
“Sudah dua tahun aku sering kesini, Tuan Muda Jian, bukankah seharusnya aku yang bertanya hal yang sama padamu?” Miou Lin tertawa kecil.
Jian Chen batuk pelan sebelum menceritakan sebab ia bisa di klan Niu, ia tak menceritakan semuanya terutama tentang dirinya yang membantai anggota toko Angsa Putih, Jian Chen menjelaskan bahwa ia membantu Meily menemukan Anggrek emas untuk kesehatan ibunya.
“Sebenarnya aku kesini juga berhubungan dengan itu, ibu Meily sekarang sudah genap dua tahun sakit-sakitan dan selama itu juga aku yang merawatnya…” Miou Lin tidak melanjutkan ucapannya melainkan menghela nafas panjang, mengingat kondisi ibu Meily membuat ia menjadi prihatin.
“Kak Miou seorang tabib!?” .
Senyuman kembali terukir di wajah Miou Lin diikuti rasa bangga. “Tuan Muda Jian, apakah Yue’er belum menjelaskan hal ini padamu. Bukannya aku sombong tetapi di kota ini aku adalah tabib terkenal, tidak berlebihan mereka menyebutkku sebagai tabib nomor satu disini.”
Jian Chen batuk pelan diikuti garukkan kepala, dia tidak menyangka Miou Lin akan berespon demikian. Entah kenapa Jian Chen merasa bahwa Miou Lin terdengar meremehkannya.
Jian Chen memang tidak mengetahui perasaan Miou Lin betapa terpukulnya saat dikalahkan oleh Jian Chen sebagai seorang alkemis termuda.
Dulu Miou Lin sempat berpikir bahwa ia jenius sejati dibidang alkemis karena telah mencapai alkemis tingkat tinggi di usia 28 tahun. Saat mengetahui Jian Chen seorang alkemis tingkat master diusia 14 tahun sungguh melukai harga dirinya apalagi Jian Chen ternyata bisa membuat pil racikan baru dengan khasiat yang luar biasa.
Dengan dirinya menjadi seorang tabib muda, Miou Lin percaya akan hal ini dan tidak akan seorangpun yang bisa memiliki bakat seperti dirinya.
Seorang alkemis dan seorang tabib memang memiliki beberapa bagian ilmu yang sama jadi tidak mengherankan kalau nanti ada seorang ahli alkemis bisa menjadi seorang tabib.
Meski begitu tetap saja ada perbedaan besar yang mencolok dengan pembuatan pil dan menyembuhkan seseorang. Setidaknya seorang alkemis bisa membuat racikan obat dengan ilmu alkemisnya.
Jian Chen teringat dengan Anggrek Emas yang telah didapat. “Lalu bagaimana dengan Anggrek Emas yang telah kami dapat, bukankah itu bisa menyembuhkan ibunya Meily?”
Jian Chen tidak tahu penyakit ibu Meily namun kata Ziyun sebelumnya Anggrek emas dapat menyembuhkan penyakit yang diderita ibu Meily.
“Saudara Jian, Anggrek emas memang dapat membantu kesehatan Ibu Meily namun tidak bisa membuatnya sembuh. Penyakit yang diderita Ibu Meily tak sesederhana itu…”
__ADS_1
Sampai sekarang ini Miou Lin saja tak bisa memahami penyakit Ibu Meily karena meski diberi berbagai obat penyakit itu tak kunjung sembuh.
Bahkan setelah waktu terus berjalan penyakitnya semakin parah dan Miou Lin takut bahwa ini akan berakhir sampai Ibunya Meily menghembuskan nafas terkahirnya.
Jian Chen sudah menebak ini sejak awal, andai tanaman Anggrek Emas memang bisa meyembuhkan penyakit Ibu Meily maka sudah dari dulu ia sembuh mengingat Miou Lin adalah tabibnya.
Jian Chen menghela nafas panjang, entah kenapa ia jadi ikut kepikiran tentang keluarga Meily ini padahal dikehidupan lalu ia tak mempunyai hubungan sedikitpun dengan gadis itu.
Mungkin karena kebersamaannya dengan Meily beberapa waktu membuat ia merasa iba atas kondisi gadis itu.
Ketika keduanya ingin membicarakan ini lebih jauh tiba-tiba ada seseorang yang melewati ruangan itu. Miou Lin berdiri dan langsung memberikan hormatnya.
“Selamat siang Tuan Zuan…”
Orang yang diberi salam oleh Miou Lin adalah seorang pemuda berusia 35 tahun, berbadan tegap serta berwibawa. Ketika Miou Lin memberi salam alih-alih membalasnya pemuda itu justru mendengus sebelum melanjutkan langkahnya.
