Laman Kosong (Key)

Laman Kosong (Key)
Tolong. Aku pria tulen.


__ADS_3

Satu hari berada di markas. Key akhirnya memutuskan pulang setelah melakukan pekerjaannya. Pulang bersama Feirvy seorang. Sedangkan Verru masih menjalankan tugasnya. Selama perjalanan Key hanya diam, fokus menyetir mobil. Feirvy Sempet bertanya tanya dalam hatinya. Dia tumben sekali sangat pendiam. Harusnya aku yang menenangkan diri dari segala yang aku alami tadi. Tapi melihat dia diam saja ingin rasanya cepat cepat sampai paviliun.


“Kau lapar?”


“Eh. Iya. Tadi siang aku makan sedikit.”


“Kita ke restaurant dekat sini.”


“Baiklah.”


“Aku ingin pergi ke rumahmu. Apa boleh?”


Apa!! Mata Feirvy melebar bulat.


“Tapi rumahku jelek. Kau tidak akan suka.”


“Kau bilang rumahmu lebih bagus dari rumahku.”


“Aku pasti mengajakmu ke rumahku tapi tidak sekarang.”


“Baiklah. Kamu makan di rumah saja. Aku mendadak ada pekerjaan.”


“Oh ... Baiklah.”


Pria aneh. Baru saja ajak ke restaurant. Cepat sekali langsung pindah kerumah. Ternyata Key hanya asal bicara. Hanya ingin memulai percakapan ingin ke rumah Feirvy.


1 jam kecanggungan kali ini Feirvy rasakan. Padahal sebelumnya tidak terlalu seperti ini. Ditambah lagi Key terlihat lebih cuek dari sebelum-sebelumnya. Feirvy diantarkan sampai paviliun. Sementara itu Key langsung pergi tanpa masuk rumah dahulu. Tapi sebelumnya Key sudah menyuruh pengurus rumah untuk menyediakan makanan untuk Feirvy.


.


.


.


Suara sambungan telpon Key pada Verru.


“Cek kelab malam yang biasa dulu aku datangi. Apakah Yarry asisten tua Bangka Arthur masih sering kesana bawa perempuan. Cari tahu dan hasilnya aku tunggu di kantor pusat. Aku sedang perjalan kesana. Oh, belikan juga satu set baju vulgar, sepatu high heels, wig juga satu set dalaman wanita.”


Verru terhenyak! Melongo. “Untuk siapa?!"


“Sudah beli saja. Cari ukuran sedang.”


“Ya ya baiklah.”


Otaknya sudah mulai aneh lagi dia. Pikir Verru.


Saat Verru ingin menutup telfonnya. “Tunggu.”


“Ada apa lagi.”


“Aku ingin kau sendiri yang belanja apa yang aku pesan tadi.”


“Hah. Aku ini cowok tulen Key. Disini banyak anak buahmu juga. Apa harus aku sendiri.”


“Kau berani membantahku.”


“Gggrrr... Hufff... Tidak ...”


Cih, dia itu sekarang pasti lagi kesal. Terus dilampiaskan ke aku. Aku tahu. Dasar pria licik. Untung saja aku sayang ma dia.


“Yasudah. Cepat berangkat.”


“Iya. iya. kau ini kalau lagi kesal. Lampiasin ke orangnya. Bukan ke aku. Dasar pria licik.”

__ADS_1


“Benarkah. Aku pikir membuatmu kesal juga termasuk hiburan buat ku.”


“Hhheeegghh dasar KAUU--,”


Key terlihat tersenyum. Bisa membuat Verru gregetan.


Titah Key segera dilaksanakan oleh Verru. Beberapa pakaian, sama apalah apalah dan dalaman wanita sudah siap semua. Tentunya sesuai dengan pesanan yang di bilang Key. Baju sangat vulgar dan embel embel lainnya. pikir Verru, Apa mungkin ini untuk Feirvy. Maksudnya Key. Feirvy suruh menari setengah telanjang gitu. Wakakakakaka. Apa yang ada di otaknya Key. Oh mungkin banyak chip video porno di dalamnya otaknya wakakakakaka. Mungkin saja yang di pikirkan Verru kali ini benar. Secara dia itu sangat jenius dalam ilmu sains teknologi. Tapi belum tentu bisa mengalahkan kejeniusan seorang Key.


Lanjut Verru malam hari mendatangi kelab malam yang di bilang Key tadi. Verru langsung ke ruangan manager kelab itu. Tanpa ragu dan takut Verru langsung duduk dan ke intinya. Bertanya tentang Yarry apa masih biasa ke kelab ini.


“Masih Tuan. Ada masalah ya dengannya?”


“Tidak. Hari apa saja dia kesini?”


“Nanti malam malam sekali dia kebetulan sekali kesini.”


Verru memetikkan jarinya.“ Bagus sekali,” Verru memanggil 2 anak buah yang ada di belakangnya. “kesini kalian. Berikan tas itu pada manager Kim.”


“Wahh ... ini apa Tuan. Sepertinya kejutan yang menarik.”


“Tentu sangat menarik. Buat tutup mulut. Semua yang kamu mau ada di situ.”


