Laman Kosong (Key)

Laman Kosong (Key)
SEASON 2 episode 2: Kembali Bertemu


__ADS_3

Di sebuah ruang besar yang berpanel-panel peredam suara itu telah berkumpul sekelompok asosiasi ternama yang dipimpin oleh seorang pria tampan bermata coklat nan tajam yang terlalu menyeramkan untuk dipandang. Kini mereka tengah berkumpul duduk di sofa hitam pekat di balik room Casino Royal milik lelaki tampan nan arogan tersebut.


Sebuah masalah serius telah mereka temukan, kalau seiringnya waktu berlalu ... di mana seorang Queen telah tak lagi menarik bagi segerombolan komunitas -mereka menginginkan hal yang baru dan perlu ada perempuan baru yang bisa mereka pertaruhkan dengan adil- karena selain cantik mereka selalu menginginkan gadis yang mempunyai skill yang mumpuni untuk dikencani selama perjudian telah dimenangkan. Di tempat itu memang sudah ada banyak gadis cantik dan pilihan, tapi mereka selalu lebih antusias bermain dan berkunjung ke sana kalau ada Queen yang bisa mereka pertaruhkan untuk semua judi di sana dan tragisnya tanpa mereka ketahui kalau Feirvy yang belum banyak terpublikasi dalam kehidupan masyarakat luas dan para komunitas, seseorang malah dengan santai menyarankan untuk memilih Feirvy untuk menjadi Queen yang bisa mereka pertaruhkan dengan adil dan tragisnya mereka semua menyetujuinya tanpa mereka mau tahu apapun caranya King harus bisa mendapatkan Feirvy kalau dia ingin terus mendapatkan hasil yang lebih banyak lagi dari usahanya tersebut.


Bukan tanpa alasan kenapa mereka memilih Feirvy, sebagian sudah ada yang tahu tentang jadi diri Feirvy seperti apa. Selain cantik dan seorang dokter, Feirvy memiliki skill menembak dengan bagus, berbalap mobil pun bisa dia lakukan. Ditambah lagi body berkelasnya sungguh jarang dimiliki oleh sebagian banyak wanita, dari itu mereka menginginkan Feirvy sebagai obyek permainan mereka selanjutnya. Tanpa memasang hati nurani mereka, King harus bisa mendapatkan Feirvy sebagai targetnya.


Desakan demi desakan terus menyerang jiwa Erland Noa yang akhirnya dia memanfaatkan Arthur ayah Feirvy yang juga banyak hutang padanya Ayahnya untuk menarik Feirvy jatuh dalam dunianya. Nuansanya begitu serius mereka yang diruang tersebut harus mencari jalan pintas yang lebih kejam dan berhati-hati karena gadis yang mereka inginkan bukan gadis biasa. Gadis itu milik kesayangannya Key, pengusaha dunia gelap yang sangat berpengaruh sebelumnya dan sampai saat inipun masih sangat disegani oleh kalangan manapun di tambah lagi Key adalah salah satu staf kesayangan departemen negeri tersebut dan kalau salah sedikit saja maka akan fatal akibatnya pada mereka semua.


Di sisi lain kalau tidak ada Queen sesuai apa yang para komunitas itu inginkan, tentunya kasino mereka akan mengalami kerugian yang sangat besar dan sebuah kebetulan pria bermata coklat itu pernah sekali mengatakan cinta dengan Feirvy terdahulu dan Feirvy menolak uangkapan cintanya pada gadis cantik tersebut.


Erland Noa atau biasa di panggil King secara cepat tersadar setelah terpanggil oleh rekan kerjanya di sana, Rekan bisnisnya sedikit tidak enak tapi seseorang itu mencoba memberikan ide untuk King yang siapa tahu bisa memecahkan masalah ini, “Bagaimana kalau menculiknya saja King,”


Erland mengangkat satu alisnya keatas. “Kau jangan terlalu naif untuk memikirkan hal ini dengan segampang itu. Dia wanitanya Key, dimanapun Feirvy berada sudah ada pengawasan khusus untuknya," celetuk Erland.