“Dia adalah Niu Zuan, kakak dari ketua klan Niu saat ini. Sejak aku merawat Nyonya Yuan dia sudah memiliki pandangan tidak suka padaku. Rasa-rasanya dia tidak senang aku berniat menyembuhkan Nonya Yuan kesini. Kalau bukan perintah Ketua klan Niu langsung mungkin aku tidak akan memberi hormat padanya.”
Nyonya Yuan yang dimaksud adalah nama ibunya Meily, Niu Yuan.
Jian Chen bisa melihat ketidaksukaan Miou Lin pada Niu Zuan itu. “Kalau begitu kenapa Kak Miou tidak menolak pekerjaan ini?”
“Ini juga adalah tugas dari Ketua klan Miou, aku tak bisa membantahnya atau menolaknya.”
Jian Chen mengangguk, mengerti keadaan Miou Lin saat ini. Memang bagaimanapun sebagai salah satu Tetua dari klan Miou, Miou Lin harus wajib mematuhi perintah Ketua klan Miou.
Lagian andai kelak Miou Lin bisa menyembuhkan ibunya Meily maka hubungan klan Niu dan klan Miou akan bertambah baik.
__ADS_1
“Ngomong-ngomong tentang Niu Zuan, sebenarnya ada beberapa masalah yang terjadi di klan Niu ini dan itu berhubungan dengan kelangsungan klan Niu kedepannya…”
“Hm? Apakah ada masalah besar, kulihat klan Niu baik-baik saja tanpa konflik.”
“Sebenarnya ini bersifat rahasia dan bahkan masyarakat klan Niu sendiri tidak terlalu mengetahuinya. Ada kabar bahwa pemerintah klan Niu saat ini sedang terpecah menjadi dua sisi…”
“Dua sisi?”
Miou Lin tersenyum tipis sebelum menjelaskan situasinya, ia mengetahui ini secara tak sengaja akibat sering ke klan Niu. Miou Lin berpikir tidak ada salahnya memberitahukan hal ini pada Jian Chen.
Inti dari yang dijelaskan Miou Lin adalah klan Niu dibagi dua kubu karena salah satu kubu tidak menyukai pemerintahan yang dipimpin ketua klan sekarang. Niu Zuan adalah pemimpin kubu yang menentang pemerintahan ayahnya Meily.
“Ada sepuluh Tetua di klan Niu dan 4 diantaranya memihak Niu Zuan untuk mengganti pemimpin klan Niu saat ini. Meski begitu 6 Tetua yang lain masih memihak pemimpin klan Niu dan mereka tidak ingin ayah Meily itu digantikan.”
Menurut Miou Lin alasan Niu Zhan menentang pemerintahan klan Niu karena dirinya tak terima ketika adiknya yang justru menjadi pemimpin alih-alih dirinya yang sebagai kakak.
“Masalah ini sepertinya cukup rumit tetapi kita juga tak punya alasan untuk ikut campur mengingat ini adalah masalah pribadi klan…” Ujar Jian Chen.
Miou Lin mengangguk setuju dengan pendapat Jian Chen. “Benar Tuan Muda Jian namun andai aku memilih dari dua kubu itu maka aku akan mendukung Ketua klan Niu saat ini.”
Jian Chen tersenyum canggung, dia memilih tidak berpendapat apapun. “Kak Miou bukankah tadi kamu bilang ada sesuatu yang ingin disampaikan padaku perihal Asosiasi.”
“Ah, aku hampir lupa, maap Saudara Jian, aku hanya ingin melaporkan perkembangan asosiasi saat ini padamu.”
Asosiasi klan Miou telah berkembang pesat akibat pil yang ditemukan Jian Chen sebelumnya. Keuntungan dalam bidang alkemis membuat klan Miou mendapatkan keuntungan berlipat.
Akibatnya penghasilan klan Miou perbulan jadi meningkat drastis, jika awalnya klan Miou mendapatkan seratus juta koin emas perbulan maka sekarang mereka mendapatkan dua kali lipat dari penghasilan tersebut dan itu disebabkan karena pil yang dibuat Jian Chen.
__ADS_1
Klan Miou bahkan sudah membuka cabang diluar provinsi Naga Petir yang sebelumnya hanya 2 provinsi saja. Sejak ada pil racukan baru, klan Miou telah membuka 2 cabang lagi di provinsi lain dan andai ini terus berlanjut maka bisa jadi asosiasi klan Miou bisa membuka cabang sampai 12 provinsi secara keseluruhan.