Kisah Jandaku

Kisah Jandaku
Part 58


__ADS_3

"gua kayanya balik deh, nda lu balik ma Juna ya" ucap Raka


"iya ntar Dinda ma gua" ucap Juna


"gak usah, aku mau ke rumah Vicky di kesambi, deket dari sini, aku jalan aja" tegasku


"yaudah gua pamit ya, see u weekend" ucap Raka berlalu meninggalkan kami


"Juna...." ucapku pada Juna yang sedang mengecek email di tabletnya


"mmmm..."


"aku lagi kepikiran nih"


"apa...? kepikiran apa? jangan kepikiran sih nda, ntar gua ribet nih"


"ih kenapa jadi kamu yang ribet sih"


"kenapa kenapa... ngomong ma gua"


"masalah kamu ma Mayang.. apa bener Mayang yang kasih kamu cewek-cewek itu"


"hahaha nda... nda... astaga... ku kira apa" Juna meletakkan tabletnya dan menatapku


"serius kamu mikirin itu?" Juna menatap mataku, dan aku mengangguk


"yaudah sok, apa yang mau ditanyain?"


"bisanya Mayang kasih kamu cewe, maksudnya kok rela dia berbagi suaminya sama orang lain"


"hhmmm... aku juga sama bingungnya tapi ya mau gimana lagi, maunya dia"


"gimana ceritanya sih Jun. aku penasaran"


"hahaha dasar... yaudah demi supaya kamu gak kepikiran terus depresinya kumat, aku ceritain deh.. eh aku jawab pertanyaan kamu aja gimana?"


"isshhh.... emang aku sedepresi itu.." aku menepuk lengan Juna


"dah berapa lama kamu kaya gini?"


"semenjak nikah"


"hah..?? terus.... yang punya ide begini kamu ya"

__ADS_1


"gak lah.. dia nda.."


"kok bisa sih, sumpah gak percaya, kamu cerita aja sih aku bingung mau nanya apa"


"jadi gini.. kita nikah itu kan MBE hehehe.. kita sama-sama sifatnya, doyan mabok, doyan dugem, doyan ngesex.. gitu-gitu lah. Gua ketemu dia di acara event yang gua sponsorin terus dia jadi panitiannya. kelar acara party terus ***** deh hehehe... gak ada cinta sama sekali nda cuma ya mau gimana, dia bunting.."


"terus ...?"


"semangat banget" Juna mengacak-acak rambutku


"kayanya gak jauh beda sama Anna dan Al deh, Mayang juga waktu itu punya pacar tapi nikah sama gua, tapi karena ada anak ya kita komit lah buat tetep kaya gini"


"tapi kan jadi nyiksa kalian satu sama lain, apa bedanya Jun, toh kalian gak sama-sama juga sekarang"


"Mayang itu bertahan sama gua karena identitas deh kayanya, menjadi istri seseorang bisa nutupin aib dia, terus kan gua juga tajir nda, sayang aja kali lepas dari gua hahaha, gini-gini juga transfer an gua lancar nda hehe"


"Mayang kerja apaan sih, sampe sesibuk itu, perasaan Artis aja bisa punya keluarga masa dia gak bisa?"


"dia itu kerjaannya banyak.. selain model dia juga masuk ke manajemen artis gitu, nyari-nyari talent baru, casting artis, manajer artis juga, io juga, ngurus projek film juga, banyak deh"


"lah kan lu tajir, kenapa ga lu kasih banyak aja sih, terus mayang gak usah kerja, nantinkan bisa dampingin elu"


"gak mau dia.. gua kan bilang, nikah sama gua itu buat nutupin aib dia nda"


"lah emang apaan?"


"apaan?"


"wuihhh... penasarah hahahha.... mayang itu pacaran sama produser film, tapi punya bini"


"apa..?? jadi .... terus.... sekarang mereka masih gitu?"


