
Risky membawa cyka keruang kerjanya dan membaringkan cyka di ruang istrahat. Cyka masih terus menangis, risky mengusap pipinya untuk menghapus air mata cyka.
" Maaf mas, maa..."
Mulut cyka sudah di bungkam oleh risky dengan bibirnya.
" Berhentilah minta maaf, aku tidak ingin mendengarnya. "
" Tapi...." lagi-lagi dengan cepat bibir risky sudah mendarat di bibir cyka, risky mulai bermain dengan bibirnya, dia ******* bibir mungil cyka dengan penuh hasrat lumayan lama hingga akhirnya cyka memalingkan wajahnya.
" Mas aku..." Dengan suara bergetar dan napas yang ngos-ngosan.
Risky malah mulai me***** leher cyka, hingga tubuh cyka mulai terasa menggelitik, bahkan bagian bawahnya terasa aneh.
" Mas....?" seru cyka sambil mendorong risky.
Risky yang mulai tak terkendali bahkan bagian bawahnya juga sudah menegang. Napasnya sudah mulai berpacu seperti sedang menahan sesuatu.
" Kangan menangis di hadapanku karena pria lain, atau aku tidak akan bisa menahan diri lagi. " ucap risky dengan tatapan yang sulit di artikan.
Risky berdiri dan langsung berjalan menuju kamar mandi meninggalkan cyka.
" Kendalikan dirimu, wanita itu bisa saja melarikan diri darimu...." gumamnya sambil langsung melepas bajunya karena saat ini tubuhnya terasa sangat gerah, risky kecilnya benar-benar sudah sangat menegang, dia mencoba mendinginkannya agar kembali normal lagi.
" Aku pasti sudah gila. " gerutunya pada dirinya sendiri.
__ADS_1
Ini adalah pertama kalinya dia merasakan hasrat sebesar itu pada seorang wanita, hingga membuatnya sulit mengendalilan diri.
Cyka yg sudah lelah menangis akhirnya tertidur, risky keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk dan ingin mengambil pakaian ganti nya yang ada di lemari dekat tempat tidur, dia melihat cyka yg sudah terlelap.
Risky mendekati cyka dan duduk di samping tempat tidur, dia mengusap sisa air mata di wajah cyka dengan lembut, karena sentuhan nya cyka malah membuka matanya.
" Sory, karena sudah membangunkanmu....." cyka tiba-tiba sudah memeluk risky.
" Maaf mas, cyka minta maaf, aku tau selama ini kalau kamu tulus sayang sama aku tapi aku terus saja meragukannya, aku ragu dengan perasaanku sendiri. "
" Aku ingin di cintai dan mencitai mas, apa aku benar-benar pantas untuk itu. " ucap cyka dengan suara yang terdengar sedikit masih serak.
Risky melepaskan pelukan cyka dan menatap nya sambil berkata.
" Yentu saja, selain dirimu tidak ada lagi yg pantas, aku cuma menginginkanmu, jadi jangan pernah meragukan hatimu dan hatiku." risky mengecup keningnya dam memeluk cyka lagi.
Risky menghubungi Zion dan bertanya tentang keadaan di pesta, zion mengatakan kalau dia sudah membereskan semuanya dan acara sudah kembali normal.
Risky menghadiri pesta sebentar dia meminta maaf atas apa yang terjadi.
" pria br^ng^^k itu apa yang terjadi padanya. ?" tanya risky pada zion.
"Lo tenang aja gue udah beresin semuanya. " jelas Zion
" Bagus lah, jangan sampai aku melihatnya atau akan ku patahkan lehernya. " tegas Risky dengan ekspresi geram.
__ADS_1
" Bagai mana keadaan cyka. ! " tanya zion yang juga merasa khawatir padanya.
" Dia baik-baik aja, dan sekarang lagi tidur di ruangan gue. "
Selesai membereskan segalanya risky kembali keruangannya dengan membawa baju ganti untuk cyka, saat risky membuka pintu ruang istirahatnya dia tidak melihat cyka di tempat tidur.
Tiba-tiba cyka kuar dari kamar mandi, saat riski berbalik dia terkejut melihat penampilan cyka yang memakai kemeja putih miliknya. begitu seksi dengan rambut yang madih basah, ia seperti tersihir bahkan mulutnya sedikit terbuka.
' Jangan menyiksaku, sayang, dia baru saja tertidur dan sudah bangun lagi.... kau terus saja menguji kesabaran ku Cyka.' guman Risky di dalam hati sambil menelan selipannya.
" Maaf mas, aku merasa gerah tapi aku tidak punya baju ganti, dan aku meminjam baju ini, apa mas marah. " ucap Cyka terbata-bata, " Apa terlihat sangat aneh ?" tanya Cyka kembali karena belum mendapat respon dari risku.
" Kalau kau terus saja menggodaku seperti ini mungkin aku tidak akan bisa menahan diriku lagi Sayang." ucap risky yang sudah berdiri di hadapan cyka, " Ganti lah dengan ini, agar kita bisa segera pulang. " risky menyodorkan tas yang berisi pakain yang baru di belinya untuk cyka.
Cyka dengan cepat mengambil tas itu dan kembali lagi masuk ke dalam kamar mandi, saat cyka ingin mengganti pakaiannya dia merasa bingung dengan selera risky.
" Apa ini bisa di sebut baju ! ini benar-benar sangat terbuka dan pendek. Apa dia sangat suka melihatku memakai baju seperti ini. " ucap cyka dengan mengerutkan keningnya bingung
Sebuah dress putih tanpa lengan dan
panjangnya hanya selutut.
Dengan ragu cyka keluar dari kamar mandi, risky langsung memandangi cyka dari atas sampai bawah.
" Aku tau baju itu akan terlihat sangat sempurna di tubuhmu. " ujarnya dengan senyuman puas di wajahnya.
__ADS_1
' Sempurna gundulmu, ini sih kamu nya aja yg pengen melihatku seprti ini. Tuhan ada apa dengan selera laki-laki ini !' Celetuk cyka di dalam hati.