Ku Hanya Ingin Dicintai

Ku Hanya Ingin Dicintai
Kejutan


__ADS_3

Sore ini cyka menyelesaikan pekerjaannya dengan baik, semua orang sedang bersiap siap untuk pulang, Cyka masih tak bersemangat berkali kali dia mendesah.


" Ada apa sih cyka, lemes amat. " kata lirra sedikit berbisik.


" Nggak pa pa kok mbak. "


" Baru sehari nggak ketemu udah nggak bersemangat gitu. " Goda lirra.


" Ngomong apaan cih mbak. ?


" Pulang Yuk. " Ajak lirra.


" Mbak duluan aja aku masih ada urusan lain. " Dalih Cyka karena dia tau Zion pasti akan mengantarnya pulang.


Cyka keluar setelah kantor sudah sedikit sepi, dia tidak ingin melihat dirinya di antar jemput Zion, rasanya sangat canggung.


Setelah Zion mengantar Cyka sampai dirumah Zion langsung pergi meninggalkan cyka yang masih berdiri di depan pintu rumahnya.


Cyka menatap layar ponselnya nya, membuka pesan dari Risky, namun tak ada pesan baru darinya, ada rasa kecewa di hatinya.


Tok tok tok.


Cyka terkejut mendengar seseorang sedang mengetuk pintu rumahnya, saat dia melihat jam dindingnya sudah pukul 2 malam membuatnya merasa sangat takut.


" Cyka... buka pintunya. "


Mata cyka melebar saat dia menyadari suara itu adalah milik Risky. dengan cepat ia turun dari tempat tidur dan berlari untuk membukakan pintu.


" Mas, kamu.... " belum selesai Cyka bicara, gerakan cepat Risky sudah mengankat tubuhnya sampai ke ranjang. Dua ekor mata Risky menyelinap secara terang terangan memperhatikan Cyka yang menunjukkan kekesalan di mimik wajahnya.


" Ada apa? Cyka?" Tanya Risky.


" Apanya?" Cyka balik bertanya.


" Kenapa kau terlihat kesal, apa kau marah padaku?" Ujar Risky namun Cyka hanya terdiam. " Kamu tidak suka, karena aku menyentuhmu begini?" Lanjut Risky masih menunggu Cyka memberinya penjelasan dari arti tatapan tidak suka nya itu. Cyka menggeleng kepalanya.


" Lalu?"

__ADS_1


" Aku kesal karena mas, tidak memberiku kabar sama sekali. Aku kan khawatir mas." Jawab Cyka dengan sedikit memalingkan wajahnya.


" Maafkan aku Sayang. Kau tau kan selama di pesawat aku tidak bisa menggunakan ponselku. Maaf kalau aku membuatmu sampai khawatir." Ujar Risky sambil mencium lembut kening Cyka.


Risky berbaring di samping Cyka, ia merasa sangat lelah dan mengantuk, setelah lebih dari puluhan jam di dalam pesawat.


" Mas..!?"


" Hmm."


" Mas tidak pulang?" Tanya Cyka ragu. Risky membuka matanya menatap Cyka sendu, di tariknya Cyka kedalam dekapannya dan memeluknya dengan erat.


" Aku sangat lelah, Sayang. Biarkan aku tidur di sini saat ini." Seru Risky. Cyka menganggukan pelan kepalanya.


" Cyka!?" Cyka mendongakkan wajagnya keatas. " Ayo segera menikah, kalau bisa menikahlah denganku besok."


" Apa?" Cyka terkejut, "Apa maksud nya kita menikah besok. "


" Karena aku ingin bisa memelukmu seperti ini setiap saat "


" Lalu menurutmu apa lagi sayang ?."


" Lalu bagai mana dengan keluarga mas ! mereka setuju kita menikah ?"


Risky menatap cyka penuh arti, terlihat jelas di matanya kalau dia sedang menyembunyikan sesuatu dari cyka.


" Jawab aku dengan jujur mas, apa mereka setuju kita menikah ?."


" Dengerin aku cyka, dengan atau tanpa persetujuan mereka kita tetap akan menikah, aku mencintaimu, aku tidak ingin kehilangan dirimu, kita sudah melakukan hubungan itu, hanya tinggal menunggu waktu apa yang akan terjadi selanjutnya, lalu sampai kapan kita akan menunggu persetujuan mereka. !" Mendengar ucapan Risky membuatnya tak dapat berkata kata lagi.


" Dalam waktu satu minggu kita akan langsung menikah. " tegas Risky.


" Tolong percaya sama mas cyka, semuanya akan baik baik saja, aku janji. "


Risky memeluk cyka dengan erat, apa pun yang terjadi dia akan membuat cyka menjadi istrinya. tidak akan ada yang bisa memisahkan keduanya, seperti tersihir hati dan pikirannya hanya ada cyka saat ini, Dia begitu tergila gila padanya.


Di pagi harinya Cyka terjaga, dia memeriksa layar hpnya melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 6 pagi, cyka berusaha turun dari atas kasur tapi di hentikan Risky.

__ADS_1


" Apa yang kamu lakukan ?" tanya Risky


" Aku mau mandi " jawab cyka.


" Ini masih terlalu pagi, tidur lah 10 menit lagi. "


" Kalau begitu kamu tidurlah lagi biar aku mandi duluan. "


Tanpa aba aba Cyka sudah berada di dekapannya.


" Aku ingin memeluk mu seperti ini. "


Cyka tidak pernah bisa menolak ke inginan kekasihnya itu, hanya bisa menurutinya.


" Apa mas tau kalau disini tidak ada Air hangat untuk mandi. "


" Tidak masalah. " kata Risky


" Mas yakin. !"


" Em. "


" Aku juga harus membuat sarapan untuk kita. "


" Aku tidak sabar ingin mencobanya. "


" Jadi ayo kita bangun. "


Risky mendesah lalu menuruti ajakan Cyka, keduanya bangun lalu masuk kedalam kamar mandi. Karena kamar mandinya sangat sempit dan tak ada bet uup hanya ada sebuah sower jadi Cyka menyarankan untuk mandi bergantian.


" Mas bisa mandi lebih dulu atau aku yang duluan. " Risky menatap cyka yang sedang bersembunyi di balik pintu.


" Dan Airnya benar benar dingin. "


Risky menarik lengan cyka masuk ke dalam kamar mandi, lalu berbisik sebari memeluk Cyka.


" Kita bisa membuatnya lebih hangat. "

__ADS_1


__ADS_2