
" Tidurlah jangan pikirkan apa pun."
Saat risky ingin beranjak meninggalkan cyka langakhnya terhenti saat cyka tiba tiba memeluknya dari belakang.
" Jangan pergi, hikk hikk, jangan tinggalin aku mas, aku nggak mau sendiri." Risky berbalik memeluk cyka.
" Mas nggak akan kemana mana, Mas akan selalu ada buat kamu, hari ini dan sampai kapan pu. Jadi tidurlah." Keduanya berbaring di tempat tidur sambil berpelukan, risky mengecup kening cyka dan menunggu sampai cyka benar benar merasa tenang.
" Mas..!?" panggil cyka
" Heem..."
" Sejak kapan mas tau tentang dia, aku yakin mas udah kenal dia kan, saat aku dengar ucapan mas sama dia tadi aku mulai sadar kalau mas benar benar tau tentang masa lalu kami." Ujar Cyka.
" Kita bisa bicarain itu lain kali aja saat kamu udah baik baik aja."
Risky merasa belum saat nya memberi tahu cyka yang sebenarnya.
" Aku baik baik aja kok mas, jadi nggak masalah kasih tau aja." kekeh cyka yang tetap ingin tau.
" Mas baru tau tentang dia saat kamu tiba tiba histeris di restoran kemarin, aku mencari tau alasan kenapa kamu tiba tiba jadi kayak gitu, sejak itu mas tau segalanya."
" Hmm, bahkan tentang diriku?" Tanya Cyka.
" Iya, bahkan tentang dirimu." Jawab Risky.
" Mas nggak masalah tentang itu, walau mas tau seburuk apa masa laluku, bahkan tentang keluargaku?"
Hikk hikk tangisan cyka melai tak terbendung lagi, hatinya selalu terasa perih jika sudah mengingat masa lalu dan keluarganya.
__ADS_1
" Sejak awal aku melihat mu malam itu, pethatian ku sudah tak dapat teralihkan, selama 6 tahun ini aku berpikir sudah melupakan mu, tapi aku malah ingin mengurus bisnis keluargaku disini, alasannya karena aku berharap bisa bertemu lagi dengan mu."
" Jujur sejak awal aku juga udah tau apa yang terjadi sama kamu walau tidak tau keseluruhan ceritanya, jadi buat mas selama itu adalah kamu buat mas nggak masalah."
Hikk hikk
Mendengar ucapan risky hati cyka seakan terasa sejuk dan tentram, dia tidak menyangka akan ada seseorang yang menerimanya dengan masa lalu nya yang kelam.
Seperti mimpi risky bisa hadir dalam hidupnya. keduanya akhirnya tertidur sampai pagi sambil berpelukan.
Caat cyka membuka matanya perlahan dia melihat risky yg sudah bangun dan sedang memandanginya.
" Selamat pagi sayang.." sapa risky sambil memperlihatkan senyuman di bibirnya. Cyka menarik selimut untuk menutupi wajahnya karena merasa sangat malu, mengingat kalau dia tidur bersamanya.
" Ayo bangun cyka, apa kau masih ingin tidur lagi dipelukanku." goda risky.
" Aku akan bangun sekarang."
" Mau mandi bersama sayang." goda risky dengan suara sedikit berteriak.
" Mas.." teriak cyka.
Cyka merendamkan tubuhnya ke dalam bet uup, dan mulai mengingat semua ucapan risky semalam.
" Apa aku berhak atas rasa cinta nya, apa aku pantas mencintainya, apa aku akan menjadi wanita yang egois jika aku menginginkan cintanya. ,,
Selaseai mandi cyka keluar hanya menggunakan handuk, cyka tidak punya pakaian ganti jadi dia berencana ingin meminjam pakaian risky, tapi saat dia berdiri di dapan kamar mandi cyka melihat di atas tempat tidur sudah ada sebuah pakaian ganti.
Cyka melihat ke sekitar ruangan tapi tisky tidak terlihat, cyka berpikir mungkin risky sedang keluar.
__ADS_1
Cyka berjalan mendekati tempat tidur, dia terkejut saat melihat di atas kasur semuanya yang di butuhkan nya sudah teraedia di sana.
" Apa ini, bagaimana dia bisa menyiapkan semua ini, wuah ini sangat memalukan."
" Terserahlah yang jelas aku punya baju ganti."
Cyka langsung bergegas memakai pakian nya satu persatu karena berpikir risky tidak ada cyka melakukannya di dalam kamar dan bukan di kamar mandi.
Saat cyka berusaha menarik lesreting baju nya tiba tiba risky masuk, dan membuat cyka terkejut dengan cepat cyka membalik badannya, yang sebelumnya membelakangi risky jadi menghadap risky.
" Mas lagi ngapain di sini?" tanya cyka terbata bata.
" Cyka, kamu lupa kalau ini adalah kamarku."
Risky berjalan mendekati cyka dan cyka malah perlahan mundur hingga dia menabrak tepi tempat tidur dengan cepat risky menangkapnya.
Mata cyka melebar, saat ini salah satu tangan risky sudah melingkar di pinggangnya, wajah keduanya sangat dekat.
" Apa yang mas lakukan?"
" Menurutmu?"
" Lepaskan aku mas."
Risky malah semakin mendekatkan wajahnya dan sontak cyka malah menutup matanya, risky tersenyum dan malah memasangkan resreting bajunya yang masih terbuka.
Karena menyadari itu cyka akhirnya membuka matanya, dan menatap risky kesal. risky mendekatkan mulutnya ketelinga cyka dan berbisik.
" Apa yang sedang kamu pikirkan sayang..?"
__ADS_1
Cyka langsung mendorong risky hingga pegangannya terlepas.
" Usil banget cih kamu mas." cyka terlihat kesal dan cemberut.