
Jian Chen terlebih dahulu mengobati anggota-anggota faksi Dua Pedang yang terluka dengan menggunakan tenaga dalamnya.
Miou Yue adalah orang pertama yang Jian Chen sembuhkan karena dialah yang paling parah terluka. Jian Chen menaruh tangannya diperut Miou Yue sebelum mengalirkan tenaga dalam keseluruh tubuh gadis itu.
Luka-luka yang terukir di sekujur tubuh Miou Yue perlahan merapat kembali seiring Jian Chen mengalirkan tenaga dalam padanya. Pendarahan yang masih ada pun kian berhenti, wajah Miou Yue juga sudah tidak pucat lagi seperti sebelumnya.
Tindakan Jian Chen yang mendadak itu berhasil membuat mereka yang melihatnya mematung terutama mereka yang sebelumnya merawat Miou Yue pingsan.
Alasan mereka tak menggunakan tenaga dalam untuk menyembuhkan Miou Yue karena mereka tidak bisa melakukan hal tersebut.
Seseorang harus mempunyai kontrol tenaga dalam yang baik untuk menggunakan tenaga dalamnya sebagai penyembuh dan diusia mereka yang rata-rata belasan mengontrol tenaga dalam masihlah sulit.
Setidaknya membutuhkan waktu 3-5 tahunan mereka belajar di akademi hingga akhirnya bisa mengontrol tenaga dalam sebagai penyembuh tubuh.
Hanya saja penyembuhan tenaga dalam yang dilakukan Jian Chen terbilang cepat, ini menandakan pengontrolan tenaga dalam Jian Chen sangat tinggi.
Sebenarnya fakta ini bukanlah yang aneh mengingat di kehidupan sebelumnya Jian Chen merupakan pendekar ahli tenaga dalam.
Setelah dirasa Miou Yue sudah baikan Jian Chen pindah ke anggota lain yang masih terluka.
Lu Xuan memiliki luka paling lebar sekaligus yang paling dalam, dilihat dari perbannya, bisa dipastikan bahwa dia terluka oleh sayatan pedang. Jian Chen sedikit membutuhkan waktu lebih lama untuk menyembuhkan Lu Xuan.
Shen Ling yang ada di samping Lu Xuan mengucapkan terimakasih berulang-ulang pada Jian Chen, dia adalah yang paling khawatir pada kondisi Lu Xuan.
Kepedulian yang Shen Ling perlihatkan berbeda jauh dengan hubungan keduanya yang selalu berdebat. Jian Chen tersenyum canggung, sepertinya hubungan diantara keduanya lebih unik dari yang ia kira.
Penyembuhan itu membutuhkan waktu yang lama hingga matahari akan tiba, tenaga dalam Jian Chen juga hampir terkuras banyak sehingga ia harus mengumpulkan terlebih dahulu.
Miou Yue tak lama terbangun setelah itu, pikiran yang terlintas pertama kali adalah ketika ia mengingat bahwa Cincin Ruang yang dipakainya telah dicuri, hasil kerja kerasnya selama 6 hari terakhir bersama anggotanya menjadi sia-sia.
Kesedihan terpancar dari wajah Miou Yue sampai ketika sudut matanya tertuju pada seorang pemuda yang duduk bersila tak jauh darinya.
“Saudara Jian, Anda kembali?!” Miou Yue tak bisa menahan rasa terkejut serta kebahagiaannya saat Jian Chen ternyata masih selamat.
Bagi Miou Yue, Jian Chen telah menyelamatkan dirinya serta teman-teman faksinya, dia selalu menunggu Jian Chen kembali dan selama ini ia bergerak hanya untuk mencari keberadaanya.
Perasaan sedih terasa menguap begitu cepat, Miou Yue ingin menghampiri Jian Chen namun tubuhnya masih terasa lemas akibat kekurangan darah. Miou Yue dibantu anggotanya merubah posisi jadi duduk.
“Nona Yue, sebaiknya anda jangan banyak bergerak, tubuhmu masih belum pulih sepenuhnya...” Jian Chen ikut menghampiri saat ketua faksinya terbangun.
__ADS_1
“Saudara Jian, aku…” Miou Yue ingin mengatakan sesuatu namun kata-kata itu tersangkut di tenggorokannya saat mengingat ia meninggalkan Jian Chen dalam bahaya.
Jian Chen memahami perasaan Miou Yue jadi dia berkata. “Aku baik-baik saja, tikus-tikus tanah itu tak cukup cepat untuk mengejarku yang berlari di atas pohon.”
Jian Chen tersenyum, menunjukkan bahwa hal itu bukanlah sesuatu yang besar. Jian Chen memang berbohong agar Miou Yue tidak membahas hal ini lebih jauh.
Miou Yue mengeluarkan seluruh perasaannya, bahkan dia harus menyeka air matanya yang muncul beberapa kali. Jian Chen sadar air mata itu bukanlah tanda kesedihan tetapi air mata kebahagiaan.
Setelah beberapa saat, Miou Yue menyuruh anggotanya berkumpul, ia ingin mengungkapkan sesuatu pada mereka berupa penyesalannya yang gagal melindungi Cincin Ruang dari kelompok bertopeng tersebut.
Miou Yue berjanji akan memberikan kompensasi pada anggotanya karena membuat mereka dalam bahaya, dia juga berniat akan membubarkan faksi Dua Pedang setelah kompetisi ini berakhir.
Permintaan maap gadis itu begitu tulus hingga air matanya keluar, belum lagi ia melakukannya sambil bersujud pada anggotanya.
