
Setelah selesai mendengarkan kata sambutan mereka saling berbincang sambil menyerubut minuman dan makanan yang sudah tersedia di atas meja.
Yang lebih mengejutkan lagi terlihat Mia hadir di sana, bersama beberapa teman wanitanya, beberapa kali Cyka tak sengaja menangkap lirikan mata wanita itu tertuju pada Fakhri, yang awalnya mungkin hanya kebetulan, tapi sebuah kebetulan tidak mungkin terjadi hingga berulang-ulang kan ?
Cyka memberanikan diri menggoda Fakhri.
" Fakhri, apa saat ini kau sedang berkencan dengan seseorang ?", tanya Cyka.
" Huh ! seseorang maksud kamu siapa ?", tanya Fakhri bingung.
" Seorang gadis yang pasti bukan pria", celetuk Cyka.
" Oh ya, benarkah ?", timpal Risky.
" Kenapa tiba-tiba bertanya, jangan aneh-aneh deh, gue gak suka ya yang namanya kencan buta ", tolak Fakhri asal tebak.
" Siapa juga yang ngebahas tentang kencan buta, ngaco kamu ", celetuk Cyka.
" Nah terus kenapa tiba-tiba nanyak !", ucap Fakhri.
" Ya penasaran aja, soalnya dari tadi ada yang mengusik mata ku", ucap Cyka.
" Siapa ?", tanya Risky yang langsung tanggap.
__ADS_1
" Em.. kalau orangnya bilang gak itu artinya aku salah, jadi kita lupain aja mas ", ucap Cyka.
" Yakin.. ?", tanya Risky lagi penasaran.
" Hmm.. ", jawab Cyka singkat seraya sekali lagi melirik ke arah Mia, dan hasilnya masih sama wanita itu masih tetap menatap Fakhri, tapi si pemilik wajah tak menyadari itu.
Apa pun arti dari tatapan wanita itu Cyka tak ingin ambil pusing lagi, toh si pemilik badan sudah mengatakan tidak sih.
********
Hingga tiba saatnya untuk melempar bunga, tidak sedikit para cewek yang masih belum menikah berbaris atri ingin mendapatkan bunganya.
Risky menyenggol Cyka dan berbisik.
" Apa kau ingin aku menikah lagi kalau dapat bungabya ?", tanya Cyka balik
" Kau boleh menikah ber-ulang-ulang, tapi pengantin prianya hanya boleh satu, yaitu diriku ", ucap Risky percaya diri, seraya mengedipkan sebelah matanya.
Kemesraannya tak memiliki batas kadaluarsa, sampai setua apa pun usia tak menjadi halangan bagi pasangan ini selalu mesra dan saling mencintai.
Mia ! Batin Fakhri.
Akhirnya dia menyadari keberadaan wanita itu, begitu dia berada di atas podium berbaur dengan wanita lainnya. Mia terlihat begitu antusias deangan ajang lempar bunga tersebut, yang berharap bungan itu akan jatuh di tangannya.
__ADS_1
1.. 2.. 3..
Sett..
Bunga terlempar, semua orang melompat dari satu tangan ke tangan yang lain yang pada akhirnya bungan melayang ke bawah podium dan berakhir di tangan Fakhri. Semua orang terkejut begitupun Fakhri, semua orang mulai bersorak dan bertepuk tangan.
Cyka, Risky dan Zion dan kedua anak mereka malah tertawa antusias, Mia menatap Fakhri kesal yang ternyata gelagat itu di perhatikan oleh Fakhri. Saat Mia hendak beranjak turun dari podium Fakhri malah menghentikan langkahnya dengan berdiri tepat di depannya.
Fakhri berlutut di hadapan Mia dengan Romantis, seketika mata semua orang melebar, Cyka bahkan menutup mulutnya yang terbuka dengan kedua telapak tangannya.
" Kau pernah berkata padaku setahun yang lalu, bahwa kau juga merupakan seorang wanita, yang ingin mendaparkan lamaran yang romantis dan selayaknya, ini adalah lamaranku yang ke 3 kalinya ", Ucap Fakhri.
" 3 kali ?", gumam Cyka.
" Mia Halen... maukah kau menikahiku ? menjadi istriku, dan menjadi anak-anakku ?", tanya Fakhri dengan sopan, Mia tertegun dia tidak menyangka Fakhri akan melakukan itu padanya di hadapan orang banyak, sedangkan dia berpikir selama ini laki-laki itu tidak pernah serius dan hanya bermain-main mengatakan ingin menikahinya.
" Satu pertanyaanku ? apa kau mencintaiku ?", tanya Mia.
" Tidak bisakah kita mulai menumbuhkan perasaan itu setelah kita menikah ? jika cinta yang di anggap seperti rasa nyaman dan rasa takut dan kesal, maka aku akan memberi tahumu, benar aku mulai merasa nyaman di dekatmu dan benar aku mulai merasa takut tidak bisa bertemu lagi denganmu dan benar juga, aku mulai kesal saat menyadari aku tidak memiliki kontakmu sehingga aku tidak bisa menghubungimu, apa ini cukup ?", Tanya Fakhri, yang menimbulkan senyuman lebar di wajah Mia.
" Jadi jawabanmu... Will you marry me ?", Tanya Fakhri lagi.
Cukup lama Mia terdiam dan akhirnya dia pun menganggul pelan, " Yes.. I will ", jawab Mia.
__ADS_1
Dan semua orang pun mulai bersorak, cukup banyak kejutan di hari ini, sepertinya pasangan pengantin kali ini sangat di berkati oleh tuhan. Mereka memberikan banyak energi positip, terdapat begitu banyak cinta yang tercurah malam ini.