Ku Hanya Ingin Dicintai

Ku Hanya Ingin Dicintai
Ku menemukan mu


__ADS_3

Selamat membaca, jangan lupa vote, like+komennya ya semuanya. Salam kasih dari Author yang imut imut kayak marmut. 😅😅😅


❄❄❄❄❄ Sesungguhnya untuk bisa menciptakan hubungan yang romantis bukan hanya menggunakan kata kata yang indah tetapi juga dengan perlakuan indah di waktu yang tepat. ❄❄❄❄❄


Disisi lain risky melihat jam di tangannya dia menyadari sudah saat nya untuk makan siang, dia sampai lupa waktu.


risky berdiri dan bermaksud bergegas untuk mengajak cyka makan siang, saat dia mengingat ucapan cyka semalam menghentikan langkah nya.


"mungkin belum saat nya buat aku ngajak dia makan siang...." gumam nya.


"aku akan kasih dia waktu sampe dia merasa lebih tenang....." risky kembali duduk.


walau begitu pikirannya hanya tertuju pada cyka.


" apa semalam dia baik baik aja....!"


" apa dirumah dia mulai nangis lagi....!"


karena merasa sangat tidak tenang dia akhirnya keluar, sampai di luar dia berpikir lagi cyka mungkin saja sudah pergi makan siang, lagi pula waktu makan siang udah hampir habis.


karena tidak yakin risky pun akhirnya kembali ke ruangannya. karena merasa sangat gerah dia pun memutuskan untuk mandi.


disisi lain cyka masih menunggu bahkan sampe waktu makan habis, dan akhirnya cyka tidak makan siang hari ini, semua orang sudah kembali keruangan dan mulai melanjutkan pekerjaan mereka.


*****


Zion kembali keruangan Risky dia tidak melihat Risky di mejanya, lalu Zion mendengar suara shower di kamar mandi dan dia yakin kalau Risky sedang mandi. Selesai mandi rRsky keluar dan melihat Zion sedang menuggunya.


" Kamu udah balik." tanya Risky


" Kamu udah makan siang!" tanya Zion balik tanpa menjawab pertanyaan Risky. "Cepet banget baliknya, bahkan kamu udah sempet mandi." Tambah Zion.


" Aku belum makan." jawab Risky singkat.

__ADS_1


" Terus Cyka?" Tanya Zion.


" Ada apa dengan dia? Dia pasti udah makan sama kariawan lain." ujar Risky datar.


" Kamu yakin, tadi waktu di lobi aku gak ngeliat dia bareng kariawan yang sering sama dia, cuma mereka aja yang ada, jadi bisa aja dia belum makan karna nuggu kamu." jelas Zion.


Mendengar ucapan Zion, dia jadi berpikir mungkin aja yang di bilang Zion ada benernya. Dia langsung bergegas pergi meninggalkan Zion menuju ruangan kerja Cyka.


Cyka sedang asik dengan komputernya tiba tiba dia terkejut saat melihat Risky sedang berdiri di sampingnya, Cyka mendongak ke atas dan melihat Risky terlihat sedikit kesal.


Cyka cepat cepat berdiri," apa yg bapa...." Belum selesai Cyka bicara Risky sudah meraih lengan Cyka dan menarik nya keluar. Cyka hanya bisa mengikutinya dengan perasaan yang bingung.


" Pak.. saya akan ikut dengan bapak, jadi bapak tidak perlu menarik tangan saya." ucap Cyka yang sudah merasakan sakit di pergelangan tanganya.


Risky menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Cyka.


" Katakan dengan jujur, apa kamu sudah makan siang?" tanya Risky, dan Cyka menggelengkan kepalanya.


" Kenapa belum?" tanya risky lagi.


Risky menghembuskan napasnya dengan kasar, dia meraih langan Cyka lagi tanpa memperdulikan pandangan orang lain sampai ke bawah pun Risky tetap menggandeng tangan Cyka, hingga semua orang memperhatikan mereka berdua. Biar bagaimana pun Risky adalah seorang CEO jadi banyak orang yang tertarik dengan kehidupan pribadi nya.


Walau Cyka berusaha melepaskan tangan nya dari genggaman Risky tetap tidak berhasil, Cyka yang mulai merasa tidak nyaman dengan tatapan semua orang akhirnya menundukkan kepalanya sambil menutup wajahnya dengan salah satu tangan nya.


Risky langsung membawa Cyka ke parkiran dan menyuruh Cyka masuk kexalam mobil, setelah masuk Risky langsug melajukan mobilnya.


di dalam mobil Risky tidak mengatakan apa pun, entah kenapa dia terlihat sangat kesal. karena itu Cyka juga jadi takut untuk bicara.


Sepuluh menit kemudian mereka tiba di sebuah restoran yang letaknya tidak jauh dari hotel. Mereka segera masuk dan duduk di sebuah meja, Risky langsung memanggil seorang pelayan.


" Anda ingin pesan apa tuan?" tanya pelayan.


" Bawakan saja makana utama di restoran ini untuk dua porsi dan kalau bisa secepatnya." Titah Risky.

__ADS_1


" Baik tuan."


Cyka menatap Risky dengan penuh tanda tanya, dia merasa bingung dengan sikap Risky yg begitu perduli padanya, bahkan sampai sampai tidak perduli dengan orang sekitarnya.


Dalam pikiran Cyka, apa Risky melakukan ini karena benar benar menyukainya, atau hanya ingin bermain main dengan nya, dia mulai meragukan hati dan pikirannya.


" Jangan menatap ku seperti itu, aku mungkin akan salah paham..." kata Risky sambil akhirnya membalas tatapan Cyka


" Salah paham yang seperti apa?" tanya Cyka.


" Berpikir mungkin kamu sudah mulai jatuh cinta padaku." ujar Risky dengan wajah datar.


" Benarkah, seperti itu menurut bapak arti dari tatapanku!""


" Kalau bukan, lalu apa artinya?" tanya Risky


" Saya hanya sedang berpikir, apa bapak adalah orang yang saya cari selama ini, apa bapak orang yang sama dengan hari itu." ujar Cyka


" Bagaimana aku bisa hampir lupa dengan alasan ku bekerja di sini, hotel yang sama, aroma yang sama, kenapa aku bisa mengabaikan kenyataan itu." kata Cyka membingungkan Risky.


" Apa maksud dari ucapan mu?" tanya Risky.


" 6 tahun yang lalu, aku tiba tiba berada di hotel itu di dalam sebuah kamar, dengan jarum inpus yang masih terpasang di tangan ku dan selembar cek senilai 10 juta rupiah." jelasnya panjang lebar. Mendengar ucapan Cyka mata Risky sedikit melebar, dia terkejut bagaimana Cyka bisa tau soal itu.


" Apa bapak merasa kasihan pada saya, karena itu juga selama ini bapak bersikap baik padaku?" Tanya Cyka seakan iya sudah yakin kalau sosok yang membantunya malam itu adalah Risky.


" Kenapa pak ! apa saya semenyedihkan itu, apa yang bapak ingin kan dari saya, bapak ingin saya membalas bapak dengan apa, karena bapak sudah menyelamatkan saya hari itu...." Tanya Cyka lagi penuh curiga.


.


.


.

__ADS_1


.


Terimakasih, jangan lupa vote, like ,komennya ya kakak cantik. 😘😘😘😘


__ADS_2