Ku Hanya Ingin Dicintai

Ku Hanya Ingin Dicintai
Kepastian


__ADS_3

Mereka tiba di restoran yang di sebutkan cyka, hanya sebuah restoran sederhana, yang dulu cyka pernah bekerja sebagai pelayan disana.


" Kamu sering makan disini?" tanya risky. Cyka menggeleng.


" Saya dulu sering datang kesini, tapi bukan untuk makan melain kan untuk bekerja." kata cyka mengejutkan risky.


" Bekerja!?" Tanya Risky.


" Heemm, dulu saya selalu ingin mencoba makanan nya, tapi saya gak bisa membelinya, kau harus hidup untuk bekerja, jadi tidak bisa memakai uang untuk makan makanan semahal ini." jelas cyka panjang lebar.


Mendegar cyka mulai bicara sejujur ini membuatnya merasa sedikit senang, tapi disisi lain dia merasa sangat sedih mengetahui apa yang di alami cyka selama ini.


" Karena itu saya membawa bapak kemari, karena bapak ingin makan sesuatu yang saya inginkan." ujar cyka.


"Hmm, benarkah!?" seru risky


" Lalu apa lagi yang kamu inginkan?" tanya risky.


" Tidak ada. Aku tidak ingin apa pun karena aku tidak butuh apa pun lagi." Jawab nya singkat.


Makanan pun sudah di hidangkan di meja mereka, dan tidak berlama lama mereka langsung menyantapnya. Mereka sangat menikmati makannan nya, aetelah selesai mereka lansung meninggalkan restoran, setelah dari restoran risky tidak langsung mengantarkan cyka pulang kerumah, dia membawa cyka ke sebuah taman.


Mereka duduk di kursi yang di sediakan di taman, cyka memperhatikan orang orang yang lalu lalang kesana kemari di depannya.


" Aku sudah lupa kapan terakhir kali aku bisa hidup sesantai ini." Ujar cyka seraya mendongakkan kepalanya ke atas dan menghirup udara.

__ADS_1


Risky yang memandang nya sejak tadi pikirannya di penuhi keinginan keingian yang bisa menghibur wanita yang ada di hadapannya saat ini, ingin memeluk nya, ingin mencium nya, dan ingin membelainya, tapi dia mengurungkan keinginannya karena cyka belum memberinya hak itu. Sambil menoleh cyka berkata.


" Sepertinya aku mulai menginginkannya. Ingin di hibur saat aku sedih, ingin di cintai, ingin di hargai, dan ingin bahagia." ujar cyka hingga membuat mata risky menjadi melebar. Seakan cyka bisa membaca pikirannya, risky melayangkan senyuman di bibirnya.


" Sejak bertemu dengan mu, aku mulai merasakan itu, atau mungkin sejak awal aku memang menginginkan hal itu." Ucap cyka. " Aku ingin mendapatkan cinta dari keluargaku, aku ingin di ampuni, aku ingin di mengerti. Tapi aku sudah merusak segalanga, menghancurkan segalanya, kesalahan ku tidak bisa di maafkan lagi."


Tanpa aba aba risky langsung menarik cyka kedalam pelukannya sambil berkata,


" Aku akan melakukan senuanya akan kuwujutkan semua harapanmu itu, aku yang akan memberikan segalanya, cinta, kasih sayang, kebahagiaan, aku yang akan mewujudkannya." Ucap Risky.


" Yag perlu kamu lakukan, bersedia berada di sisiku, hmm! kamu hanya perlu melakukan itu, dan aku yang akan nengurus segalanya." Lanjut Risky.


Cyka akhirnya membalas pelukannya. Dia akan memberi dirinya kesempatan untuk dicintai dan mulai mencintai lagi. Risky merenggangkan pelukannya dan langsung mendaratkan kecupan di kening cyka.


Keesokan harinya, cyka membuka matanya dan menatap langit langit kamarnya, dan mulai mengingat kejadian kemarin. Walau perasaannya sedang campur aduk antara rasa takut dan bahagia, dia mulai berpikir positif, bahwa dia bisa melakukannya.


Disisi lain risky yang sedang sibuk dengan pekerjaannya, masih menyempatkan diri untuk mengirim pesan pada cyka.


" Datang keruanganku 10 menit lagi." pesan risky.


" Baik pak." jawab cyka.


Zion yang menyadari bahwa risky sedang tidak fokus, malah berniat mengusili dirinya.


" Apa layar ponselmu secantik bidadari?" Tanya zion.

__ADS_1


" Hmm." Jawab risky tanpa sadar.


" Apa?"


" Ayolah bos, apa kita sudahi saja rapatnya?" Tanay Zion yang sudah mulai kesal dengan tingkah nya yang tidak perduli.


" Sory Yon, udah nyampe mana tadi?" tanya nya kembali menatap Zion.


" Lupakan itu, aku bakal urus sendiri saja." Seru Zion kesal.


" Jadi apa yg terjadi..! Kamu belum bilang apa pun padaku?" Tanya Zion.


Risky mengatakan semuanya pada Zion, dan Zion ikut senang mendengarnya.


" Dan aku punya kabar buat kamu. Aku sudah tau nama pria itu." Ucap Ziion.


.


.


.


.


Terimakasih.🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2