Miou Yue mungkin sadar jika bukan karena perasaan egoisnya yang memilih melawan kelompok bertopeng dibanding menyerahkan permatanya, mungkin ia dan faksinya tidak terluka parah seperti ini.
Bisa dibilang situasi ini disebabkan olehnya yang terlalu berambisi pada faksi.
Anggota-anggota yang mendengarnya saling pandang sesaat, mereka bisa melihat rasa bersalah serta penyesalan dari Miou Yue hal ini membuat mereka jadi iba.
“Ketua Yue, ini bukan salahmu, dari awal kami tidak mengharapkan hadiah apapun dalam kompetisi ini.”
“Ketua Yue tak usah dipikirkan, yang terpenting sekarang adalah kita semua selamat. Menang atau tidaknya kompetisi tidaklah penting bagi kami.”
Anggota faksi yang lain terus memberikan semangat agar Miou Yue tidak memikirkan hal ini lebih jauh.
Faksi Dua Pedang mungkin adalah faksi posisi paling terendah namun jika dalam rangking sebuah hubungan, rasa kekeluargaan mereka lebih tinggi dibanding faksi yang lain.
Jian Chen tersenyum mendengar itu semua, alasan itu jugalah kenapa dia masuk ke faksi Dua Pedang.
“Saudari Yue, aku serahkan ini kembali padamu…” Jian Chen melemparkan cincin Ruangnya pada Miou Yue yang segera ditangkap olehnya. “Cincin itu tidak cocok lagi denganku...”
Miou Yue menatap cincin perak ditangannya. “Apa maksudmu?”
Jian Chen tersenyum hangat, “Didalamnya ada beberapa permata siluman, itu cukup membuat faksi kita setidaknya terkenal lagi.” Jian Chen menoleh ke atas langit, matahari sudah muncul di atas sana. “Aku harus pergi sekarang.”
“ Tunggu! Anda mau pergi kemana? “
Jian Chen tersenyum lebar, “Aku akan berolahraga sebentar, mungkin akan kembali terlambat jadi Saudari Yue, anda boleh kembali ke Akademi terlebih dahulu...”
__ADS_1
Miou Yue ingin mengatakan sesuatu namun Jian Chen sudah melangkah pergi melompati dahan-dahan pohon.
Anggota lainnya tak bertindak apapun karena mereka sudah mendengar kemampuan Jian Chen yang sangat kuat dari Miou Yue. Kepergian Jian Chen juga tak bisa mereka cegah.
Miou Yue disisi lain tak melarang Jian Chen pergi, tepatnya tak mempunyai hak untuk melakukan itu. Saat Miou Yue ingin memeriksa Cincin Ruang yang diberikan Jian Chen sebelumnya, dirinya langsung terkejut saat tahu isi didalam cincin itu.
“Ini…” Miou Yue menatap arah Jian Chen pergi, tidak percaya ada banyak jumlah permata didalamnya.
***
Dari penjelasan Yun Mei sebelumnya, faksi Naga Emas bertempat tinggal di atas bukit yang ada ditengah Hutan Sunyi. Alasannya sangat sederhana karena mereka butuh tempat tinggi untuk mengintai faksi yang akan mereka rampas.
Alasan itulah sekarang Jian Chen menuju keatas bukit sana, bukit itu lumayan tinggi dan besar sehingga membutuhkan waktu 1 jam lebih hingga Jian Chen sampai.
Berhubung Faksi Naga Emas adalah faksi yang banyak anggotanya maka luas perkemahan mereka sangat besar, disekelilingnya ada sebuah pembatas berupa dinding kayu. Pembatas itu cukup tinggi yang menandakan bahwa orang luar tidak boleh masuk kedalamnya.
Ini menunjukan juga bahwa selama kompetisi ini berlangsung faksi Naga Emas tidak berpindah-pindah tempat.
Jian Chen berjalan melangkah pada gerbang itu tanpa harus menyusup atau sebagainya, tindakan itu segera disadari anggota yang menjaga gerbang.
“Siapa kau, sebutkan namamu jika kau masuk?!”
Dua penjaga gerbang itu mengarahkan tombaknya didekat tubuh Jian Chen tetapi Jian Chen tidak takut malah terus melangkah.
“Apa kau tuli!” penjaga gerbang itu melotot galak. “Jika kau tak menyebutkan namamu, kami tidak segan-segan menggunakan kekerasan.”
Langkah Jian Chen terhenti. “Hm, apakah ini perkemahan faksi Naga Emas?”
Penjaga gerbang terkejut, mereka tengah memakai topeng serta tidak memakai seragam akademi namun Jian Chen langsung menebaknya.
“Ah, diamnya kalian menunjukkan jawabannya…” Selepas berkata demikian Jian Chen melepaskan tendangan membuat tombak mereka patah. Jian Chen mengayunkan kembali kakinya kali ini mengarah pada salah satu dari mereka.
Tendangan yang cepat itu tak dapat dia hindari sehingga serangan Jian Chen mengenainya dengan telak ke arah perut. Tendangan itu selain membuatnya muntah darah juga membuatnya kehilangan kesadaran.
“Kau…” Penjaga satunya lagi terkejut bahkan sedikit ketakutan menatap Jian Chen.
“Panggil semuanya kesini, bilang pada mereka bahwa hari ini faksi Naga Emas akan berakhir!”
Perkataan Jian Chen bagaikan sihir, penjaga gerbang segera buru-buru masuk ke dalam benteng. Jian Chen menghirup napas yang panjang sebelum mengeluarkannya perlahan. Sudah lama sekali semenjak ia akan bertarung dengan banyak orang seperti ini.
__ADS_1