Mereka langsung kembali terdiam dengan pemikiran bodoh mereka kali ini. Tak lama salah satu dari mereka memberi saran pada King untuk menyuruh seseorang mendekati Feirvy sebagai teman perempuan dan nantinya akan berujung sebagai penculikan.


Erland menatap keras rekan yang memberinya saran tersebut, paras mukanya yang lembut akan berubah menjadi sangar saat dia berada dalam lingkungan yang dipimpinnya. Selain itu dia tak pernah segan menghabisi dengan arogan siapa saja yang menghalangi jalannya. Seseorang yang ditatap Erland tersebut langsung berkerut takut dan segera mengalihkan pandangannya dari tatapan keras Erland. Erland menatapnya keras bukan karena kesal atau apa, tapi dia menilai kalau usulannya tersebut sedikit diterimanya, meski kurang efektif untuk dilakukan. Tapi, Erland terlihat memikirkannya.


Beberapa kali King memetik antara ibu jari dan telunjuk tangannya, Setelah sejenak berpikir Erland tiba-tiba membuang senyum ke samping. Semua tampak penasaran dengan apa yang telah di rencanakan oleh pria arogan yang berwajah lembut tersebut. Erland cepat memanggil asisten yang ada dibelakangnya dan secara tak di duga menyuruh asistennya menyiapkan rumah yang tidak terlalu besar untuk nantinya akan di bakar sampai tak tersisa apapun didalamnya. Permintaan yang sedikit tak masuk akal itu membuat semua orang yang ada di sana sedikit terheran dan terkejut dengan permintaan King saat ini.


*****


“Pagi ini aku yang antar Kallea sekolah ya, Sayang ...,” Seru Feirvy dari meja makannya yang juga mau bersiap berangkat kerumah sakit tempat temannya dinas bulan ini.


Key yang sedang cuci tangan sedikit menyahut dengan suara keras, “Bukannya kau kerja pagi hari ini!"


“Iya tapi aku mau berkunjung dulu ke tempat temanku bekerja dan satu arah dengan sekolah Kallea.” sahut cepat Feirvy.


“Baiklah, kalau itu tidak mengganggu kerjamu. Hati-hati, Sayang ...." Key mengecup kening Feirvy yang sudah mau bersiap dengan Kallea. Gadis kecil itupun tak luput juga mendapat kecupan manis dipipinya yang lembut dan menggemaskan sebelum akhirnya berangkat ke sekolah.


“Pa, Mama cantik sekali hari ini.”


“Terus ...."


“Hahaha, banyak papa-papa ganteng di sekolah, Pa.” Kallea tertawa.


Key terjengat -sejak kapan anak kecilnya tahu pria tampan- “Mana bisa sayang, Mamamu sudah terlanjur cinta sama Papa."


“Sungguh Pa. Mama sering lihat foto-foto pria tampan diponselnya."


Feirvy geram dengan mulut kecil anaknya yang selalu mengganggunya, “Hya! Anak kecil tau apa, Enggak-enggak Key, Kallea bohong!"


“Nggak bohong kok Pa, lihat ponsel Kallea. Nih foto-foto yang mama sering Mama lihat, hahaha.” Sepertinya Kallea berhasil membuat geram mamanya.


“Hei-- dasar anak ini, sini ponselnya Kallea!!"

__ADS_1


“Hahaha tidak-tidak, Mama lucu kalau panik, Pa!"


“Bocah ini ...!!! Pergi sana sendiri!"


“Hahaha Mama kesal ya, sini aku cium, Ma!"


“Nggak!!"


Key enaknya jadi pendengar sajalah, dimanapun mereka berada selalu berdebat seperti ini. “Sudah! Berangkat cepat.” Tandas Key. Mereka hanya meringis bercampur takut dan sedikit berlarian cepat masuk dalam mobil. Dan Key tersenyum terhibur karena tingkah lucu mereka.


Kebahagiaan bukan hanya bisa terukir di batu permata saja. Tapi, kebahagiaan mereka kali ini sudah tak bisa dibandingkan dengan suatu hal apapun juga, apalagi hanya dengan sebuah kata-kata saja, karena nilainya lebih dari itu semua.


