Kisah Jandaku

Kisah Jandaku
Part 44


__ADS_3

**kediaman Al dan Anna


"akbar pinter anak papah, malam ini tidur di nenenk yah, mamah sama papah ada urusan sebentar kalau akbar di tinggal sendirian kan kasian" ucap Al mengelus rambut Akbar


"iya pah, tapi papah nanti kalau urusannya udah selesai jemput Akbar yah"


"pasti sayang... susster Dilah..."ucap Al memanggil


"barang Akbar udah kamu siapkan?"


"sudah pak" jawab suster Dilah


"kalian dirumah nenek dulu dan temani dia disana sampai saya jemput kalian untuk pulang" tegas Al


"iya pak, yuk dek kita berangkat" ajak suster Dilah


"Akbar pergi dulu ya mah, pah" Akbar menyalami tangan Al dan Anna


"hati-hati di jalan ya nak, sus titip Akbar" seru Al


"iya pak" jawab suster Dilah.


Akbar dan susternyapun berlalu meninggalkan rumah untuk bermalam di rumah nenek Akbar


** Di tempat makan seafood


"eh btw lo sempet baca rumor di wa grup anak-anak IPS gak ky tentang Al" tanya Juna


"sekilas sih, gak gua pantau males" jawab Vicky


"tentang Al..? rumor apa?" tanya Raka penasaran


"tentang kematian istrinya si hesti" jawab Juna


"ko bisa anak IPS bahas Al, kan Al anak IPA?" tanyaku penasaran


"justru kita sering nya ghibah anak IPA, ya kali ghibah diri sendiri" jawab Juna


"rumornya apaan?" tanya Raka penasaran


"tentang sebab kematian istrinya" jawab Juna


** Dikediaman Al


"jadi sejak kapan kalian saling berhubungan kembali? atau apa justru kalian gak pernah pisah selama ini?" Al yang bertanya tapi masih dengan aktivitas makan malamnya


Anna hanya diam, tidak menjawab pertanyaan Al, Anna hanya memainkan sendok garpunya tanpa memasukan makanan dimulutnya.


**Flash Back


(video call)


✓makasih loh sayang, aku seneng banget bisa ketemu kamu walau hanya sebentar.


✓ iya, kamu jaga diri baik-baik ya disana


✓ kalo di itung-itung udah berapa kali ya aku main ke cirebon


✓ mmmm.. berapa yah mmm... 6 deh kayanya, eh 7 sama yang kemarin


✓ hahaha iya bener 7, kamu tuh inget aja


✓ ingat lah, apapun yang berhubungan sama kamu udah pasti aku ingat semua


✓ hahaha sering-sering dah suamimu pergi keluar kota

__ADS_1


✓ minggu depan juga pergi seminar lagi kok, apa lagi nanti kalau dia jadi ambil sekolah spesialis di jakarta, sendirian deh akunya


✓ kan ada aku sayang, nanti aku main kesana lagi yah


✓ iya, aku tunggu kedatangannya


✓ mmm aku mau ganti hotel ah, kemarin menyebalkan room servicenya, lain kali pakai KTP kamu aja deh, KTP kamu kan statusnya udah kawin jadi biar gak pada curiga lagi


✓ iyaa iyaa... nanti kamu booking hotelnya atas namaku saja


✓ jadi pengen cepat-cepat ketemu deh, perasaan baru 3 hari yang lalu pas suamimu pergi tapi rasanya udah kangen lagi aja


✓ aku juga kangen sama kamu


✓ yaudah kabarin kalau suamimu pergi keluar kota lagi yah sayang


✓ pasti sayang, udah dulu yah aku mau mandi


✓ kok udahan, aku ikut mandinya


✓ dih kebiasaan deh, yaudah yaudah hayuk mandi bareng aja


✓ oke aku siap-siap, jangan dimatiin pokoknya, biar kita sama-sama liat kita mandi satu sama lain


✓ iyahhh bawell..


Anna pun bangkit dari ranjngnya dan hendak bersiap untuk mandi, seketika Anna membalikkan badannya ia terkejut melihat sosok Al yang berdiri di hadapannya.


"mas Al..." ucap Anna ragu


Al langsung mengambil ponsel Anna, dilihatnya ponsel Anna, tertera jelas bahwa Anna sedang melakukan panggilan video call bersama dengan Dimas, tapi muka Dimas tidak nampak karena dia sedang mengambil handuk untuk mandi.


Al memutus panggilan video call tersebut.


"aku bisa jelasin semuanya" Anna yang berbicara dengan nada ketakutan


Anna menangis, berfikir keras apa yang harus dia katakan, apa yang harus di perbuat, semuanya sudah terlambat, Al sudah mengetahui semuanya. Anna merasa hancur dan menangis sejadi-jadinya.


