Ku Hanya Ingin Dicintai

Ku Hanya Ingin Dicintai
Kehamilan Cyka.


__ADS_3

Risky menggenggam erat tangan istrinya yang masih terbaring di atas ranjang perawatan rumah sakit itu.


" Mas... !", Sontak Risky berdiri.


" Sayang ! kamu baik-baik saja ?". Risky terlihat begitu khawatit.


" Richa... dimana putri kita mas ?", Cyka tersenyum, dia merasa sangat bersyukur melihat istrinya itu baik-baik saja.


" Tuan putri kita baik-baik aja sayang, saat ini Zion sedang menjaganya di luar ".


Saat terjadi kecelakaan, kedua anak itu di lindungi oleh Mia, entah apa yang membuat hati wanita itu jadi berubah, sebelum kecalakaan Mia berpindah ke kursi penumpang dan mencoba menenangkan kedua anak itu dari rasa takutnya.


Saat pintu mobil di buka terlihat Mia memeluk kedua anak itu dengan erat.Yang terburuk keadaannya adalah Riana yang sampai harus menjalani operasi. Sedangkan Mia hanya di rawat di UGD.


" Bawa Richa padaku mas ". Ucap Cyka yang sudah tak sabar ingin melihat putri tercintanya dan memeluknya.


" Baik sayang ". Sebelum Risky berdiri Zion sudah datang bersama Fakhri dan Richa di dekapannya.


" Mami...", Anak kecil itu langsung mengulurkan kedua tangannya ingin di raih oleh sang ibu.


" Kemarilah sayang", Cyka langsung menciumi pipi putrinya itu berulang-ulang. Cyka mengelus bagian kening putrinya yang di perban, " Apa ini terasa sakit sayang mami ?". Richa mengangguk-angguk. Risky pun memeluk kedua orang tercintanya itu, dan mencium kening keduanya bergantian.


" Rehan baik-baik aja mas ?", Cyka menatap Rehan yang sedang di gendong oleh Zion.


" Syukurnya mereka baik-baik aja, ini semua karena tindakan Mia ", Cyka menatap Risky bingung.


" Oh.. katanya dia melindungi mereka berdua ". Ucap Risky memberi penjelasan.

__ADS_1


" Aku juga tidak menyangka di saat-saat terakhir wanita ini bisa berubah jadi layaknya manusia", Celeletuk Fakhri seraya memperlihatkan senyum tipis di bibirnya.


" Trus keadaan Riana gimana mas... ?", Tanya Cyka pada Zion. Seketika mimik wajah Zion langsung berubah jadi murung.


" Operasinya berjalan lancar, kita hanya perlu menunggunya sadar saja ".


" Apa polisi masih di depan ruangannya ?".


" Jangan pikirkan itu sayang, yang terpenting saat ini adalah kesehatanmu dan putri kita ", ujar Risky yang juga menutupi kekecewaannya dengan senyum palsu.


" Tapi mas... ",


" Selamat siang nyonya Cyka...", Tiba-tiba dokter menghapiri mereka. Semua orang pon seketika menatap dokter tersebut bersamaan.


" Siang dokter ", Jawab Cyka sopan.


" Em... aku merasa lebih baik dokter, tapi dok ?",


" Ada apa ! apa ada masalah ? apa ada yang terasa sakit di bagian tertentu ?", Tanya dokter antusias.


" Bukan dok, tidak ada yang seperti itu".


" Lalu ada keluhan lain ?", tanya Dokter kembali.


" Sesaat aku merasakan perasaan yang tidak asing, ini mungkin hanya perasaanku saja atau akibat stres ",


" Bicaralah ",

__ADS_1


" Sebelumnya aku merasakan sakit di perut bagian bawak, dan rasa itu juga pernah kurasakan saat aku mengandung putriku, Apa mungkin....!?",


" Anda benar nyonya, saat ini anda sedang mengandung ", Mata Cyka melebar begitu pun Risky dan yang lainnya.


" Apa, apa yang baru saja dokter katakan ?". Tanya Risky memastikan.


" Dia bilang aku hamil mas...", Cyka menatap Risky dengan senyum lebar.


" Ini benar kan sayang ? aku tidak salah dengar kan ?", Cyka mengangguk-angguk.


" Hmm... Itu yang dokter katakan mas... ", Risky langsung memeluknya dan mulai menciuminya di bagian pipi dan kening tanpa perduli orang di sekitarnya.


" Gue tau lo lagi seneng bro, tapi lihat tempat juga donk Kiy", Celetuk Zion seraya menendang betisnya.


Fakhri dan juga dokter tersebut hanya bisa tertawa ringan melihat tingkah sepasang suami itu.


" Rinca dengar, mami sedang hamil sayang, disini ada adik kamu nak, Richa dan Rehan akan punya teman bermain lagi ", Ucap Risky yang terlihat begitu bahagia.


" Berapa usia kandungan istriku dokter ?".


" Em dari hasil yang di dapat, usianya sudah jalan 3 minggu, Ini masih terbilang awal, jadi tolong jaga istri dan bayi anda dengan baik tuan ", Ujar dokter tersebut sebelum ia pergi meninggalkan mereka.


Selain berita duka di hari yang sama mereka juga mendapat kabar yang baik. Seperti yang sering di katakan di setiap musibah pasti akan ada hikmahnya, rasa takut itu di tutupi dengan krbahagiaan yang di dapatkan saat itu juga.


*******


Beberapa hari telah berlalu, Cyka terus berusaha melupakan kejadian mengerikan yang dialaminya beberapa harinyang lalu, walau setiap malam ia masih terus memimpikan kejadian tersebut, namun di depan semua orang Cyka terus berusaha terlihat baik-baik saja.

__ADS_1


Namun Risky bukan seseorang yang bisa ia bohongi. Risky beberapa hari ini terus berada di rumah menemaninya, dia menyerahkan urusan kantor pada Zion.


__ADS_2