
" Angkat, Cyka... Aku sangat khawatir, itu salah paham, Sayang. " gerutu Risky sambil terus mengemudikan mobilnya.
Risky terus saja menyusuri jalan untuk mencari Cyka.
" Cyka, aku mohon jangan lakukan hal bodoh, Sayang, jika terjadi sesuatu padamu, aku tidak akan bisa memaafkan diriku sendiri, jadi aku mohon, Cyka. "
🎶🎶🎶
Saat ini Cyka sudah berdiri di gerbang pintu rumah orang tuanya. Matanya memandang lurus kedepan.
' Papa benar, aku hanyalah pembawa sial dalam kehidupan ini, tidak ada yang menginginkan wanita tidak berguna sepertiku. Tapi, Papa, kenapa kalian melahirkanku ke dunia yang kejam ini ?'
Cyka terjatuh dan duduk dengan melas, air matanya seakan mampu membanjiri seisi kota.
" Aaakk, aaaaaa..... aaakk. hikk hikk Mama, tolong, ini terlalu menyakitkan, aku sudah tidak sanggup lagi menahan semua ini. " ucapnya di sela-sela tangisnya.
Dengan sisa kekuatannya ia bangkit dan berdiri. Langkahnya tak beraturan, untuk kedua kalinya ia harus mengalami rasa sakit yang teramat menyiksa batinnya.
Kali ini mampu kah ia melewatinya dan tetap bertahan hidup.
🎶🎶🎶
" Halo, yon, Minta beberapa orang untuk mencari istriku, temukan dia apa pun yang terjadi, apa kau mengerti. " titahnya di balik telepon.
" Baiklah. " Jawab Zion di balik telepon.
__ADS_1
Sudah hampir 2 jam Risky berputar-putar mencari keberadaan sang istri namun tak juga menemukannya.
" Kamu dimana, Sayang. Tolong kembalilah padaku. Tuhan jangan biarkan hal buruk terjadi padanya, aku mohon. "
Risky menepikan mobilnya lalu ia keluar dari dalam mobil, ia membanting pintu mobil.
" Aaaaaa....Raina, demi tuhan aku tidak akan pernah mengampunimu atas perbuatanmu kali ini. " geramnya, mengutuk sang adik.
Sebelumnya Zion sudah mengatakan padanya siapa yanog memberikan gambar-gambar itu kepada istrinya.
Dia tidak percaya keluarganya bisa melakukan itu untuk memisahkan mereka berdua.
Risky terduduk di samping mobilnya, lalu mengacak-acak rambutnya. Air matanya mulai mengalir.
Derrrrr derrrr
Suara teleponnya bergetar.
Risky menghapus air matanya, ia melihat Zion yang menelpon.
" Ada apa ? kau menemukannya ?" tanyanya tergesa-gesa dari balik telepon
" Sory kiy, kita belum dapat kabar apa-apa. " jawab Zion dari balik telepon.
" Lalu kenapa kau menelponku ?"
__ADS_1
" Saat ini, Papa lo ada di kantor, dia ingin bertemu sama kamu. " jelas Zion
" Gue nggak punya waktu sekarang, sebelum aku menemukan Cyka, hal lain nggak ada yg penting buatku. " tegasnya.
Tanpa berpikir panjang ia langsung memutuskan sambungan telepon.
Risky kembali masuk kedalam mobil dan memulai pencariannya kembali.
🎶🎶🎶
Di kantor.
" Maaf, Tuan sepertinya saat ini pak Risky belum bisa datang untuk menemui anda. " jelas Zian kepada Tuan Anggara.
" Jadi dia menolak untuk datang hanya karena wanita murahan itu. " Tuan Anggara tersenyum sinis.
" Maaf kan saya tuan. " ujar Zion.
" Seharusnya kau menjelaska padanya, ini adalah kesempatan terakhirnya untuk bisa kembali ke posisinya semula. Tapi dia malah lebih memilih wanita itu dari pada posisinya sebagai seorang Preadir. " celetuk Tuan Anggara.
" Maaf kan kelancangan saya, Tuan. Saya sangat menghormati anda selama ini, namun sekarang saya bahkan mulai meragukan ketulusan saya terhadap anda. Selama saye mengenal Risky ini pertama kalinya di dalam hidupnya serius dan tulus pada seseorang. Ia seperti seseorang yg berbeda, lebih sering tersenyum dan menjalani hidupnya dengan sangat bebas, dan saya menyukai perubahan itu. Semua itu dapat terjadi sejak ia bertemu dengan Cyka, wanita itu mengubah segalanya." jelas Zion panjang lebar.
" Jangan bercanda, tanpa statusnya dia bukanlah apa-apa. Bahkan kau juga mendekati putraku karena statusnya kan ?. Kau pikir setelah dia tidak punya apa pun wanita itu masih sudi bersamanya. Kalian para manusia rendah tidak akn pernah tulus berada di sekitar orang-orang bermartabat seperti saya. " Celetuk tuan Anggara yang begitu memandang rendah kalangan masyarakat kasta rendah.
" Maaf tuan, saya bersyukur Risky itu berbeda dengan anda, karena dia tidak memiliki pemikiran yang menyerupai anda. " balas Zion yg tak mau kalah dengan argumen dari tuan Anggara yg meragukan kesetiaannya selama ini.
__ADS_1