Ku Hanya Ingin Dicintai

Ku Hanya Ingin Dicintai
Fakhri.


__ADS_3

Pikirannya yang tidak berada di tempatnya. Membolak balik laporan yang ada di hadapannya.


" Tuan..." seru si sekertaris, " Tuan !". panggilnya lagi namun tetap tak mendapat jawaban.


Brak !


Fakhri dan si sekertaris pun terkejut mendenar bantingan pintu di buka dengan kasar.


Wanita itu berjalan dengan cepat ke arahnya.


" Maaf nona, tidak seharusnya anda masuk kesini ". Ucap si sekertaris.


" Tidak pa pa, kau boleh keluar ". Titahnya pada sang sekertaris.


" Baik tuan ".


Wanita itu terlihat sangat kesal.


" Apa yang kau inginkan ? Masuk tiba-tiba dengan tidak sopan ke ruanganku ?".


" Kau, apa maksudmu melakukan itu padaku ?". Fakhri mengrti ucapan wanita itu.


" Ah.. ciuman itu ? em... aku melakukannya karena aku menyukaimu ".


" Apa ?". Mia terkejut dengan ucapan Fakhri.


" Hahaha.... apa kau pikir aku akan mengatakan itu ?". Senyum mengejek.


Membuat Mia semakin geram.


" Jangan bercanda denganku ". celetuk Mia.


" Apa kau ingin menikah dengan ku ?".


" Huh !! " Matanya terbelalak.


" Apa kau bercanda, kau tau kalau aku hanya mencintai Risky ".


" Oh ya, apa kamu yakin ! ".

__ADS_1


" Tentu saja ".


" Hemm,,, tapi menurutku itu bukan cinta, melainkan obsesi".


" Apa ?".


" Kau tau arti mencintai ! saat kau rela melihatnya bahagia bersama orang yang di inginkannya ".


Mia tertawa sinis, " Itu adalah ciri-ciri orang bodoh ". Celetuk Mia.


" Siapa yang lebih bodoh, mengharapkan cinta dari seseorang yang tak pernah menganggapmu", Mia terdiam, " Jangan hidup dengan cara menyedihkan seperti itu !".


" Berisik ". Fakhri tertawa ringan.


" Cobalah membuka dirimu untuk orang lain, kita tidak pernah tau hasil akhirnya akan seperti apa ".


" Kau membuatku geli". Tersenyum sinis, " Alasanmu melakukan itu padaku karena wanita sialan itu kan ?". Tatapan tajam dari Fakhri.


" Kau benar, aku melakukannya demi dirinya".


" Kau menyukainya kan ?".


" Dari pada bicara omong kosong mengajak ku menikah, kenap tidak kau rebut saja dia dari Risky".


" Jadi ini alasanmu datang kemari ?". Celetuk Fakhri sinis.


Sejenak Fakhri terdiam.


" Sejak mengenal wanita itu, banyak hal yang ku pahami, Saat kau bersedia membuka hati pada seseorang maka perasaan itu akan tumbuh dengan sendirinya".


" Jangan berceramah di depanku, aku tidak membutuhkannya", Beranjak, " Dan aku tidak menyukaimu sama sekali, camkan itu".


' Dasar pria lemah, ternyata aku salah menilainya '. Batin Mia, yang terlihat kesal.


*******


Setelah di tinggal menikah dengan kekasihnya 5 tahun yang lalu Fakhri terus saja menutup diri dari semua gadis yang mencoba mendekatinya.


Wanita pertama yang akhirnya dapat menggetarkan hatinya adalah sosok Cyka, wanita sederhana yang bahkan sudah memiliki seorang putri.

__ADS_1


Sejak pertama kali melihatnya sudah ada getran di dalam hatinya, awalnya ia menganggap getaran itu adalah rasa benci, yang sempat ia salah paham padanya.


Kepolosan dan ketulusan Cyka menyadarkannya atas perasaannya yang sudah tumbuh entah kapan. Setiap melihat air mata menetes dari mata Cyka membuat hatinya sakit. Dia mulai merasa ingin memberi rasa aman padanya tanpa memikirkan suatu balasan apa pun, dapat melihatnya bahagia entah bersamanya atau orang lain sudah cukup baginya.


Terdengar klise sih namun itulah yang di rasakannya pada wanita itu, Namun entah apa yang merasukinya sampai ia memiliki pemikiran dan kata-kata konyol dengan melamar wanita yang jelas-jelas bukanlah orang yang baik dan sempurnya seperti Mia.


" Tuan ? apa anda yakin dengan apa yang baru saja anda katakan pada nona Mia ?". Fakhri tertawa ringan, " Tuan tau pasti kan seperti apa wanita itu ! Bukan hanya licik tapi dia juga hampir mencelakai nyonya Cyka".


" Kau benar, semua itu koyol kan ?".


" Apa maksud tuan ?". Tanya Bima sekertarisnya, ia merasa bingung dengan apa yang di katakan bosnya itu.


" Entahlah, aku hanya bertindak tanpa berpikir saja ". Jawabnya membingungkan.


" Apa ?".


" Aku hanya merasa harus melakukannya, wanita itu... entah mengapa aku merasa kasihan padanya ".


" Apa Tuan ?".


' Walau aku yakin dia tidak akan setuju, tapi hari ini dia membuatku berpikir sebaliknya'. Batinnya.


" Lupakan saja, kau kembalilah bekerja ". Titahnya pada Bima.


*******


Pukul 10.00 malam, Fakhri tiba di rumah.


Dia berjalan menuju dapur dengan jalan yang sedikit sempoyongan, Ia mengambil air minum dari lemari es dan langsung meneguknya.


Fakhri menaiki anak tangga dengan perlahan, ia bermaksud menuju kamar yang di gunakan Cyka dan putrinya selama ini.


Cklek !


Ia menyusuri seluruh penjuru ruangan, rasa kehilangan yang ia rasakan saat ini sama persis seperti yang ia rasakan saat dia kehilangan ibunya 10 tahun yang lalu.


Kehadiran Cyka dan putrinya memberi warna baru bagi dirinya, namun kini ia harus merelakan wanra itu pergi dari hidupnya lagi.


" Aku berharap kau dan putrimu akan selalu merasakan kebahagiaan Cyka...". Ucapnya seraya menyentuh mainan yang pernah Richa mainkan bersamanya sebelumnya.

__ADS_1


" Paman akan merindukanmu ".


__ADS_2