Ku Hanya Ingin Dicintai

Ku Hanya Ingin Dicintai
Jebakan Mia dan Keluarganya.


__ADS_3

" Cyka ! kau masih mendengarkanku ?" panggil Risky dari balik telepon karena tak mendapat respon dari sang istri.


" Iya mas, aku denger kok, oh ya mas! keadaan mama kamu gimana, apa beliau baik-baik saja ?" kata Cyka mengalihkan pembahasan


" Hemm, mama baik-baik aja, jadi kamu nggak perlu khawatir, besok aka akan segara kembali. "


' Apa kau sedang mencoba menahan dirimu Cyka, aku malah berharap kau bilang kalau kau menginginkanku saat ini aku pasti akan sangat senang, tapi kau bukan lah seseorang yang egois ' Batin Risky


Selesai berbicara di telpon Risky menghubungi pihak hotel dan meminta mereka mengantarkan makanan ke kamarnya.


Sepuluh menit kemudian seorang pelayan masuk mengantarkan makanan dan sebotol anggur.


Saat pelayan ingin keluar ia menahannya.


" Apa saya memesan minuman itu ?" tanya Risky pada pelayan sambil menunjuk botol anggur tersebut.


" Maaf tuan, menejer hotel yang memintanya untuk di persiapkan untuk tuan, jika anda tidak menginginkannya, saya akan membawanya kembali. " kata pelayan itu.


" Bawalah keluar, saya tidak membutuhkannya. " Tegas Risky.


Selain pintar, tampan, dan juga sukses Risky juga tidak suka minum maupun menghisap rokok. Setiap ada pertemuan penting ia selalu menghindari minuman yang beralkohol, karena dia tidak menyukainya.


Selasai menyantap makanannya Risky merasa matanya sangat berat, Rasa kantuk yang begitu parah, bahkan pandangannya menjadi berkunang-kunang.

__ADS_1


Ia berusaha keras untuk bisa naik ke tempat tidur, hanya dalam hitungan detik ia sudah tertidur lelap.


Saat pagi tiba, Risky terjaga, ia mengucek ucek matanya, saat ia sudah benar-benar tersadar, ia melihat bajunya sudah terlepas.


Ia menoleh ke samping dan mendapati Mia berada di sampingnya, tubuhnya di tutupi selimut namun bisa ditebak wanita itu pasti tidak mengenakan pakaian, terlihat jelas dari pundaknya yang terbuka.


Risky mengacak-acak rambutnya, napasnya sudah tak beraturan, ia yakin benar kalau wanita itu sudah menjebaknya semalam, dengan memberinya obat tidur.


Risky turun dari tempat tidur dan menuju kamar mandi. Ia keluar memakai jubah mandi lalu duduk di sofa, ia menatap wanita yang sedang berbaring di atas ranjangnya dengat tatapan mematikan.


" Mau sampai kapan kau akan terus berpura-pura tidur seperti itu ?" kata Risky. namun tak di respon oleh Mia.


Dia tersenyum sinis.


Namun bukan rasa simpati yang di perlihatkan Risky melainkan wajah jijik dan mengejek wanita itu.


" Jadi, kata kan padaku ! Sandiwara apa yang ingin kau lakukan sekarang ? " Nada bicara Risky begitu dingin dan sinis.


" Apa maksud kamu kiy ! " kata Mia dengan wajah melas layaknya seorang korban.


Risky tertawa terbahak-bahak, ia merasa semakin jijik dengan tingkah wanita itu.


" Kau tau apa yg membedakan dirimu dengan istriku ? Walau dia hidup sederhana tanpa kekayan sepertimu namun dia tak pernah sekalipun berusaha mendapatkan seseorang seperti cara murahanmu ini. " Celetuk Risky.

__ADS_1


" Jadi maksudmu, yang terjadi pada kita semalam adalah ulahku, bagaima....." kata-kata Mia terhenti saat Risky berjalan mendekati tempat tidur lalu memperhatikan seprai.


" Semalam ! apa yang kau lakukan padaku ? tidak ada pria yang bisa b dengan seorang wanita jika dia tertidur lelap, apa kau kira aku sebodoh itu !" ujar Risky. Mia hanya bisa terdiam kaku.


Ia terlihat bingung karena sepertinya Risky tak masuk dalam jebakannya.


" Kalau pun itu terjadi, sepertinya ini bukan pertama kalinya untukmu, entah berapa banyak pria yang sudah kau jebak seperti ini untuk memenuhi hasratmu. "


Risky benar-benar tak memberi ampun mada Mia, ia sudah tak dapat berkutik lagi.


" Keluar, dan jangan pernah menampakkan wajahmu di hadapanku lagi." ucap Risky. Mia memakai baju nya kembali, sedangkan Risky memalingkan wajahnya, Ia bahkan tak tertarik melihat wanita itu.


Sebelum Mia keluar tiba-tiba langkahnya terhenti.


" Apa kau pikir, karena kau menolakku begini kau tetap bisa hidup bersama wanita itu ?" kata Mia, risky berbalik menatap wanita itu, ia ingin mendengarnya melanjutkan kalimatnya.


" Kau perlu tau, kejadian hari ini adalah sepenuhnya perbuatan kedua orang tuamu, jadi terus lah berharap hidup wanita itu akan baik-baik saja, dan semoga saja kau bisa tetap melindunginya. " ujar Mia dengan nada sinis.


Risky memejamkan matanya. Ia mengepalkan tangannya dengan wajah yang sudah memerah, dan emosi yang sudah hampir meledak.


Risky kembali kerumah dengan emoso menggebu-gebu, ia menbanting pintu rumah orang tuanya, dan mendapati semua orang sedang berada di ruang utama.


" Apa kau sudah tidak waras ! " bentak papanya.

__ADS_1


" Apa semenjak mengenal wanita murahan itu kau berubah menjadi tidak waras?" tambah papanya.


__ADS_2