Ku Hanya Ingin Dicintai

Ku Hanya Ingin Dicintai
Ingatan masa lalu


__ADS_3

Tapi kenapa untuk pertama kalinya kehadiran Risky yang baru di kenalnya beberapa hari ini sudah mampu mengusik hati san pikirannya. Mendengar pengakuan darinya membuat hati Cyka berdetak cukup kencang setelah sekian lama.


" Apa yang kamu pikirkan Cyka?"gerutunya pada diri sendiri. " Dia tidak mungkin berkata serius, tidak mungkin dia benar benar mencintaimu. Itu mustahil. Tidak ada orang yang akan menerimamu saat mereka tau seperti apa masalalumu, bahkan kedua orang tuaku pun tidak bisa menerima ku, apa lagi orang lain."


Setelah berjalan 1 jam lebih akhirnya Cyka tiba dirumah dengan kaki yang terasa sudah sangat pegal. Dia meletakan tas nya di atas kasur dan langsung masuk ke dalam kamar mandi, dia mulai melepaskan bajunya satu persatu hingga tak tersisa.


Cyka menghidupkan sower dan mulai mengirami tubuh nya, dengan air yang mengalir wajahnya air mata nya pun ikut mengalir, dia mulai mengingat kembali rasa sakitnya, kepedihan nya selama bertahun tahun ini, rasa rindunya pada keluarganya.


Cyka memeras dada nya, dan mulai menangis hingga terisak. Mengingat perlakuan semua orang pada nya, tatapan mengerikan, yang terus terngiang ngiang dalam ingatan nya.


☄☄☄☄☄


Di sisi lain Risky dan Zion sedang duduk di ruang keluarga sambil menonton bola di televisi, Risky memang sengaja memanggil Zion untuk datang kerumah nya.


" Jadi, apa yang terjadi?" Tanya Zion tanpa basa basi.


" Dia menolakku." Jawab Risky datar.


" Apa? Kenapa dia menolakmu? Apa kau baru saja.." Tanya Zion.


" Iya, aku bilang padanya, kalau aku mencintainya."


" Apa?"


Risky mendesah kasar seraya merebakan tubuhnya di sandaran sofa.


" Aku rasa dia berpikir kalau aku sedang mempermainkannya." Ucap Risky.


" Tapi kenapa? Apa kau menyatakannya seperti seorang pemain."


" Aku bicara tentang cinta, bukan bola, kucrut." Ucap Risky kesal.


Lalu Zion mendengarkan penjelasan Risky, ia pun memgambil kesimpulan kalau Cyka mungkin masih trauma dengan kisah percintaannya di masa lalu. Maka Zion memberi saran pada Risky untuk mencoba mendekati Cyka secara perlahan dan tidak memaksa.


🎈🎈🎈🎈🎈

__ADS_1


Keesokan harinya Cyka bangun seperti biasanya, walau semalam dia sangat telat tidurnya, karena terlalu banyak hal mengganggu pikirannya. Cyka bangun langsung mandi selesai mandi dia menyiapkan sarapanya seperti biasa, dia berusaha menyibukkan diri, dengan melakukan banyak hal. Selesai sarapan dia membersihkan rumah terlebih dahulu, baru bersiap siap uktuk pergi ke kantor. Di dalam bus pikirannya mulai kembali pada Risky, apa yg harus dilakukannya saat dia bertemu denganya di kantor nanti. atau kali ini dia benar benar akan di pecat.


" Dasar bodoh, kau masih berani masuk kerja setelah kejadian semalam. Apa aku berhenti saja, tidak aku butuh pekerjaan ini." Ucap Cyka sambil membentur benturkan kepalanya ke kaca bus.


" Bagai mana caraku menghadapinya nanti." Gerutunya


Sampai di kator Cyka melihat Lirra dan Keysa sedang ada di depan lip, Cyka menghampiri mereka


" Pagi mbak!?" sapa Cyka mengejutkan keduanya.


" Pagi Cyka." Jawab Lirra dan Kysa bersamaan. Lalu lip pun langsung terbuka dan mereka langsung masuk kedalamnya.


