
Setelah mendengar penjelasan Zion, tanpa pikir panjang Risky kembali ke Amerika, untuk melihat keadaan mamanya.
Zion berkata mamanya sedang sakit parah dan di rawat di rumah sakit.
Dengan berat hati ia meninggalkan Cyka di rumah sendirian. Ia belum bisa mempertemukan Cyka dengan keluarga nya karena takut ia akan di perlakukan dengan buruk nantinya.
Risky tiba di rumah sakit lalu berlari menuju ruang rawat mamanya. Dengan terburu-buru ia membanting pintu dan mendapati sang mama sedang bercanda ria bersama Mia wanita yang selalu berusahaendekatinya selama ini.
Mamanya sedikit terlejut melihat kehadiran Risky. Risky menatap wajah mama nya penuh amarah.
" Risky, kamu di sini, Sayang !" kata mamanya terbata-bata.
" Apa yang mama lakukan ?" tanya Risky dengan suara tegas.
" Apa maksudmu, Sayang ! mama hanya sedang berbincang dengan Mia, dia benar-benar gadis yang baik, setelah...."
" Cukup, aku tanya apa yg mama lakukan?" Risky menghentikan kalimat yang ingin di katakan mamanya.
" Apa mama sedang berbohong padaku ? kenapa mama melakukannya ?" tanya Risky dengan emosi yang sudah memuncak.
" Lalu apa salahnya jika kita berbohong padamu. " kata papanya yang baru saja tiba.
" Papa mau kau kembali kesini, dan tek perlu lagi kembali ke Indonesia. karena Papa akan menugaskan orang lain untuk mengelola Perhotelan kita disana. "
Risky tertawa seperti mengejek ucapan Papanya.
__ADS_1
" Benar, Sayang, Mama dan Papa juga sudah sepakat akan menikahkan mu bersama Mia, bahkan kita juga sudah bicara dengan keluarganya. " tambah mamanya.
Lagi-lagi Risky tertawa semakin keras.
" Apa kalian tidak mengerti. Suka atau tidak, mengakuinya ataw tidak, Saat ini aku sudah menikah. Lalu bagai mana kalian bisa berpikir untuk menjodohkanku dengan wanita lain." kata Risky.
" Pernikahan itu tidak pernah terjadi, karena kita tidak mengakuinya. " Ujar Papanya.
" Sudah ku katakan mengakuinya atau tidak, aku tidak perduli. Hanya Cyka satu-satunya Wanita yg akan menjadi istriku. " Tegas Risky yang hampir berlalu meniggalkan semua orang. Namum langkahnya terhenti saat nya di tarik oleh Mia.
" Jangan begitu donk Risky, kenpa kau harus sekeras kepala ini, wanita bukan siapa-siapa, dia bahkan nggak punya apa-apa. Kenapa kau lebih memilih dia sedangkan keluargamu tidak menginginkannya. " Kata Mia begitu tidak tau malu.
Walau sudah tau Risky sudah menikah sepertinya tidak masalah baginya.
" Jangan bicara omong kosong, kau pikir dia tidak punya apa pun ! setidaknya dia punya harga diri tidak sepertimu. " sindirnya mengenai sasaran.
" Lakukan saja, jika itu yang Papa inginkan. " Kata Risky sembari meninggalkan ruangan.
Risky meninju dinding sedikit keras hingga menimbulkan bercikan darah dari tangannya. Ia berjalan keluar dengan emosi yang sudah tak terbendung.
Risky mengemudikan mobilnya menuju Hotel. Sampai di Hotel. Ia mesuk ke kamar mandi dan berdiri di pancuran air sower, ia membasahi seluruh tubuhnya tanpa melepas pakaiannya.
Dia sudah menahan diri terlalu lama menerima perlakuan kedua orang tuanya. Hanya melakukan segala perintah mereka, kali ini ia sudah saat nya ia lepas dari genggaman meraka.
Selesai mandi Risky menghubungi Cyka.
__ADS_1
" Halo, Mas " kata Cyka dari balik telepon.
" Halo, Sayang, Apa yang kau lakukan saat ini ?" tanya Risky di balik telepon.
" Sekarang sedang berbicara dengan suamiku. " jawab Cyka sedikit bercanda.
" Lalu sebelumnya apa yang kau lakukan ?" tanya Risky lagi.
" Nonton. " jawab Cyka jujur, sebelumnya aku memang sedang menonton acara tv yang menyiarkan drama korea.
" Nonton acara apa ?" tanya Risky bingung, karena selama ini dia tau Cyka paling tidak suka melihat acara apa pun di tv, mungkin karen sebelumnya tidak punya waktu akhirnya jadi kebiasaan.
" Drama korea. " jawab Cyka
" Sejak kapan kau mulai menyukai acara seperti itu. Bukan kah kau paling tidak suka menonton televisi. " kata Risky dari balik telepon.
" Hemm, aku tidak suka, tapi aku hanya merasa bosen, mas nggak disini, aku juga tidak ke kantor, jadi tidak tau harus melakukan apa. !" kata Cyka Dengan nada sedikit manja.
" Kau merindukanku. ?"
" Tentu saja, kita baru menikah kemarin, lalu belum bulan madu, dan juga sudah di tinggal pergi sama suamiku, tentu saja aku merindukannya. " Goda Cyka.
Membuat Risky ingin segera kembali dan ******* habis bibir seksi istrinya itu.
" Kau ingin aku kembali sekarang juga ?" Tanya Risky. Sejenak Cyka terdiam.
__ADS_1
Dalam pikirannya, jika dia mengatakan ia, mungkin tanpa pikir panjang suaminya itu akan kembali saat itu juga. Namun tujuan Risky kesana adalah melihat keadaan Mamanya jadi ia berpikir tidak bisa melakukan itu.