"gak tau... gak mau tau juga...hahaha.. kita profesional aja lah.. ada ya hayu gak ada ya cari hihihi sempet sih bahas pisah, tapi dia gak mau.. parah banget gak maunya sampai ada opsi nyari cewe begini buat gua, gua juga gak mau sih.. lu paham kan Raka gimana, gua gak mau anak gua kaya Raka"


"ada ya rumah tangga kaya kalian"


"la ini ada.. Mayang parah banget dia, lebih sering mabok dari pada gua, dugem parti ngesex, dia lebih parah nda, ya.. biasa lah Jakarta"


"dan kamu bisa nerima?"


"mungkin karena kita punya komitmen kali ya, jadinya kuat, atau karena kita bule jadi hidupnya bebas haha, yang penting anak aman di wonosobo sama neneknya, jadi gak liat kelakuan emak bapaknya hahaha"


"ah kacau sumpah kalian mah"

__ADS_1


"gak sering kok nda.. ini juga hadiah opening kantor katanya, sisanya ya kalo gua ketemu sa orang yang gua suka terus dianya juga mau"


"hadeuuuhhh...."


"hahha mangkanya dulu gua berani ngajak Anna nikah, kepikiran aja dari pada gua jajan mulu mending aja gua cari bini lagi, kan yang penting Mayang gak gua cerein"


"emang dibolehin sama Mayang?"


"mmm gak tau sih hehe belom nanya"


"gila kalian mah... jajan mulu apa gak takut kena penyakit Jun?"


"gak lah... Mayang selektif milihnya, malah biasanya itu cewek-cewek yang mau jadi artis tapi bisa dipake gitu, biasa lah gaya hidup mereka kan gede, ngandelin artis doang mah gak bakal cukup"


"ahh... pusing aku Jun.."


"tuh kan.. tadi kepikiran, abis diceritain malah pusing"


"aku pulang aja deh, kepala ku sakit"


"kalau kepalanya sakit aku gak ngebolehin pulang, disini aja sampe sakit kepalanya ilang, dan harus nurut"


"kayanya aku harus tidur"


"tadi malem gak tidur?"


"iya.."


"di sebelah ada kamar, belom gua pake karena tadi mainnya disini hehe, istirahat gih bisa gak? atau harus minum obat dulu, bawa gak obatnya?"


"bawa.. yaudah aku masuk kesitu ya" ucapku menunjuk sebuah pintu


"oke.. gua beresin kerjaan dulu, tidur gih.. terus jangan dipikirn lagi ya"


Alih-alih mendapat informasi tentang Juna dan Mayang, aku malah pusing memikirkannya. benar kata Raka, memikirkan rumah tangga Juna dan Mayang hanya membuat pusing saja.


Sekarang aku tau, Juna hanya kesepian, Juna hanya butuh seseorang didisinya. Mempunyai istri tidak memuaskan ekspetsinya. Realitanya Mayang masih terjebak dalam dunianya, tak menoleh meski Juna membutuhkannya.


Juna sangat menyayangi anaknya, dia tidak rela anaknya menjadi anak broken home dengan perpisahan orang tuanya.


Mayang.... yang bersembunyi dibalik posisi pelakor karena statusnya menjdi istri Juna tak terlihat oleh media.


Sebenarnya masalah rumah tangga ini akan berakhir dengan berakhirnya hubungan Mayang dengan si produser itu.

__ADS_1


Pada dasarnya sahabatku adalah yang terbaik, hanya saja jalan cinta mereka belum semulus yangkuduga selama ini. Harta bukan lah alasan kebahagiaan, ada hati yang harus disenangi terlebih dahulu.


Pernah ku dengar seseorang berkata "menikah itu nasib, tapi cinta itu takdir , kita dapat memilih untuk menikah dengan siapa saja, tapi tidak bisa memilih untuk mencintai siapa, karena urusan hati adalah milik kita seutuhnya, Allah hanya bisa membolak-balikannya, tidak bisa merubahnya.


__ADS_2