Ku Hanya Ingin Dicintai

Ku Hanya Ingin Dicintai
Keputusan.


__ADS_3

Setelah Risky tertidur Cyka kembali pulang ke rumah Fakhri yang saat ini salah satu harta berharganya ada disana sedang menanti kehadirannya.


Setelah berpamitan pada bi Ita dan memintanya untuk memjaga Risky ia pun kembali menggunakan Taxi online.


Di dalam taxi online.


"Aku bisa gila jika memikirkan akan terjadi sesuatu padamu saat itu, Jika terjadi sesuatu padamu aku bisa mati sayang, maaf karena membiarkanmu mengalami hal buruk ini". Mengingat kembali ucapan Risky


Cyka menghela napas kasar.


" Terima kasih pak ". Ucap Cyka pada supir taxi.


Setelah taxi online tersebut pergi meninggalkan kediaman Fakhri, Cyka berkali-kali menarik napas dalam-dalam untuk menguatkan hatinya, kalau-kalau dia bisa menangis jika melihat putri tercintanya.


" Ma..mi..". Richa sudah berlari dan berhamburan ke dalam pelukannya.


" Halo sayang... Anak mami". sekuat apa pun ia mencoba menahan diri agar tidak menangis namun begitu pitrinya ada di hadapannya air mata itu mengalir tanpa seijinnya.


" Nyonya baik-baik saja ?". Tanya si pelayan.


" Saya baik-baik aja bi". jawabku dengan senyum terpaksa.


" Syukurlah, saya sempat khawatir, seharian ini nyonya tidak bisa di hubungi".


" Apa ? Apa terjadi sesuatu ?".


" Bukan nyonya, hanya saja non Richa sangat rewel hari ini, dia terus saja mencari nyonya". Jelas si pelayan panjang lebar.


" Maaf ya bi, sepertinya HP ku tertinggal di suatu tempat, dan terima kasih sudah menjaga putriku dengan baik".


" Tidak masalah nyonya, kalau begitu saya permisi ke belakang dulu nyah".


" Hmm, baiklah".


' Hah.. aku sudah memintanya untuk tidak memanggilku begitu, tapi sepertinya dia sudah terbiasa dengan sebutan itu '.


" Apa Richa metindukan Mami sayang ? kenapa menangis dan membuat si bibi khawatir nak ?".

__ADS_1


Cyka memeluk erat putrinya.


' Maaf sayang, mami benar-benar sangat ketakutan hari ini, Mami takut tidak bisa melihatmu lagi, mami bertindak bodoh kali ini, maafkan mami nak'.


Terdengar mobil memasuki pekarangan rumah.


Terlihat Fakhri masuk kedalam rumah, ia berjalan dengan langkah yang cepat dan akhirnya berdiri tepat di hadapan Cyka dan putrinya.


" Pak.. saya".


" Duduklah". Titah Fakhri.


" Hmm!". Melihat tatapan laki-laki itu Cyka pun menurut dan langsung duduk.


Fakhri menarik napasnya dalam-dalam lalu mengeluarkannya dengan kasar.


" Apa kau sudah gila, kenapa kau pergi ke tempat berbahaya itu sendirian ?". Omelnya dengan nada sedikit tinggi. Cyka menutup telinga putrinya agar tidak ketakutan.


" Bibi..". serunya dengan suara lantang.


" Siap tuan".


Setelah memastikan Richa tidak dapat mendengar suaranya lagi Fakhri menatap Cyka tajam. Emosi laki-laki itu benar-benar memuncak.


" Katakan padaku, apa keputusanmu ?".


" Apa ?". Cyka terlihat bingung.


" Kau akan kembali padanya atau menerima perasaanku dan tetap berada di sisiku ?". Tegas Fakhri.


" Huh !". Cyka terkejut.


" Jika kau memilihku, akan ku pastikan tidak akan ada yang bisa menyentuhmu dan mengusik kehidupan kalian berdua, demi dirimu akan ku singkirkan orang-orang sampah itu ". Ucapnya dengan nada penuh ketegasan.


Cyka tertawa ringan, " Bagai mana caramu menyingkirkannya ?".


" Akan ku kirim orang-orang itu ketempat semestinya ".

__ADS_1


" Hmm, kemana ?".


" RSJ". Keduanya malah tertawa.


" Jadi apa keputusanmu ? Kau tau kan tidak terjadi apa pun di antara pak Risky dengan Jablai itu !", Cyka tertawa mendengar julukan yang di buat Fakhri untuk Mia, " Jika kau ingin kembali padanya aku tidak akan menghalangimu, namun jika kau memilihku aku berjanji akan mencintaimu dan putrimu dengan seganap jiwaku".


Mendengar ucapan Fakhri, Cyka menarik kembali kata-katanya yang ia bilang kalau dirinya tidak pantas untuk di cintai.


" Apa kau tau, selama ini aku terus berpikir, apa aku tidak pantas untuk di cintai, kenapa orang-orang yang ku cintai terus saja menipuku dan menyakitiku".


" Setiap orang pantas untuk di cintai". Ucap Fakhri.


" Aku rasa bapak benar, dan untuk sekali lagi sepertinya aku akan memilih jalan cintaku yang sulit". Fakhri tertawa tipis, ucapan Cyka sudah memberikan jawaban yang semestinya.


" Laki-laki itu, aku rasa dia juga membutuhkan cinta seseorang, agar dia dapat terbebas dari belenggu yang merantainya selama ini ". Lanjutnya.


" Baguslah, akhirnya kau mengerti isi hatimu".


" Tapi pak..!".


" Ada apa ?".


" Tindakan bapak hari ini..".


" Jangan membicarakan hal itu !". Fakhri terlihat enggan membahas tindakan cerobohnya hari ini.


" Apa itu benar-benar sebuah kesalahan, atau..". Lanjutnya yang masih merasa penasaran.


" Cyka.. aku bilang jangan membahasnya lagi".


" Em.. Wanita itu memang terlihat seksi sih, terutama di bagian bibirnya". Goda Cyka.


Sontak Fakhri menyentuh bibirnya dan mulai mengingat ciuman estrimnya dengan gadis bar-bar yang baru di temuinya dua kali itu.


Saat tersadar dia mulai menggeleng-gelengkan kepalanya.


Hahaha... terdengar tawa Cyka pecah.

__ADS_1


" Apa kau sedang mempermainkanku ?". Cyka menggeleng seraya cengengesan.


Kita tidak pernah tau perubahan hidup, rasa sakit yang di pendam selama bertahun-tahun dapat lenyap dengan kasih sayang yang di berikan selama beberapa menit.


__ADS_2