Ku Hanya Ingin Dicintai

Ku Hanya Ingin Dicintai
Pengakuan cyka


__ADS_3

Hari ini adalah hari libur jadi cyka bangun tidur agak siangan, karena akhir akhir ini kerjaan nya sangat banyak dan melelahkan.


Namun tiba tiba terdengar nada dering hp nya, saat dia liat risky yg menelponnya, dia langsung menerima panggilan itu.


" Halo mas.? ucap cyka di balik telepon


" Kamu lagi apa.?" tanya risky di balik telepon


" Aku baru bangun tidur. " jawab cyka.


" Bersiap siap lah 30 menit lagi aku jemput. "


" Jemput kemana, memangnya kita mau kemana. ? tanya cyka bingung


" Nanti juga kamu akan tau. " kata risky dan langsung memutuskan panggilannya.


Cyka bergegas bangun dan langsung berlari ke kamar mandi.


" 30 menit, wuah apa yg harus ku lakukan dengan waktu segitu. " gumamnya sambil melepaskan pakaiannya. dengan cepat dia membersihkan dirinya.


Selesai mandi dia mengobrak abrik pakaiannya, dia bingung harus memakai baju apa, yang menurut nya tidak ada yang cocok, ini pertama kalinya dia perduli dengan penampilannya, yang sebelummnya tidak pernah bingung ingin memakai apa saja.


Cyka melihat sebuah baju blus putih yang menurutnya masih baru dan di pasangkan dengan celana jeans berwarna biru tua. Selasi dengan pakaian akhirnya cyka mencoba untuk berdandan seala kadarnya, karena masalah berdandan cyka memang kurang ahli, tapi dengan paras wajah yang cantik dan putih mulus membuatnya terlihat sangat cantik walau tanpa di poles berlebihan.


30 menit kemudian risky sudah berada di depan rumah cyka, dia benar-benar ontime dengan waktu.


Cyka keluar dan melihat risky sedang berdiri dan bersandar dimobilnya. dia terlihat seperti seorang model yang ada di majalah majalah.


" Mas udah lama. " tanya cyka basa basi.

__ADS_1


Risky menatap cyka dan tersenyum.


" Aku menyerah, kau memang tidak ada duanya. "


" Maksud nya. !" tanya cyka bingung.


" Lupakan saja, masuk lah. " kata risky sambil membuka pintu mobil untuk cyka.


Setalah risky masuk kedalam mobil cyka yang masih penasaran kemana risky akan membawanya akhirnya kembali bertanya.


" Sebenarnya kita mau kemana cih mas.! "


" Pergi nonton. lalu makan siang, lalu kembali kerumah. " risky memberi tahu cyka rencana nya hari ini.


" Jadi berhenti lah bertanya dan kata kan padaku kamu ingin nonton apa. " tanya risky


" Tapi saat ini aku lapar tadi buru-buru jadi gak sempet sarapan. "


" Hemm ? jawab Cyka singkat seraya menganggukkan kepalanya pelan.


Risky melihat lihat di sekitar apa ada sebuah restoran, saat matanya menemukan sebuah rumah makan di seberang jalan risky memutarkan arah mobil dan menuju restoran.


" Ayo masuk, kamu bisa makan disini. " kata risky mengajak cyka masuk kedalam restoran.


Hanya Cyka yg makan karena risky sudah sarapan dirumah sebelum dia menjelut cyka. selesai makan kami akhirnya menuju bioskop, risky bertanya pada cyka ingin menonton film yg seperti apa.


cyka sebenarnya tidak terlalu suka menonton film, karena selama ini dia tidak pernah punya waktu untuk menonton acara apa pun. karena tidak ingin mengecewakan risky yang sudah mengajaknya keluar akhirnya cyka memilih salah satu judul film horor, dia hanya ingin mencoba menonton nya.


Risky membeli minuman dan popkron, keduanya masuk kedalam gedung dan duduk di bagian baris kursi paling depan. Tidak lama kemudian film di mulai, cyka terlihat santai dan tidak seperti cewek-cewek lainnya yg sudah ketakutan.

__ADS_1


Risky memperhatikan cyka yang begitu pokus melihat layar tanpa bergeming sama sekali.


" Bagai mana dia bisa sepemberani ini, aku malah berharap ia berpura-pura takut dan memelukku, ahh ternyata wanitaku ini begitu tangguh." gumam risky.


Satu jam mereka menonton dan akhirnya film pun berakhir, cyka tidak menyadari kalau risky sedang menatapnya sejak tadi.


Saat cyka menoleh dia melihat mata risky dengan tatapan yang sangat sulit di artikan.


" Kenapa mas menatap ku seperti itu. " tanya cyka


" Aku hanya ingin tau, apa yang paling kau takuti, bahkan film semenakutkan itu pun tak membuatmu bergeming. " ucap risky dengan tatapan heran.


Cyka menghela napas, Cyka mendekatkan wajahnya lalu berbisik. " Cobalah untuk menemukan jawabannya, Sayang...." nada bicaranya seakan sedang menggoda sang pujaan hati.


" Mungkin tatapan dari orang orang yg tidak menyukaiku." lanjut cyka seraya menjauhkan wajahnya dan menatap lurua kedepan dengan wajah datarnya.


Tatapan risky semakin dalam, dia mengerti ucapan cyka,


" Tatapan orang-orang itu membuatku seakan seperti sedang di telanjangi dan di lempari dengan bebatuan. "


Risky menarik cyka kedalam pelukannya, sentuhan risky benar-benar memberinya rasa aman, cyka membalas pelukannya.


" Kamu nggak akan ninggalin aku kan mas ? dan sekarang dari pada rasa takut itu, aku juga mulai merasa takut kehilanganmu. "


" Aku mencintaimu mas. " ucap cyka mengejutakan risky.


Risky melepaskan pelukannya dan menatap cyka dan berkata.


" Akhirnya aku mendengarnya, terima kasih sayang." risky mengecup kening dan bibir cyka. karena masih di tempat umum kali ini hanya sebuah kecupan dan tidak terlalu berelbihan.

__ADS_1


Setelah selesai menonton kedua nya pergi ke restoran yang sudah di booking oleh risky sebelumnya, sebuah restoran megah yg hanya dapat di datangi oleh orang-orang kaya saja.


__ADS_2