Laman Kosong (Key)

Laman Kosong (Key)
Cemburu (Bonus Chapter 1)


__ADS_3

Merasa bungahhh sekali, anak kecil itu begitu girang Papa nya datang. Riang bahagia juga di rasakan Feirvy hingga terasa tentram mengayumi hatinya. Segera Kallea tarik tangan Papa nya untuk masuk kerumah kecil mereka. Rumah yang menyatu jadi satu dengan klinik milik Feirvy dan karena tempatnya Kecil, Ruang tunggu dijadikan satu dengan teras rumah miliknya.


Saking semangatnya, Kallea menarik tangan papanya tanpa Key sempat menoleh kekanan kekiri dulu, bahkan sepatu pun belum sempat Key melepaskan nya. Saat sampai di ruang tengah, Kallea yang imut berlarian sendiri masuk kamar meninggalkan Key, lalu dia ambil buku gambar yang dia ceritakan tadi ke Papanya.


Key masih dalam posisi berdiri. Matanya seperti mengamati sekeliling ruangan tersebut. Dan yang terlihat olehnya adalah beberapa figura foto yang melihatkan foto foto anaknya juga istrinya. Dan ada juga beberapa foto miliknya tertata unik dan sangat epic oleh istrinya.


.


.


.


Feirvy ikuti langkah cepat mereka berdua dari belakang. Tapi sesaat setelahnya. Feirvy berdiam diri, sedikit jauh dari belakang suaminya. Entah kenapa... waktu 6 tahun itu...tanpa sekalipun bertemu tanpa sekali pun bercakap membuat rasa tersendiri bagi Feirvy. Feirvy merasa amat sangat canggung saat mau langsung mendekat, berbicara, bermanja atau langsung memeluk suaminya.


Key merasa istrinya tadi ada di dekatnya. Tapi saat dia menoleh kesamping-- Feirvy tidak ada. Lalu Key merasa seakan di perhatikan oleh seseorang dari belakang. Pelan kaki Key memutar kebelakang. Dan... dia melihat istrinya malah diam saja layaknya patung hanya memandangi dirinya.


Tentu sikap Feirvy yang seperti itu membuat Key tersenyum, tersenyum miring dengan mata lurus menatap istrinya. Kemudian ia perlahan langkahkan kakinya mendekat ke istrinya, sedangkan Feirvy yang melihat sikap Key yang seperti itu-- membuat jantungnya merasa berdetak lebih kencang dan tatapannya terpaku menatap suaminya.


Dan disaat sudah dekat. Jemari Key meraba dan congakkan dagu Feirvy ke atas membuat Feirvy setengah membuka mulutnya. Setelah menatap mata istrinya-- sedikit rasa getaran coba Feirvy sembunyikan. Key berpaling muka! sambil tertawa cekikikan. Membuat Feirvy beberapa kali membolak balikkan matanya karena bingung dengan sikap Key yang tiba-tiba tertawa cekikikan seperti itu.


“Kenapa?” tanya Feirvy.


Sambil tertawa Key menjawab pertanyaan Feirvy. “Hahaha lihat kau begitu gugup dan canggung sekali. Apa aku terlihat seperti hantu di siang hari? Apa kau punya selingkuhan dan takut kalau ketahuan?”


Feirvy cepat tampik lengan Key yang memeluknya. Dan terlihat mukanya masam sambil dia balas ucapan suaminya. “Hah. Kau ini bicara apa. Selingkuhan apa.”


“Lalu kenapa bersikap seperti itu?”


Feirvy berbicara sambil malu-malu, terlihat pipinya berwarna semu merah jambu. Feirvy ungkapkan apa yang dia rasakan. “I—itu—aku kurang percaya diri. Takut aku terlihat jelek, takut terlihat lebih tua, takut terlihat tak sempurna seperti dulu.”


Saat Key mendengarnya, seperti Key menahan tawa tapi akhirnya Key tertawa juga. “Jauh sekali pikiranmu sampai kesitu. Aku melihat tidak ada yang berubah darimu. Malah lebih cantik dengan gaya rambut seperti ini.”


Feirvy tersenyum sipu-sipu bercampur hatinya yang tengah berbunga-bunga. Key raih kedua tangan Feirvy lalu ia lingkarkan ke pinggangnya sendiri. Rasanya senang sekali melihat istrinya yang saat ini. Seakan mimpi bisa melihatnya kembali. Dan perlahan Key terlihat seperti akan mencium bibir istrinya.


Mendadak! ada suara muncul. “Kalian sedang apa...?”


Terhenti sebelum terjadi. Mata kedua insan itu terbeliak membesar. Baru menyadari anaknya datang dan baru menyadari kalau sekarang sudah punya anak.

__ADS_1


Key dan Feirvy. “Hahaha..." salah tingkah.


"Ah itu sayang.” Ucap Feirvy salah tingkah.


“Itu mata mama kelilipan.” timbal Key.


Mendadak seakan pandangan Kallea setengah melirik kesal ke arah mamanya.Pikir Feirvy. Hah. Lirikan apa itu tadi. Apa dia tidak suka aku didekati Papanya. Kenapa lirikannya sedikit aneh.


