
Kini aku duduk berbaur dengan para tamu, meja souvernir sudah ditempati oleh saudara Anna. Ririn sepertinya sedang menjelaskan kejadian tadi pada Raka dan Juna.
Merekapun kini mendekatiku
"kamu gak apa-apa nda?" tanya Raka
tampak Juna menyalami Vicky karena mereka sesama anak IPS saat sekolah dulu.
"gak apa-apa kok" ucapku mengelus dahiku
"Vicky..gila lu bikin pengantin mukanya bonyok begitu" ujar Juna pada Vicky
"biarin, dia pantes dapetin itu" ucap Vicky ketus
"maafin Al ya ky.. dia gak ada maksud apa-apa kok, cuma emosi sesaat. dia juga tadi udah minta maaf kan" jelas Ririn
"kalau saya terserah Dinda Rin" ucap Vicky melirikku
"Aku gak apa-apa, udah lupain aja" ucapku
"syukurlah" ucap lega Ririn
"eh tiket bali gimana, gak bisa dibalikin nih, soalnya besok banget berangkatnya, kalau kemarin-kemarin masih bisa cancel" jelas Raka
"gila aja lu cancel... berangkat kita, 10 tiket pulang pergi loh itu... jangan main-main" ucap Juna
"tapi yakin kita berangkat dengan kejadian kaya gini?" tanya Ririn
"kejadian apa sih, Anna kan jadi nikahnya walaupun bukan sama Dimas.. Dinda juga gak masalah, ya kan nda?" ucapnya memandangku
Aku hanya diam
"Vicky lu ikut aja temenin Dinda pakai tiket Dimas, nanti kamar Al dipake sama lu, Al sama Anna" ucap Raka pada Vicky
"berapa hari?" tanya Vicky
"mmmm berangkat besok malem, nyampe pagi terus nginep disana 2hari terus besok paginya balik, berarti berapa hari tuh kehitungnya" ucap Raka berfikir
"kalau kamu mau aku temenin nanti aku izin ke kantor" tanya Vicky padaku
Akupun mengangguk, karena memang Vicky lah orang yang tepat untuk menemaniku disana, karena Al sudah bersama Anna sekarang, yang lain juga membawa pasangannya, jadi jika tidak ada Vicky aku akan sendirian
**
Acaranya sudah berakhir kamipun segera pamit kepada Al dan Anna,
"kita balik ya, besok kita ketemu langsung dibandara" ucap Raka
"jadi kebalinya?" tanya Anna
"jadi lah" jawab Juna antusias
"Dinda ikut gak?" tanya Anna pada ku
Aku menggagukan kepalaku
"tapi nanti dinda sama siapa disana" Tanya Anna
"sama saya..!" ucap Vicky ketus
"oh.. syukurlah" jawab Anna lirih
"kami balik ya... kalian hati-hati malam pertamanya" goda Juna
Kamipun menyalami dan memeluk Anna dan Al untuk pamit, tidak ketinggalan aku juga melakukannya. Tapi tidak dengan Vicky sedikitpun dia tidak memandang ke arah Al dan Anna
__ADS_1
"selamat ya na" ucapku
"makasih dinda, maafkan kami ya nda"
Aku menganggukan kepalaku, kini aku menyalami Al tapi tidak memeluknya
"selamat ya Al" ucapku
"Aku minta maaf nda, semoga kamu mau maafin aku" ucap Al
"iya.. udah lupain aja, anggap gak terjadi apa-apa.. Titip Anna ya Al jaga dia baik-baik untukku" perintahku pada Al
Alpun mengangguk seraya mengerti perkataanku.
Kami pun berlalu meninggalkan pengantin itu.
Kini aku di antar oleh Vicky kerumah..
Aku sangat lelah saat itu, akupun langsung berlalu saat sampai di depan rumahku tanpa berkata apapun pada Vicky.
Keesokan harinya aku menceritakan detail masalah pernikahan yang terjadi pada Al dan Anna kepada orang tuaku. Tapi aku menghilangkan cerita pertengkaran aku Al dan juga Vicky. Karena pasti ayahku akan marah besar mengetahui jika anaknya ditampar oleh orang lain.
**
Vicky kini datang untuk menjemput ku.
kami pamit kepada orang tuaku, dan berlalu pergi menuju bandara dengan ojek online mobil.
Saat sampai di bandara, semua telah berkumpul menunggu kami, lengkap dengan pasangan mereka masing-masing.
Kami sampai dihotel pukul 01.00 dini hari.
Semuanya memasuki kamar masing-masing termasuk diriku.
Hari ini tempat wisata pertama yang kami kunjungi adalah Argo Tourism Luwak Bali.
