Ku Hanya Ingin Dicintai

Ku Hanya Ingin Dicintai
Cemburu


__ADS_3

Setelah 1 jam menangis di pelukan Risky Cyka akhirnya tertidur di pelukkannya, Risky mengangkatnya dan membawanya ke dalam mobil.


" Aku tidak pernah membayangkan kehidupan mu selama ini, maaf sayang karena terlambat mencarimu. "


Risky melajukan mobilnya mereka kembali kerumahnya, samlpai di rumah cyka masih tetap tertidur, risky menidurlan cyka di atas ranjangnya.


Saat Risky mau bangun cyka menarik tangan risky dan membuka matanya perlahan.


" Jangan pergi. "


" Aku tidak akan kemana mana. " kata risky dan risky berbaring di sampingnya memeluknya.


" Mas, apa aku seburuk itu. " cyka mulai menangis lagi.


" Aku, aku sudah berusaha memperbaiki hidupku, walau tidak mungkin menjadi sempurna lagi, aku tau kesalahanku sangat buruk, tapi..... hikk hikk."


" Aku tau, walau aku tidak bisa menggantikan posisi mereka dihatimu, setidaknya aku akan mengisi kekosongan itu dengan keberadaanku, jadi mari kita hadapi segalanya bersama." ujar risky.


" Mas tidak akan menyesal telah memilihku !"


" Tidak akan pernah. " tagas risky


" Lalu bagaimana dengan keluarga mas, apa mereka sudah tau tentang diriku. !"


" Jangan khawatir mas akan secepetnya memberitahu mereka. "


Keduanya akhirnya tertidur sampai sore hari, jam 5 sore cyka terbangun tapi Risky sudah tidak ada di sampingnya. cyka berjalan keluar dia berjalan menuju dapur cyka melihat bi Ita yang sedang menyiapkan makanan.


" sore bi. " sapa cyka pada bi ita.


" sore juga non. " jawab bi ita.


Bi ita menghidangkan sepiring buah yang sudah si potong potong sama bi ita.

__ADS_1


" Makasih bi. "


" Sama sama non."


" oya bi, mas Risky kok nggak keliatan cih bi. waktu saya bangun dianya udah nggak ada."


" Aden tadi pamit sama bibi katanya mau ke kantor non ada urusan penting dan aden pesan sama bibi kalau non bangun bibi di suruh nemenin. " jelas bi ita panjang lebar.


" eemm gitu ya bi. "


" Dan non juga di suruh nunggu sampe aden pulang. " tambah bi ita.


🎶🎶🎶


Cyka bekerja seperti biasa, semua orang mulai sibuk dengan proyek baru mereka.


" Temui aku 10 menit lagi, kita pergi makan siang bersama. " pesan Risky.


Cyka mengetuk pintu ruangan risky berkali kali, tapi tidak ada jawaban, cyka langsung masuk dan tidak melihat risky di mejanya.


Cyka mendengar suara sower di kamar mandi, karena berpikir Risky sedang mandi cyka masuk ke ruang istirahat Risky, cyka duduk di atas tempat tidur tiba tiba hp Risky yang ada di atas meja berdering, Cyka melihat nama Raina yg menelpon.


Degg


Hatinya berdetak kencang, dia bertanya tanya siapa wanita itu, entah kenapa hatinya mulai tak tenang, beberapa kali nomor yang sama menelpon risky tapi tak ada yang angkat.


Tidak lama Risky selesai mandi dan keluar menggunakan handuk, cyka memalingkan wajahnya.


" Kamu udah lama nunggu sayang? " tanya risky tapi tak ada jawaban.


Karena menyadari sikap aneh cyka risky mendekatinya dan menatapnya bingung.


" Cyka, aku lagi ngomong sama kamu kok nggak di jawab. "

__ADS_1


Risky sedikit menunduk dan menarik wajah cyka dan risky melihat mata cyka sudah berkaca kaca dan penuh amarah.


" Ada apa, kenapa tiba tiba kamu nangis, apa ada masalah sebelum kamu kemari. !" tanya risky yg mulai panik.


Akhir akhir ini dia sudah terlalu sering melihat cyka menangis, hingga membuatnya selalu merasa tidak tenang.


" kamu nggak lagi bohongin aku kan mas. ?" Ucap cyka yang sudah mulai menangis.


" Aku bohong apa cyka.!" tanya Risky bingung.


" Ada apa sayang mas nggak ngerti maksud kamu."


" Saat kamu mandi ada cewek yang terus saja menelpon mu, dia itu siapa. ?"


" Cewek, cewek yang mana. ?" Dengan cepet risky mengambil hpnya dan melihat layar hp tertulis nama Raina di sana, Risky malah tertawa dia sedikit senang mengetahui kalau cyka bisa cemburu juga.


" Kok malah ketawa, mas nyebelin. " kata cyka sambil menepis tangan Risky.


Risky mendorong cyka hingga telentang di atas kasur dan risky sudah berada di atas tubuhnya dengan mencengram kedua tangan cyka dengan tatapan ingin memangsa.


" Kau tau sayang aku tau kamu sedang kesal sekarang tapi entah kenapa itu malah membuatku senang."


" ap.....emmhh" mulut cyka sudah di bungkam oleh risky dengan cepat, awalnya cyka terkejut tapi dia sudah mulai terbiasa dengan serangan prianya itu dan cyka pun menutup matanya.


Sentuhan itu terasa samakin dalam, namun sejenak Cyka tersadar dan mendorong Risky menjauh darinya.


" Mas." ucap cyka dengan napas yang sudah ngos ngosan.


" Cyka, percayalah padaku, aku akan selalu bersamamu, jadi kamu tidak perlu takut, kita bisa melakukannya, karena aku bersumpah tidak akan pernah meninggalkanmu. " kata risky dengan suara serak karena sudah tidak tahan dengan hasratnya.


Kata sumpah, hanyalah kata semu, yang dapat di ucapkan oleh siapa pun dengan mudah. Namun bukan kalimat itu yang Cyka takuti, melainkan kata meninggalkanlah yang membuat hati Cyka mulai ragu.


Saat risky ingin mencium bibir cyka lagi, cyka memalingkan wajahnya hingga membuat risky sedikit kecewa, risky bangun dan berbalik tiba tiba cyka mameluknya.

__ADS_1


__ADS_2