Tapi di depan Papanya Kallea tersenyum manissss sekali. Menggandeng jemari papanya lalu mengajaknya duduk-duduk melihat isi buku gambar yang ada di tangannya. Sebelum meneruskan ajakan anaknya Key terhenti terlebih dahulu melepaskan sepatunya dan ijin pada Kallea untuk menaruhnya di luar.


.


.


.


.


Tanpa Key ketahui saat Key mau menaruh sepatunya di rak sepatu. Ada pria seumuran dengannya, sendirian membawa kotak makanan dan memanggil-manggil Dokter Feirvy. Sempat Key mau menjawab kalau Dokter Feirvy masih di dalam, Tapi suara lantang anaknya terdengar keras memanggil pria itu dengan sebutan Papa.


Wajah Feirvy langsung memucat pasi apalagi saat matanya berpaspasan melihat Key ada di luar. Sedangkan pria tadi langsung nerocos begitu banyak bicara pada Feirvy.


"Wah, Kallea ceria sekali ya hari ini.”


Tanpa dosa Kallea tersenyum ceria.


Lagi bicara, sebelum Feirvy sempat bicara.


“Dokter sudah makan, belum?”


“Haha sudah."


“Senyum Dokter manis sekali, senang lihat nya.”


Pikir Feirvy mati aku, Feirvy terlihat mengerenyit kecut. Apalagi di sampingnya ada Key duduk bersendekap diam tapi terus menatap dan mengamati dirinya.


“Ah-itu. Ada apa Tuan Lee kesini.”

__ADS_1


Dengan logat setengah menggoda dan merayu geli pak Lee itu kembali bicara. “Oh itu... Istriku sangat suka kimci buatanku...Aku pikir Dokter Feirvy juga akan menyukainya.”


Feirvy hendak menolak tapi Tuan Lee menyangkalnya. “Sudah Dokter... Jangan sungkan sungkan ini adalah kebaikan tidak boleh di tolak...” “Iya kan Tuan?”


Key yang tiba tiba di kasih pertanyaan, setengah menatap ingin membunuh bercampur senyum kecut Key menjawab palsu kata iya... Kalau dia tahu siapa yang diajak bicara Tuan Lee ini... Pasti Tuan Lee ini nanti tidak akan selamat nanti malam.


Matilah aku.... muka Feirvy berkerut kecut. Dia hanya berpikir, kita kira ini orang entar malam selamat gak ya. Lalu aku? apa aku juga akan selamat. Itu hanya tetangganya Feirvy yang biasa anaknya bermain bersama Kallea dan Kallea ikut ikut panggil Tuan Lee itu dengan panggilan Papa.


Terpaksa Feirvy menerima kimci tersebut supaya Tuan Lee itu cepat-cepat pergi dari rumahnya. Dan setelah orang itu pergi. Tak berhentinya Key lurus lurus menatap tajam diri Feirvy. Membuat Feirvy takut hingga nyalinya ciut dan ingin kabur saja dari suaminya itu. Lalu dengan cepat Feirvy masuk ke dalam rumah.


Disusul Key berjalan cepat dari belakang dan menyahut kotak makanannya tadi, Feirvy langsung terkejut. Melihat Key langsung ke arah dapur yang Key lihat tadi dan membuang keras kotak makanan itu ke tong sampah.


Kallea di tinggal Feirvy di ruang tengah dan Feirvy menyusul Key di dapur. Setengah berlari kecil di hadapan Key Feirvy mencoba menjelaskan kalau itu Cuma tetangga dan Kallea iseng panggil papa karena ikut temannya.


Key masih terlihat mukanya suram, key tarik lengan istrinya dan di pojokkan nya ke pinggir meja pantry ruangan itu. Tatapannnya yang tajam, perlahan Key dekatkan mukanya hingga tubuh Feirvy condong kebelakang. Dengan suara lirih dan intonasi nada yang berat, Key bersuara, “Jangan coba berani selingkuh dariku.”


Mendengarnya saja Feirvy harus menelan ludahnya pahit-pahit dan mata nya membeliak besar. Bahwa dia tak pernah sedikitpun terpikirkan itu dan tidak pernah melakukan hal itu.


“A-Aku sungguhan. Aku tidak pernah lakukan itu semua.” Nadanya kikuk bercampur takut. Tapi setelah Feirvy menjawab ucapan suaminya. Feirvy melihat suaminya terlihat tersenyum yang hampir tak terlihat tapi Feirvy tahu kalau suaminya tersenyum.


Dan pria yang begitu dekat dengan tubuhnya itu. Tiba tiba mencengkram tangan Feirvy yang berpegangan bibir pantry. Dan tangan satunya memegang halus pipi rahang istrinya Dan... Menciumnya lalu menciumnya berulang kali bibir Feirvy. Dan terus dia lakukan hingga mereka hanyut dalam ciuman hangat dan ciuman kerinduan mereka selama ini.


.


.


.


.


Ada bonus buat para Reader semua. Terima kasih sudah setia menunggunya.


Up 1/2 chapter


 🦔By UlanZu 🦔


 

__ADS_1


__ADS_2