
"kok aku khawatir sama Juna ya mas?" ucap Anna
"doain yang terbaik aja lah, mau gimana lagi, Mayang emang salah" jawab Al
"tapi rumah tangga mereka kan emang gak bener" seru Anna
"semua orang punya pandangan masing-masing tentang rumah tangganya, seperti kita" ucap Al yang fokus pada jalanan tol
"kamu udah gak pernah berhubungan sama Dimas kan?"
Pertanyaan Al membuat Anna tekejut, dan seketika panik dan bangkit dari tidurnya di jok mobil yang sudah diturunkan olehnya.
"ah..gak ko" ucap Anna panik
"kok kaya yang kaget gitu si"
"ya kamu tiba-tiba nanya dia, siapa yang gak kaget mas"
"kalau tiba-tiba kamu ketemu dia, kamu mau apa?"
"kamu apaan sih mas, tiba-tiba nanya gitu?"
Jangan-jangan Juna bilang sama Al kalau gua ketemu Dimas di toilet, mampus gua
"ya gak apa-apa kan?"
"ya gak apa-apa emang tapi kan gak penting"
"itu penting buat aku, pokoknya kalau kamu ketemu dia diam-diam dan aku gak tau awas ya"
"mas..."
"aku udah kasih kamu kesempatan na.. tolong jangan disia-siakan"
"kok kasih kesempatan sih? bukannya kamu yang emang gak mau kita pisah?"
"hah..! apa..?" Al membelokkan setirnya, menghentikan laju mobilnya di sisi jalan.
"maksudnya?"
"ya.. kan dari awal kita emang udah mau mutusin untuk cerai, tapi kamu tiba-tiba bilang bisa gak kita coba lagi dari awal, apa itu bukannya kamu yang gak mau kita pisah?" ucap Anna
"na.. apa memafkanmu bukanlah sebuah kesempatan bagimu?" ucap Al menatap tajam Anna
"kata-kata kesempatan itu datang jika aku memohon padamu mas, kan aku gak"
"na..?"
"ya iya dong, yang ngajak kita bercinta juga kamu mas, padahal posisinya aku lagi nyomblangin kamu sama Dinda loh"
"tapi kamu masih istri aku"
"yang tiba-tiba ngusulin ke psikiater juga siapa coba, kamu mas.. semuanya itu kamu, kamu jangan playing victim gitu dong?" ucap Anna yang mulai meninggikan suaranya
"aku playing victim gimana?"
"ya seolah-olah kamu korban banget, terus aku yang sepenuhnya salah"
"terus masalah kita aku yang salah gitu, aku yang cari masalah?"
"ya kamu juga KDRT loh mas ke aku"
__ADS_1
"yaitu karena apa coba"
"ya gak sepenuhnya salah aku juga dong, kamu juga gak boleh KDRT apapun alasannya"
"aku tanya ya sama kamu, jadi dari awal kamu emang gak ada niatan buat perbaiki hubungan rumah tangga kita na? kamu gak pikirin aku?"
"ya bukan gitu, aku gak suka aja kamu bilang kalau kamu udah kasih kesempatan ke aku, padahal aku minta juga gak"
"astaga na.. terus atas semua yang kamu lakuin sama aku selama ini apa?"
"ya kamu suami aku, jadi aku memposisikan diri untuk jadi istri kamu, aku mencoba profesional aja"
"profesional...??? ini sebenarnya kamu tuh cinta gak sih sama aku?"
**
(Rumah Sakit)
✓halo mah
✓nda.. kamu hamil? masyaallah mamah senang banget dengernya
✓iya mah Dinda hamil, usia kandungannya 6 minggu, berarti satu bulan lebih
✓Alhamdulillah ya Allah... kamu gimana sekarang keadaannya
✓baik ko mah, cuma sekarang Dinda lagi dirawat di rumah sakit
✓kok bisa?
✓jatuh mah, kena luka dikepala jadi harus dijahit gitu, tapi udah baik-baik saja ko mah
✓astagfirullah nda... kok bisa, mamah ke Cirebon ya
✓oh ya..? kamu dimana sekarang?
✓di RS Pademangan mah
✓oh.. yang di jakarta utara ya, mangga dua?
✓iya mah
✓yaudah mamah kesana ya sekarang, kamu mau dibawain apa?
✓gak usah mah, aku udah makan ko
✓yaudah mamah bawain camilan ya sama buah-buahan biar kamu cepat sehat
✓gak usah repot-repot mah
✓gak repot lah, masa buat menantu dan cucu repot, kamu sama siapa disana?
