
Cyka menghentikan risky dan berkata.
" Jangan pergi, kasih tau aku siapa cewek itu. ! "
" Dia adik ku cyka, Adik ku satu satunya. " Jawab risky.
Risky berbalik dan menatap cyka dan di balas oleh cyka.
" Jadi apa kau sudah percaya padaku. !" cyka mengangguk pelan.
" Apa kita bisa melanjutkannya. !" tanya risky ragu ragu dan dia terkejut saat cyka menggukkan kepalanya pelan.
Risky langsung me^umat bibir cyka dan menidurkan tubuh mereka secara perlahan. Risky mulai membuka pakain cyka satu persatu, hingga tak tersisa.
Cyka menutup matanya dan menggigit bibir bawahnya karena malu, dia sedikit takut, mungkin ini bukan yang pertama kalinya bagi cyka, tapi sudah 6 tahun berlalu setelah kejadian itu dia tidak pernah melakukannya lagi.
Setelah hampir satu jam akhirnya permainan keduanya berakhir, tidak ada yang menyangka Risky se perkasa itu, walau baru pertama kalinya dia mampu bertahan selama itu, dan cyka juga ternyata tipe orang yang tidak mudah menyerah membuat keduanya seperti pasangan yang sudah ditakdirkan untuk bersama. Risky sudah tertepar di samping cyka.
" Mas, "
" Eem."
Risky mengecup kening cyka dan memeluknya, tanpa menggunakan apa pun keduanya terus saja berpelukan.
__ADS_1
" Maaf mas." kata cyka
" Untuk apa ?."
" Karena aku tidak bisa menjadi yang pertama untuk mu."
" Jangan katakan itu, Tidak ada orang lain yang bisa memberiku kebahagiasn seperti ini selain dirimu, jadi berhenti minta maaf. " tegas Risky.
" Mas...."
" Cyka...., tidurlah jangan pikirkan hal itu, aku lelah kita harus istrahat sebentar. "
" Tapi mas, aku lapar. " kata cyka mengejutkan risky.
Mereka sebenarnya ingin pergi makan siang tapi mereka malah menghabiskan waktu makan siang mereka untuk bermain di atas kasur, Risky terseyum dan menatap cyka yang sedang tertawa.
Cyka masuk ke kamar mandi lebih dulu, tak lama kemudian di ikuti oleh risky, cyka yang baru menghidupkan sower dan menyirami tubuhnya tiba tiba di kejutkan oleh risky dengan memelukknya dari belakang.
Mengetahui bahwa Risky sebuas ini cyka penasaran kenapa dia bisa bertahan selama ini di samping cyka, bahkan keduanya sudah sangat sering tidur di ranjang yang sama berkali kali. Saat Risky seperti ingin mengulang kejadian sebelumnya, Cyka kenghentikan Risky dan berkata.
" Mas kita harus mandi, aku juga harus cepat kembali ke ruangan ku, bukan kah kau bilang tadi sudah lelah. " kata cyka mencoba menghentikan risky.
Risky akhirnya pasrah dan melepaskan pelukannya.
__ADS_1
Selesai mandi dan makan, cyka kembali ke meja kerjanya dan risky mulai rapat bersama Zion.
Risky terus saja memegangi bibirnya, Zion yang mengetahui perubahan wajah risky, terlihat sangat jelas kalau dia sangat senang, membuat Zion penasaran dengan apa yang terjadi.
Selesai rapat semua orang sudah keluar dari ruangan hanya tinggal Zion dan Risky yang masih tetap duduk di kursi mereka.
" Pak ada yang harus saya laporkan pada anda. " kata Zion sedikit menggoda Risky.
" Kita hanya berdua jadi bicaralah seperti biasa. " kata risky tanpa menatap Zion.
" Bagus lah setidaknya lo dengar jelas gue ngomong."
" Maksud lo apa. !" tanya risky
" Dari pada laporan gue, yang lebih buat aku penasaran tentang apa yang baru aja lo alami sampe bisa sebahagia itu. " Goda Zion dengan tatapan penasaran
" Untuk masalah kali ini gue nggak bisa cerita sama lo." dalih Risky
" Em, maksud lo dia udah kasih ijin sepenuhnya sama kamu, itu kan yang bikin kamu sampai sebahagia itu. " kata Zion mengejutkan risky.
" Lo tau dari mana soal itu." kata risky penasaran.
" Dari muka lo. " ujar Zion singkat.
__ADS_1
" Emm, lo hebat bisa tau semudah itu, padahal kalau lo yang kayak gitu gue pasti nggak bakal ngerti apa lagi tau."
Risky bingung dengan ke cerdasan Zion, padahal selama ini Zion juga belum pernah berpacaran dengan siapa pun seingat nya.