhhhhhh..... nasib... nasib jadi asisten" gerutu Revan.


Byan keluar dari ruangannya dan sedikit berlari kecil. Sesampai di depan lift yang hanya dikhususkan untuk CEO, Byan segera memencet tombol.


Sesampai di lantai dasar,pintu lift terbuka. Byan keluar menuju mobilnya yang sudah siap di depan lobi kantornya. Dengan cepat dia melajukan mobilnya.


**


Kampus


"Shev.... lo kenapa sih buru-buru amat" Reni merasa heran dengan sahabatnya hari ini


"Udah jangan banyak tanya.Ayo cepetan. Lo jalan lama banget kaya siput" ucap Shevi.


"Gue lapeerrrr Shev...." Reni memegangi perutnya yang sudah keroncongan.


"Gue traktir lo makan sekarang,, asal lo jalannya cepet" kata Shevi.


"Ok..... kalo ada bau-bau traktiran gue semangat" ujar Reni.


Shevi menggandeng tangan Reni mengajaknya berlari. Sesampainya di parkiran Shevi menoleh kanan kiri lalu masuk ke mobilnya.


"Tuuhhh kan si Shevi bener-bener aneh hari ini" gumam Reni melihat sahabatnya.

__ADS_1


"Laahhhh ini anak.Ngapain lo ikut masuk mobil gue????" tanya Shevi.


"Katanya lo mau traktir gue. Lo nggak pura-pura lupa kan Shev" jawab Reni.


"Iya gue nggak lupa.Tapi lo bawa mobil sendiri Reennn!!!!! Lo tinggal buntutin mobil gue" tutur Shevi yang dibuat kesal karena Reni telmi.


"Ok... ok gue paham Shev" Reni keluar dari mobil Shevi


"Haaiiihhhhh punya sahabat satu, o'onnya minta ampun" umpat Shevi lalu melajukan mobilnya yang di ikuti mobil Reni di belakangnya.


Tak selang berapa lama setelah Shevi keluar,, Byan pun sampai di depan kampus Shevi. Dia melihat ke dalam kampus mencari Shevi tapi sama sekali tak dilihatnya.


"Apa dia belum selesai?? coba gue tunggu bentar lagi deh" gumamnya...


Setelah menunggu selama 30menit, batang hidung Shevi belum juga terlihat. Byan segera mengeluarkan ponselnya. Dia menelfon Shevi..


3kali panggilan tidak diangkat Shevi.


"Kok nggak diangkat sih...??? Jangan-jangan dia masih ada kelas lagi." gumamnya lagi


Byan masih setia menunggu Shevi keluar. Tak disangka-sangka yang ditunggunya ternyata sudah pulang. Shevi memang sengaja mengerjai Byan. Tanpa Shevi ketahui, Byan rela menunggunya hampir 2jam.


Byan sudah merasa bosan menunggu terlalu lama. Akhirnya dia memutuskan keluar mobilnya dan bertanya kepada satpam di kampus itu.


"Maaf Pak, saya mau tanya. Apa Bapak mengenal Shevi mahasiswi kampus ini??" tanya Byan kepada satpam yang sedang jaga.


"Saya tidak begitu mengenalnya Mas. Tapi saya sedikit tahu tentang Mbk Shevi. Ada yang bisa saya bantu Mas" jawab Satpam itu.


"Ohhh tidak Pak, saya hanya mau bertanya apakah Shevi belum pulang Pak?" tanya Byan lagi.


"Saya tadi lihat mobil Mbak Shevi sudah keluar kampus Mas......" jawab satpam itu jujur.


"Sejak kapan ya Pak, kok saya tidak melihatnya.Padahal dari tadi saya menunggunya di sana lho Pak" Byan menunjuk mobilnya.


"Kira-kira sudah 2jam'an Mas....." ucap satpam itu.


Byan terdiam sejenak mendengar jawaban dari Satpam itu


"Terima kasih Pak, kalau begitu saya pamit dulu" Byan berjalan dan memasuki mobilnya lalu menutup pintu dengan kasar.


"Sial..... gue dikerjain. Ok... kita lihat saja. Berapa lama kamu bisa menghindariku Shevi"

__ADS_1


Byan melajukan mobilnya hendak kembali ke kantornya.


__ADS_2