Ku Hanya Ingin Dicintai

Ku Hanya Ingin Dicintai
Kecelakaan.


__ADS_3

Cyka terus berjalan hingga kakinya melepuh di bawah terik mata hari yang begitu menyengat. Keringat dan air mata sudah membasahi sekujur tubuhnya.


' Jika kau hanya ingin menyakitiku seperti ini, saharusnya sejak awal kau tidak pernah menyelamatkanku, aku mengutuk pertemuanmu dengan ku. '


Brukkk


Sebuah mobil menabraknya dari belakang. Cyka sudah tepental ke aspal, darah berlumuran di wajahnya. Samar-samar ia mendengar teriakan.


Pandangannya tak terlalu jelas, namun ia bisa melihat seorang laki-laki mendekatinya. Tak jelas apa yang di katakan laki-laki itu.


' Mas....'


Hinga akhirnya kesadarannya mulai hilang.


🎶🎶🎶


Saat Cyka membuka matanya perlahan dan terlihat buram, seorang laki-laki duduk di sampingnya.


' Siapa,,,,, siapa disana. Mas,,,, apa itu kamu....'


Hingga akhirnya kesadarannya menghilang kembali.


******


Tiga bulan kemudian.


Tok tok tok.


Terdengar ketukan pintu dari luar kamar.


" Den, Aden.... bibi bawa makam siang nya, bibi boleh masuk ?" Tanya bi Ita dari luar kamar. Namun tak ada jawaban darinya.

__ADS_1


Bibi Ita mengambil inisiatif untuk langsung masuk.


Klek.


Pintu terbuka.


Terlihat Risky sedang terduduk di sudut tempat tidur.


" Aden, ini makanannya. " kata bi Ita sembari meletakkan nampan yang dibawanya.


Bi Ita merasa sangat prihatin pada kondisi majikannya itu. Selama 3 bulan terakhir ia seakan kehilangan semangat hidupnya.


" Aden harus makan, agar bisa mencari non Cyka. Jika Aden sampai jatuh sakit maka Aden tidak akan bisa menemukannya. " bujuk bi Ita pada sang majikan.


" Bagaimana jika aku tidak bisa menemukannha lagi Bi ?" Risky mengankat wajahnya menatap bi Ita dengan wajah yang sudah sangat lelah.


" Sudah 3 bulan, saya tetap tidak bisa menemukannya, sebanyak apa pun saya mengerahkan orang untuk mencari keberadaannya namun tetap tidak ada hasilnya. Bagai mana jika terjadi sesuatu padanya apa yang harus aku lakukan ?" Ujarnya Hingga membuat bi Ita jadi menangis.


" Aden tidak boleh bicara begitu, jangan pesimis, bibi yakin Nona Cyka pasti baik-baik saja, tidak akan ada hal buruk yang terjadi padanya, percayalah den. " hibur bi Ita agar sang majikan tidak pernah putus asa.


" Gue jemput lo sekarang. " ucapnya di balik telepon.


" Ok. " Jawab Zion.


Dengan kecepatan penuh ia melajukan mobilnya, hingga akhirnya dengan cepat ia sudah berada di depan Apartemen Zion.


Ting tong.


Risky menekan tombol ...... tak lama kemudian pintu pun terbuka.


" Masuk lah " Ajak Zion.

__ADS_1


Risky masuk kedalam lalu di ikuti oleh Zion. Ia langsung duduk di sofa.


" Lalu apa kau menemukan sesuatu ?" tanyanya tanpa menatap lawan bicaranya.


Zion memgelengkan kepalanya.


" Sory Kiy, masih belum ada perkembangan apa pun." jelas Zion.


Brakkk!?


Risky meninju meja di depannya.


" Apa yang di lakukan orang-orang tidak bergina itu ? kau tau sudah berapa lama ini, tiga bulan, aku belum juga menemukannya Zion. " Bentaknya yang sudah hilang kendali.


" Aku tau Kiy, tapi lo juga tau kita semua juga sudah melakukan segala cara untuk mencarinya. Tapi...."


" Gue nggak mau tau, entah harus mencari ke penjuru mana pun mereka harus menemukannya. " titah nya dengan tatapan berapi-api.


Zion menghela napas.


Brukkk!?


" Ini " kata Zion, ia meletakkan sebuah map coklat di atas meja.


" Apa ini?" Tanya Risky sembari mengambil map tersebut.


" Itu laporan gue dapet kemarin, seorang tetangga di seberang kediamman keluarga Cyka mengatakan padaku bahwa di hari dia pergi Cyka pergi kesana. " jelas Zion.


Dengan cepat Risky mengeluarkan isi amplop itu dan melihat selembar poto. Itu adalah gambar yang di ambil dari rekaman cctv.


Terlihat Cyka sedang menangis terduduk di lantai sambil mendekap dadanya.

__ADS_1


Seketika Risky merasa dadanya sangat sesak lalu memukuli dadanya. Hingga tangisannya terdengar.


" Temukan dia Zion, temukam istriku, Dia pasti ada di suatu tempat dan sedang menungguku untuk menjemputnya, Yon. Kita harus aegera menemukannya. Hmm!?" ucapnya sambil menggenggan lengan sahabatnya itu.


__ADS_2