“Waahh bagaimana ini. Saya sangat senang. Saya pastikan mulut saya terkunci rapat. Nanti dia ada di ruangan xxxxx.”


“Bagus. Kunci rapat. Lalu buang kuncinya.”


“Hehe nanti saya gak bisa bicara Tuan.”


“Buka pake obeng.”


“Haha, Tuan Verru bisa saja.”


“Baiklah. Terimakasih, aku pulang dulu.”


“Sama sama Tuan. Saya terima kasih juga.”


Tok tok


“Masuk.”


“Kau ini sebenarnya mau apa, kau ingin Feirvy menari setengah telanjang! Tubuhnya kecil. Payudaranya juga kecil, apa jadinya entar hahahaha Kenapa nggak sewa saja penari telanjang sih Hahahaha.”


Key melemparkan bolpoin pas kena kepala Verru.


“Awww...”


“Bagaimana Yarry?”


“Nanti malam dia ada di kelab.”


“Bagus.”


Pikir Verru. Orang kok ngomongnya sepotong dua potong saja. Dia itu sok cool apa memang nggak pintar ngomong wakakakakaka.


“Kenapa kau?”


“Tidak-tidak.”


Key mengangkat telfon untuk menelfon bagian receptionis kantornya.


“Mereka suruh masuk ya.”


“Baik Tuan.”

__ADS_1


Siapa, tamu special siapa. Penasaran. Pikir Verru.


Tak lama ada 4 orang. Semua pakai sandal hak tinggi. Pakai Wig pula. Tapi kaki dan tangan mereka berbulu lebat besar besar. Saat mereka berbicara.


“Uhuuyyyyy kami datang Bosssss. Aku merasa gatalll! Masuk sini ACH. HIHI. Ada yang mau di garuk gak Bossss. Free Boss. Iya kan anak anak.”


“Bener Bos. Tangan kami sampai goyang goyang sendiri Qiqiqiqiqi.”


Para waria itu ngoncreng gak jelas. Sampai sampai anak buah Key ingin tertawa tapi melototin mereka. Agar sopan di depan Tuan Key. Key hanya diam dan sedikit menahan senyum. Sementara itu Verru sampai terheran heran buat apa makhluk halus ini ada disini.


Nada heran Verru “Mereka buat apa?”


“Buat kamu.”


Verru melongo mendengar ucapan Key dan bertanya-tanya. “Maksudnya apa.”


“Kalian bawa dia, make up secantik mungkin.”


Ruangan Key langsung hening. Tibalah keterkejutan antara Verru yang jadi korban, anak buah yang tak percaya tapi ingin ketawa. Si waria make up artis terheran bukan cewek yang di rombak abis melainkan cowok.


“Wakakakaka kau bercanda ya.” ucap Verru untuk Key.


“Tidak. Bawa dia sekarang.”


“Baik Boss...! Ayok ganteng sini. Eneng gandeng ya...!”


Verru sangat terkejut. Hanya bisa celingukan kebingungan saat tangan tangan kekar waria waria itu mulai membawanya.


“Key.....!!!! Kau jahat Key. Apa kau gila hah! Tolong aku Ma ...!! Tolong aku pa ...!!”


Miris sekali


Key hanya menjawab pelan. Ada jiwa resah dan sedikit rasa takut yang Key rasakan saat ini.


“Tidak...”


Ide Key saat ini memang sedikit gila. Membuat Verru harus berdandan wanita sexy. Dan merayu asisten Arthur di kelab malam nanti. Tidak ada cara lain lagi. Cuma Verru yang dia percaya. Agar identitas Feirvy tidak bocor kemana-mana. Takutnya kalau ada musuh yang tahu kalau Key ada bawa wanita di rumahnya. Key takut banyak yang mengincar Feirvy nantinya. Tapi kalau dugaan Key malah kebalikannya. Mungkin juga Key malah akan membenci Feirvy seutuhnya. Dan bisa jadi Feirvy malah di jadikan umpan balik oleh Key. Akhirnya Verru benar benar jadi korban utamanya. Para waria itu sudah membawa Verru ke ruangan lain dan di rombak habis si Verru. Badan yang ramping. Kulit yang putih halus juga paras muka yang manis Verru punya semua. Tentu saja tidak akan kelihatan kalau dia itu cowok tulen beneran.


.


.


.


2 jam sudah Key menunggu. Pintu kerja Key terbuka. Verru datang dengan muka masam, kacut juga cemberut.


“Key ... Aku cantik kan ...?”


Key tersenyum. “Sangat cantik.”


“Bulu ketiak ku hilang semua Key ...”


“Masih untung bulu ketiak saja, bukan bulu yang di bawah juga. Haha."


Verru geram, tangannya mencekik Leher Key.


“Awas kau Key kamprettt ...!!”


Key mengecup pipi Verru. Verru langsung terjengit, terkejut.


“Kerjakan tugasmu malam ini dengan baik ya sayang.”


“Aaaaaaaggghhhhhh Keyyy Aku ini pria tulennn!!”

__ADS_1


Beberapa anak buah Key harus menahan senyum saat Verru heboh dapat ciuman dari Boss nya sendiri. Benar benar tontonan yang sangat heboh hehe.


Bersambung ... Like, komen,vote ya kak


__ADS_2