" Jadi apa yang terjadi kemarin ? Kok tiba tiba kamu ngilang, dan buk Nadia bilang kamu ada urusan mendesak, emang nya urusan mendesak apan cih?" tanya Lirra pada Cyka.


Cyka bingung harus jawab apa, dia bahkan lupa soal ini, kalau Lirra dan Keysa pasti akan menanyak soal kemarin padanya.


" Bukan masalah serius kok mbak , aku cuma kurang enak badan aja kemarin, dan buk Nadia ngijinin aku pulang cepet." Jawab Cyka berbobong.


" Ooh, terus sekarang kamu udah ngak pa pa kan?" tanya Keysa.


Ketiganya sudah berada di mejanya masing masing, mereka memulai pekerjaan nereka. Makan siang sudah tiba waktunya Lirra dan Keysa mengajak Cyka keluar makan bersama, tapi Cyka menolak karena sedang tidak berselera. Cyka yang di tinggal sendirian jadi merasa sangat bosan dan akhirnya dia mengambil ponselnya dan mengotak atiknya, tiba tiba pikirannya teralih ke tempat lain.


" Apa dia udah baik baik saja , kayak nya hari ini pun dia tidak masuk kantor, apa sakitnya kambuh lagi ya?" Gumamnya tanpa sadar.


" Aku sudah membaik." Saat dia melihat kearah pintu dia terkejut saat melihat Risky ada di depan pintu sambil bersandar di balik pintu. Karena terkejut dia langsung berdiri.


" Pak CEO!?"


Lagi lagi dia menatapku begitu, tapi kenapa rasanya sangat berbeda.


Risky melangkah mendekatinya, tanpa memalingkan tatapannya.


" Apa yang kau lakukan?" Tanya Risky.


Kau tidak bisa melihatku sedang berdiri.

__ADS_1


" Maksud bapak?" Berpura pura tidak mengerti adalah senjata yang ampuh bagi Cyka saat ini.


" Bukan kah kita sudah sepakat akan makan siang bersama."


Kamu amnesia atau punya penyakit akut ya, memangnya kamu masih bisa makan dengan wanita yang sudah menolakmu?


" Tapi pak."


" Aku sudah sangat lapar, jadi kemarilah, ikut denganku." Risky menarik paksa Cyka, Cyka yang enggan untuk pergi mengerutkskan keningnya, tapi mau tidak mau dia tetap mengikuti Risky. Di dalam lip Cyka berdiri de belakang Risky, dia berfikir, bagaimana Risky bisa setenang itu, apa dia sudah melupakan tindakan nya kemarin, atau dia yang tidak perduli.


Mereka makan siang seperti sebelumnya, tanpa bertanya pada Cyka, Risky langsung memutuskan akan makan apa, Risky memesan makanan yang sama untuk mereka berdua.


" Aku tidak bermain main dengan pernyatan ku kemarin." Ucap Risky dengan tiba tiba, Cyka menatap nya dan Risky membalas tatapan Cyka


" Aku bersungguh sungguh mengatakannya. Seseorang mengatakan padaku agar tidak memaksamu untuk menerimaku, namun aku rasa harus meluruskan segala kesalah pahaman di antara kita."


" Kenapa pak?"


" Akan ku ulangi sekali lagi. Karena aku mencintaimu, Cyka."


" Sangat mudah mengatakan hal itu, tapi apa bapak tau alasan bapak mencintaiku?"


" Kebanyakan orang akan mencari beribu alasan untuk jatuh cinta. Tapi bagiku tidak ada alasan yang bisa kita gunakan untuk jatuh cinta melainkan karena perasan itu sendiri."


" Walau begitu, jawaban saya tetap tidak." seru Cyka.


Risky tersenyum kecil. Ia bermaksud memperbaiki keadaan, walau hasilnya tetap saja sebuah penopakan yang tegas dari Cyka.


.


.


.


.

__ADS_1


Terimakasih, jangan lupa vote, like+ komennya ya kakak kakak semuanya. Salam kasih dari Frisca. 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2