
‘Aku tidak menyangka hanya karena sebuah pil bisa berpengaruh besar seperti ini?’ batin Jian Chen dalam hati.
Asosiasi milik klan Miou beberapa bulan ini jadi terkenal sebab racikan pilnya yang berkhasiat tinggi hingga keseluruh daratan Provinsi Naga Petir.
Bukan hanya pembelian secara individu saja bahkan ada yang bertransaksi untuk klannya sendiri agar Asosiasi menjual pil itu setiap bulannya pada klan tersebut.
“Jika bukan karena klan Miou melahirkan seorang alkemis terbanyak di Provinsi Naga Petir mungkin kami akan direpotkan setiap harinya untuk membuat pil…” Miou Lin teringat saat Miou Fan, Ketua klan Miou begitu sibuk dengan kertas pesanan yang menumpuk dimejanya.
Walau banyak pesanan pil ke berbagai daerah klan Miou sendiri tidak melupakan untuk membagikan pilnya pada klanya sendiri. Dengan bantuan pil-pil itu sudah banyak yang lahir pendekar kuat di klan Miou.
Yang membuat Jian Chen tertarik adalah cerita bagian akhir, Miou Fan beberapa hari ini ternyata telah menembus kultivasinya menjadi pendekar Alam Bumi.
“Tuan Muda Jian, andai aku tidak bertemu disini sebenarnya aku akan mencarimu setelah urusan di klan Niu selesai. Ada pesan dari Ketua klan untukmu.”
Miou Lin mengeluarkan sebuah surat di Cincin Ruangnya lalu memberikan pada Jian Chen.
Jian Chen tersenyum setelah membacanya, singkatnya isi surat itu mengatakan bahwa Miou Fan sangat-sangat berterima kasih padanya karena berkat pil dari Jian Chen akhirnya ia bisa menerobos setelah tersendat beberapa bulan ini.
Miou Fan berjanji akan memberikan sumber daya yang banyak pada Jian Chen beserta koin emas ratusan ribu padanya.
“Sebaiknya tidak perlu, aku tidak membutuhkan sumber daya sekarang. Dari pada itu lebih baik sumber daya yang ingin diberikan padaku diserahkan pada klan Jian…”
Miou Lin tertawa kecil. “Tuan Muda Jian tenang saja, hal ini justru sudah diperkirakan Ketua klan sebelumnya. Apakah Tuan Muda Jian tahu bahwa sebelum pil ini disebarkan ke daerah lain, klan Jian adalah tempat pertama pasar kami jadi mereka akan selalu kebagian pil ini andai stok pilnya habis.”
Selain itu klan Miou memberikan diskon pada penduduk klan Jian. Tentu saja klan Jian tidak menyadari harga asli pil itu jadi mereka tidak tahu klannya diistimewakan oleh klan Miou.
Jian Chen sudah meminta pada Miou Fan untuk merahasiakan identitasnya pada siapapun termasuk klan Miou sendiri.
“Apa tidak masalah memberikan diskon 30% pada klanku, bukannya itu merugikan klan Miou?” Jian Chen sedikit terkejut ketika mendengar diskon yang diberi asosiasi pada klannya.
“Tidak, sama sekali tidak! Hal ini kami lakukan sebagai terimakasih kami kepadamu.” Miou Lin dengan cepat menggeleng.
__ADS_1
“Kak Miou, menurutku balas budi kalian ini terlalu berlebihan…” Jian Chen hanya memberikan resep pil saja pada Asosiasi namun pemberian Asosiasi padanya lebih besar membuat Jian Chen merasa tidak enak menerimanya.
“Aku mengerti apa yang Tuan Muda pikirkan tetapi secara logika tidak seperti itu.”
Memang Jian Chen hanya memodalkan pikirannya pada klan Miou namun hasil dari pikiran itu mengubah besar terutama kesejahteraan klan Miou dan penduduknya.
Miou Lin kemudian menjelaskan bahwa sejatinya setiap klan mempunyai masalahnya masing-masing, klan Miou mungkin bisa disebut klan terkaya sekarang namun terkadang uang tak bisa menyelesaikan setiap masalah yang ada.
Kelemahan klan Miou terletak pada kekuatan militernya dimana setiap penduduknya rata-rata memilih menjadi seorang alkemis daripada menjadi pendekar.
Akibat dari pada itu hanya 30% penduduk klan Miou yang menjadi pendekar dan ini membuat pasukan militer klan Miou sangat rendah.