Kemudian menikmati alam indah Bali di tempat wisata Uluwatu. Dan menikmati makan siang disana.
Argo Tourism Luwak Bali
Uluwatu
Dan sore harinya kami ke Pantai Nusa Dua.
Bermain Banana Boat disana.
Hari ini sangat menyenangkan bisa bermain bersama sahabat-sahabat ku.
Aku Anna, Ririn, Mayang dan juga Nana berpakaian sexy saat ini.
Aku rasa suami-suami mereka sedikit marah melihat istri-istrinya berpenampilan sexy, hanya saja mereka memilih diam karena memanglah kami menyesuaikan pakaian kami dengan tempat saat ini..
Pantai membuatku senang, kami seperti anak kecil yang berlarian kesana kesini, melakukan selfie, bermain pasir, bermain bola voly dan permainan-permainan seru lainnya.
Sesekali aku melihat kemesraan sahabat-sahabat ku bersama pasangannya, terkecuali Anna dan Al, mereka masih belum terlihat layaknya suami istri.
Anna terlihat mencoba meluluhkan hati Al dengan bergelayut manja menggandeng lengan Al, tapi Al selalu menepisnya. Mereka memilih bersikap seperti sahabat biasanya.
"Dinda..." suara Vicky mendekatiku yang sedang duduk memperhatikan kemesraan sahabat-sahabat ku dengan pasangannya di tepi pantai.
"ya a..sini" aku menepuk sisi pasir sebelahku, menyuruhnya untuk duduk
__ADS_1
"kalau kamu sesexy ini di tempat umum aku jadi takut" ucapnya
"kok malah takut si?" tanyaku mengerutkan dahiku
"nanti takut ditikung orang, wong aku aja belum dapet" jawab Vicky tersenyum
"haha ada-ada aja, mangkanya sini diem jangan kemana-mana, biar gak ketawan kalau aku jomblo" godaku
"gak mau ah, pura-pura doang mah, maunya beneran" goda Vicky
"sabar ya a.. sebentar lagi yah Dinda siap"
"benarkah..?"
Aku mengangguk "kalau untuk hati dinda udah mulai membukanya pelan-pelan, tinggal keyakinannya aja yang belum, Dinda belum yakin sama diri dinda sendiri kalau Dinda nanti bisa atau gak" jelasku padanya
Vicky tersenyum lebar mendengarku "i love u" ucapnya padaku, Akupun tersenyum
"Dinda.... sini" teriak Raka memanggilku
Aku hanya melambaikan tanganku, menolak ajakannya
"kalau kita nikah kamu mau honeymoon kemana?" tanya Vicky mengejutkanku
"hah?... honeymoon? hahaha, belum kepikiran sampai situ a" aku tertawa geli mendengar pertanyaan Vicky
"yaudah kalau gitu biar aa nanti yang siapin semuannya, kamu suka tempat-tempat yang romantis kan, aa tau tempat yang pas buat bikin anak" godanya padaku
"ish... aa.." ucapku malu
**
Kami sekarang sedang makan malam di Jimbaran, tempat yang indah dengan pemandangan pantai dan pasir putihnya.
Disini sangat ramai, berbagai macam bule ada disini. Makanan disini juga enak
"besok kita kemana?" ucapku antusias
Tapi tidak ada yang menjawab ku, mereka malah saling menatap.
"kenapa? ada apa?" tanyaku penasaran
"sebenarnya besok itu acara honeymoon nda, jadi kami punya acara masing-masing. maaf yah" ucap Raka
"iya nda, izinkan kami honeymoon satu hari saja ya, tadinya kita bikin rencana ini buat deketin kamu sama Al...tapi ceritanya jadi beda sekarang" ucap Ririn menjelaskan
"benarkah?" tanya Al yang sepertinya diapun tidak mengetahui rencana mereka
"tapi ya gak apa-apa lah, sekarang kan ada Vicky.. ini kesempatan buat lu bro" ucap Juna menepuk punggung Vicky yang kebetulan duduk berdampingan dengannya
Vicky tersenyum melihatku dan menggenggam tanganku di bawah meja.
"yaudah..." aku mengerucutkan bibirku "kalian hati-hati yah, dan bersenang-senanglah, semoga aku langsung dapet ponakan hehehe" ucapku ceria kembali.
Aku tersenyum melihat Vicky saat ini.
dan melanjutkan menghabiskan makanan kami.
Setelah makan malam, sahabatku berlalu meninggalkanku berdua dengan Vicky.
Mereka berkata ingin menghabiskan malam di hotel dan tidak ingin kemana-mana..
Aku mengerti karena memang ini adalah acara honeymoon mereka.
__ADS_1