✓tadinya sama teman-teman mah, ramean, tapi sudah pulang ke Cirebon, tinggal temanku yang tinggal di Jakarta yang masih temenin aku, katanya baru mau pulang kalau mamah kesini
✓yaudah, kalau gitu mamah siap-siap terus kesana ya nda, kamu kirim pesan ke mamah kamarnya dimana atau nomor berapa ya
✓iya mah, hati-hati ya mah, bilangin papah nyetirnya pelan-pelan
✓iya sayang.. Assalamualaikum
✓walaikumsalam..
__ADS_1
"gimana?" tanya Raka
"mau kesini ko ka, langsung siap-siap terus on the way" jawabku
"Alhamdulillah... aku tinggal sholat Maghrib dulu gak apa-apa kan?" tanya Raka
"iya ka" jawabku
"tenang ka.. kan ada gua" ucap Dion
"nanti gantian aja"
"oke, titip ya... tinggal bentar ya nda" ucap Raka, kemudian berlalu meninggalkanku dan Dion berdua.
"nda.."
"hmmm"
"Al udah cerita detailnya ma gua pas lagi makan dikantin tadi sebelum pulang, gua turut berduka cita ya buat suami lu" ucap Dion yang duduk di kursi
"iya makasih ya Di.." ucapku
"jadi Vicky itu cinta pertama mu ya nda?" tanya Dion yang kubalas dengan anggukkan kepalaku mengiyakan
"mmm.. jadi saat kamu ditinggal Al, kamu sama Syaif.. terus cerai dan nikah sama Vicky" ucapnya, dan aku balas dengan anggukkan kepala kembali
"jadi saat Al berpaling dari lu dan nikah sama Hesty, terus Hesty meninggal, terus Al sempat ngelamar lu, tapi keduluan nikah sama Anna, itupun karena menggantikan mempelai pria yang tak datang" ucapnya yang kubalas dengan anggukkan kepala lagi
"lu nikah, cerai, nikah, meninggal, Al nikah, meninggal, nikah, calon cerai hahaha senasib emang"
"hus.. jangan sembarangan kalau ngomong" ucapku
"dan sekarang lu dituduh pelakor sama istri temen lu, yang padahal lakinya yang suka sama lu, lunya enggak" ucapnya
"maksudnya?" tanyaku yang tak mengerti apa yang Dion bicarakan
"iya.. bininya Juna cemburu si Juna suka lu padahal lu gak suka sama Juna"
"gak gitu kok, mana ada Juna suka gua Di.." ucapku mencoba memberitahu Dion
"Al udah cerita semua nda, dan lu sekarang lagi coba di comblangin sama siapa ya.... hmmm oh iya Nabil, tapi orangnya pas tau lu hamil malah kabur, padahal awalnya suka banget sama lu, hahaha dasar cowo gak berpendirian" ucapnya menggelengkan kepalanya
Jadi mas Nabil pergi saat tau aku hamil ya, tapi ya emang benar sih yang dia lakukan, mana ada yang mau sama janda yang sedang hamil.
"antara Al, Juna.. siapa yang lu suka?"
"hah..? apa?"
"Al itu gua kenal banget nda, keliatan banget dia masih punya perasaan sama lu, dan juga Juna... paniknya dia dan overprotektif nya dia ke lu juga udah kuat ngebuktiin kalau dia suka ma lu"
"gak usah bikin kesimpulan dengan analisa yang tidak bertanggung jawab gitu dong Di.."
"tapi iya nda.. lu juga pasti bisa rasain kan?... mereka itu bisa kaya gitu ke lu karena rumah tangga mereka gak baik, sosok istri yang mereka inginkan itu gak ada di istri mereka, adanya di elu nda, ya mungkin selera mereka tentang istri yang baik itu sama, jadi mereka suka sama lu"
"Di.. please ya, kalau punya analisa yang gak objektif kaya gitu gak usah libatin gua buat diskusi dong, pusing gua"
"tapi menurut gua yang paling baik itu Raka nda, sosok pria baik hati, tulus dan apa adanya tapi tajir.. orangnya tenang.. diem.. kalau marah juga bisa memposisikan diri, gua aja yang cowo suka ma dia"
"yaudah nanti gua sampein kalau lu suka ma Raka"
"ya gak suka yang begitu nda...isshhh"
__ADS_1
Tok tok tok... Suara pintu berbunyi, tampak seseorang membuka pintunya dan masuk kedalam.
"Ririn...." sapaku