Maka dari itu klan Miou sering memperkerjakan pendekar lain untuk memperkuat pertahanan klannya dan setahunya itu cukup mengeluarkan banyak dana.
Dengan adanya pil racikan Jian Chen sebelumnya, dua masalah itu telah diatasi.
Pertama, banyak penduduk klan Miou yang mulai tertarik menjadi seorang pendekar setelah disuguhi sumber daya yang berharga.
Sebab itulah Miou Fan sangat berterimakasih pada Jian Chen karena dua masalah klannya selama bertahun-tahun bisa diatasi.
“Jadi Tuan Muda Jian, tidak ada alasan bagi kami untuk tidak membantumu…”
Jian Chen tersenyum. ‘Klan Miou ternyata sangat menghargai pada mereka yang bekerja sama dengannya, sebaiknya aku membalas kebaikan mereka saat ini…’
Jian Chen mengeluarkan kertas dari Cincin Ruang dan menuliskan sesuatu diatasnya, lalu ia kemudian memberikan kertas itu pada Miou Lin.
“Saudara Jian, jangan-jangan ini…”
Jian Chen mengangguk. “Itu adalah resep pil racikan baru, namanya pil Matahari Angin. Berguna untuk memperkuat organ tubuh sebanyak 35%.”
“Tiga lim..” Miou Lin tidak bisa menyelesaikan ucapannya, ia sampai terbatuk-batuk akibat tersedak nafasnya sendiri. “Tuan Muda Jian, apakah anda sedang becanda?”
__ADS_1
“Hm… Tidak, itu memang benar. Kalau Kak Miou ragu Kak Miou bisa mencobanya dengan membuatnya.” Jian Chen menjawab tenang, tersenyum lebar.
Miou Lin tak bisa berkata apa-apa, ia sadar Jian Chen tak mungkin berbohong soal racikan ini namun yang membuat ia terkejut adalah Jian Chen memberikan resepnya seolah itu bukanlah hal yang sulit.
Miou Lin merasa kalau Jian Chen mempunyai banyak resep rahasia lainnya namun tidak dikatakannya sekarang.
“Tuan Muda Jian, kalau aku boleh bertanya, mungkinkah anda memiliki resep yang mempunyai khasiat lebih dari 35%?”
Berpikir Jian Chen dengan mudah memberi resep berharga seperti itu membuat Miou Lin yakin Jian Chen punya resep yang jauh dari dugaanya.
Jian Chen tidak menjawab melainkan tersenyum lembut dan mengangguk kecil, membuat Miou Lin yang melihatnya menahan nafas dingin.
‘Tuan Muda Jian ini… Siapa dia sebenarnya…”
Miou Lin semakin penasaran latar belakang Jian Chen terutama gurunya yang membuat Jian Chen menjadi seorang alkemis muda. Guru Jian Chen pasti bukanlah orang sembarangan, bisa membuat racikan berkhasiat tinggi dengan mudah menunjukkan identitasnya tak biasa.
Satu hal yang ia syukuri sekarang adalah Jian Chen sudah menjadi bagian Asosiasi Klan Miou. Benar apa yang dikatakan Miou Fan pada dirinya sebelumnya bahwa Jian Chen boleh jadi memiliki apa yang tidak diduga siapapun.
“Tuan Muda Jian, aku sebagai perwakilan Asosiasi mengucapkan banyak terimakasih pada anda…Sungguh, pemberian ini amat berharga bagi perkembangan klan kami.”
Miou Lin tak lagi memandang Jian Chen sebagai orang dibawahnya melainkan seseorang yang harus dirinya hormati.
“Kak Miou tidak perlu sungkan, bukankah aku bagian dari Asosiasi saat ini, sudah sepatutnya aku berkontribusi pada kalian…”
Miou Lin tersenyum canggung sebelum mengangguk pelan. Menurutnya sikap Jian Chen yang seperti ini membuat ia jadi lebih hormat pada Jian Chen.
Sebenarnya Miou Lin ingin berbicara banyak tentang Asosiasi saat tiba-tiba Ziyun sudah kembali ke ruangan dengan nafas yang memburu. Wajah gadis itu pucat bercampur rasa panik.
“Kak Miou, Nyonya Yuan saat ini… Dia…”
Miou Lin dan Jian Chen saling tatap mendengarnya sebelum akhirnya bergegas ke ruangan Ibunya Meily.
__ADS_1