** dirumah makan seafood


"emang nya hesti meninggal kenapa?" tanyaku penasaran


"gua gak enak ceritanya" jawab Juna


"lu yang buka obrolan anj** " ketus Raka


"iya iya... katanya sih ni yah, gua gak tau ini bener apa kaga, gua juga baca dari grup wa.. hesti tuhhh katanya... .... meninggal bunuh diri" ucap Juna


** Kediaman Al


"jadi kamu lebih milih diam" tanya Al


Anna mulai menangis, bingung untuk berbuat apa


"saya tanya sekali lagi, apa selama ini kalian tidak pernah putus?" tanya Al


Anna yang menangis, menggagukkan kepalanya, seraya menjawab iya


"jadi selama menikah dengan ku kalian sudah bertemu dihotel sebanyak 7 kali?" tanya Al kembali


Annapun mengaggukan kepalnya, pasrah atas segala pertanyaan Al yang memang benar adanya


Al yang selama bertanya pada Anna masih melakukan aktifitas makan malamnya kini mengambil minumanya dan menyudahi aktivitas makan malamnya.


"baik, untuk yang terakhir, apa kamu tidur dengan Dimas Anna?" tanya Al sambil menuangkan air kedalam gelas kosong Al

__ADS_1


Anna yang masih menangis kini kembali pasrah atas pertanyaan Al, seraya tidak punya pilihan lain, maka Anna kini mengaggukan kepalnya kembali.


BYYUUURUURRRRR.... tesss tess


Air di dalam gelas yang Al tuangkan di buang kemuka Anna...


SSSSEEETTTTT........PRRRAANAGGG.... ...!!!! piring, gelas, dan semua isi mkanan yang ada di meja di sapu oleh tangan Al, dan mengakibatkan semuanya terjatuh berserakan ke lantai.


Anna terkejut atas tindakan Al, dia menatap Al, dan Al kini berdiri dan menggebrak meja makan yang telah kosong


"JADI BEGINI KELAKUAN KAMU DI BELAKANG SAYA AAANNNAAAA....!!!?" Al sekuat tenaga berteiak pada Anna


Anna yang ketakutan bangkit dari duduknya berjalan mendekati Al, dan duduk dubawah Al sambil memegangi kakinya.


"aku minta maaf mas, aku khilaf".. seru Anna menangis


"APA KATAMU????? KHILAF...??!!! SUDAH 7 KALI ANNA, DAN KAMU BILANG KAMU KHILAFFF???!!!!" Al masih berteriak pada Anna


"aku minta maaf mas, aku minta maaf...Dimas terus menghubungiku, aku harus berbuat apa" jawab Anna menangis keras dengan masih memegangi kaki Al


"KAMU KETERLALUAN" Al meraih bahu Anna, selayaknya menyuruh Anna untuk bangun dari duduknya, di dorongnya bahu Anna yang di cengkram oleh Al menyudut ke meja dapur


"KAMU SADAR KAN SAYA MENIKAHIMU KARENA KEADAAN, HARUSNYA KAMU DAN KELUARGAMU ITU HUTANG BUDI SAMA SAYA, TAPI LIHAT APA YANG KAMU LAKUKAN SEKARANG TERHADAP SAYA ANNNAAA...!!!!!"


"aku minta maafff mass..."


"KAMU SALAH.... KAMU JANGAN NANGIS!!!"


"iya aku salah, aku minta maaf"


"BERANINYA KAMU NGELAKUIN HAL BODOH KAYA GINI TERHADAP SAYA ANNA...!!!!!"


"mmmaaafff masss,. hickk hicckk"


"KURANG AJAR...SINI KAMU!!!"


Al menarik paksa tangan Anna dan membawanya pergi dari ruang dapur


** Ditempat makan seafood


"apa..? bunuh diri?? gila serius lo Jun" tanya Raka penasaran


"iya... tapi ya namanya juga rumor" jawab Juna


"tapi si Anto koment bilang gak bunuh diri kok, orang meninggalnya di Rumah Sakit" seru Vicky


"jadi sempet di bawa ke RS?" tanyaku penasaran


"iya sayang.. katanya sih" jawab Vicky


"gua sih gak terlalu percaya kalau bunuh diri, soalnya banyak luka katanya" seru Juna


"apa mungkin kecelakaan?" tanya Raka


"mungkin... soalnya masuk ICU, berarti kan parah banget" Jawab Juna


"apa seburuk itu sampai penyebab kematiannyapun gak di up?" tanyaku


"ada yang aneh saat di wonosobo, pas gua tanya Al si hesti meninggal kenapa dan dia gak jawab, inget kan?" tanya Juna


"iya iya inget....gua juga ngerasa aneh sih saat tiba-tiba Al dateng gabung ma kita setelah sekian purnama dia ngilang" seru Raka


"kok aku merinding yah" ucapku


"ada juga yang bilang kalau hesti adalah korban" seru Vicky mengejutkanku

__ADS_1


"hah, maksudnya??? korban apa..?" tanya Raka


__ADS_2