
Di rapat dereksi Risky memenagkan argumennya, dengan ancaman kecil Risky menang melawan papanya, Risky tetap mendapatkan haknya dan muali hidup normal bersama istri dan anaknya.
Riana harus meninggalkan negara ini dengan terpaksa, walau Rehan mungkin akan merasa sedih kehilangan ibunya tapi itu lebih baik dari pada menjadikannya seorang putra dari kriminal.
Risky dan Cyka berjanji pada diri mereka akan memberikan kasih sayang dan perhatian pada Rehan sama seperti pada Richa. Kekecewaannya pada sang istri Zion hanya bisa menundukkan kepalanya pada Cyka dan memohon maaf pada Cyka atas kesalahan istrinya.
*******
2 Tahun kemudian.
Di sebuah mall kota, Cyka dan Risky membawa anak-anaknya untuk bermain di hari libur.
" Richa habiskan dulu makananmu sayang, baru main lagi", panggil Cyka.
" Ayo Rehan kita ke tempat mami, kita harus habiskan makananya atau mami akan mengamuk nanti ", Ajak Risku.
" Oke... ", jawab kedua anak itu yang langsung berlari.
" jangan lari-lari, kalian bisa jatuh, mas tolong dong awasi anak-anak kamu ", omel Cyka.
" Ahh, apa yang bisa ku lakukan sayang, tidak ada yang bisa mengimbangi kelincahan anak-anakmu itu ", keluh Risky.
" Berikan Riyan padaku ", ucap Cyka.
" Berhentilah mengomeli anak-anak, mereka itu masih dalam masa pertumbuhan, akan sangat baik jika mereka semakin lincah, itu artinya mereka cerdas ", ujar Risky.
" Mami kaka mau pizza ", rengek Richa.
" Babang juga, pizza pizza ", timpal Rehan, kedua anak itu memukul-mukul meja.
" Papi akan memberi kaka sepotong dan untuk babang sepotong ", Risky meletakkan potongan pizza di piring kecil yang di sediakan.
" Hore, pizza pizza, hore...", kedua anak itu kegirangan begitu mendapatkan pizza kesukaannya.
__ADS_1
Risky dan Cyka tertawa melihat kebahagiaan di wajah anak-anak itu.
" Apa semuanya terkendali ?", tanya Zion tiba-tiba datang.
" Papa.... ", panggil Rehan yang langsung melompat ke pelukan papanya itu.
" Richa juga mau peluk papa Zion ", Regek Richa.
" Oke, papa akan memeluk kedua anak papa", ucap Zion yang langsung mendekap keduanya.
" Seperti yang kau lihat, mereka semakin manja saja ", jelas Risky.
" Sudah jangan ganggu papa Zion lagi, kembali ke tempat duduk dan lanjutkan makanya ", titah Cyka.
" Halo jagoan Kecil, dia semakin hari semakin tampan saja ", ucap zion.
" Babang juga tampan kok pa ", ucap Rehan.
Ahahahaha.... ketiga orang dewasa itu pun tertawa melihat tingkah kocak anak-anak mereka itu.
" Apa yang kau katakan sayang, bagi seorang gadis itu sebut cantik sayang ", jelas Risky.
" Cantik ? seperti mami ? papi selalu bilang mami cantik sebelum menciumnya kan ?", Ucap Richa polos.
Cyka menyingkut Risky dan Zion hanya tertawa ringan dan Risky tersrnyum pada istrinya itu.
" Aku rasa kalian bisa mengurangi tindakan mesum kalian di depan anak-anak bro", ujar Zion.
" Pak Risky...!", Semua orang menoleh ke arah suara.
" Fakhri... ", Ucap Cyka terkejut.
" Hi, apa kabar pak Fakhri !", tanya Risky seraya mengulurkan tangannya dan di sambut oleh Fakhri.
__ADS_1
" Saya baik ", Jawab Fakhri. Zion juga menjabat tangannya.
" Haiih... kalian ini kaku banget sih, udah kenal bertahun-tahun masih aja kaku bicaranya, tidak bisakah kalian menjadi teman", ucap Cyka.
" Apa kau ingin menjadi temanku ?", tanya Fakhri.
" Tentu kenapa tidak ", jawab Risky.
" Lalu apa yang kau lakukan di sini pak Fakhri ?", tanya Zion.
" Paman...", panggil Richa yang menghalangi percakapan mereka.
" Ahh... halo sayang, bagai mana kabarmu ?", tanya Fakhri.
" Baik paman, paman mau pizza", Richa menyodorkan potongan pizza bekas gigitannya pada Fakhri.
" Tentu sayang, aaaa....", Fakhri menggigit pizzanya.
" Ahh... perkenalkan ini adalah salah satu sahabat saya, aku ada disini karenanya ", Fakhri memperkenalkan pria yang berdiri di sampingnya.
" Halo, Juan ", sapa pria tersebut.
" Oke saya permisi dulu, sampai jumpa di meeting selanjutnya", pamit Fakhri.
" Menurutku Fakhri itu luar biasa", ucap Zion setelah kepergian Fakhri.
" Maksud lo... ?", tanya Risky
" Luar biasa untuk seorang pengusaha muda, tapi yang ku dengar sampai hari ini dia masih sendiri, belum ada wanita yang bisa meluluhkan hatinya ", jelas Zion.
" Mungkin gak laku aja ", celetuk Risky, " Lagian lo mikirin percintaan orang, lo aja masih sendiri tu sampai sekarang, atau jangan bilang lo masih ngarepin Riana berubah, wuahhh gila lu bro... ", Ledek Risky.
" Mas.... ada anak-anak", ucap Cyka mengingatkan suaminya itu.
__ADS_1