Mereka berangkat menaiki mobil dengan satu orang sopir bersama mereka. Saat di pertengahan jalan ada dua mobil hitam anti peluru juga mengikuti laju mobil Feirvy. Didalam mobil itu-- Erland mengganti jas mantelnya yang panjang diganti dengan yang lebih formal lagi, memakai dasi yang senada dengan warna jasnya ... rambutnya yang berwarna dark brown dia pakaikan poni ke depan setelahnya dia memakai kaca mata bening dan dia sukses merubah penampilan menjadi Channing yang Feirvy kenal selama ini. Channing yang pernah di tolak cintanya oleh Feirvy.


.


.


.


.


.


Sesampai di depan pintu kelas belajar Kallea, Feirvy jongkok menyetarakan pandangannya dengan tinggi Kallea. Disitu Bu guru bernama Cindy yang seumuran dengan Feirvy menyambut mereka dengan senyum hangat terasanya. Feirvy dengan tersenyum berkembang, mencubit ujung hidung Kallea yang menggemaskan.


Kallea mengecup pipi lembut Feirvy lalu berucap, “Baik Mamaku yang cerewet .... Hihihi.”


Feirvy tersenyum, “Kok cerewet.”


“Mamaku yang paling cantik ....” Kallea tersenyum riang karena selalu berhasil menjahili mama kesayangannya itu.


“Mama berangkat kerja dulu ... Bye anak kesayangan Mama." Feirvy mengecup kedua pipi Kallea, kening hingga mengecup bibir mungil anak kesayangannya itu sebelum dia pergi untuk kerja. Setelah Feirvy seolah memberi isyarat menitipkan dan menyerahkan anaknya pada guru Cindy, disitu Kallea berjalan dan memeluk ibu guru kesayangannya tersebut. Ibu guru yang sangat baik dengan Kallea selama ini.


.


.


.


.


.


Sampai di rumah sakit, langkah kaki Feirvy begitu penuh kebahagiaan, senyuman tergurat tipis di pipinya. Saat masuk ke dalam lobby rumah sakit Feirvy sudah tau kalau ada beberapa orang pengawasi dirinya dan Feirvy tidaklah canggung atau takut karena dia tau kalau itu adalah suruhan suaminya yang sangat posesif dengannya. Sambil terus berjalan Feirvy menelpon suaminya yang sekarang ada di markas -sedang mengawasi pekerjaan pekerjanya-

__ADS_1


“Sayang ... bolehkan aku tidak diikuti para bodyguardmu lagi, ini sampai tiga orang mengikuti aku,” dikata terakhir Feirvy tersenyum dengan suaminya yang selalu ketat menjaganya seperti menjaga ibu negara saja.


Dibalik telepon ada Key tersenyum tanpa suara, dia seperti menertawai dirinya sendiri yang terlalu posesif dengan istrinya. “Aku harus menjagamu, Sayang. Bagaimana kalau ada pria tampan yang akan mengalihkan pandanganmu dariku.”


Feirvy cekikikan tak tahan dengan perkataan suami tersebut. “Aku sudah berapa tahun denganmu ... kenapa tak percaya juga.”


“Buktinya Kallea bilang kau sering lihat foto-foto pria tampan.”


“Hahaha, kau ini. Boleh nggak nanti malam aku memakanmu.” seru Feirvy.


“Biasanya aku yang memakanmu duluan.” sahut Key.


“Itu foto artis idola sayang ... kalau aku suka melihat foto Lee Minho apa kamu juga akan menerornya?"


“Tentu saja, bukan hanya Lee minhonya kalau perlu agensinya akan aku teror semua pakai senjataku." Key tertawa kecil dengan ucapannya sendiri.


Feirvy mendengus napas dengan senyum, “Aku memang selalu kalah denganmu, lalu bagaimana dengan bodyguard-bodyguardmu ini? aku malu sama temenku kalau terus diikuti begini.”


Dibalik Telepon key menipiskan bibir seraya tersenyum, “Kau lanjutkan bekerja, aku akan urus mereka.”


Dengan senyum lega Feirvy menutup teleponnya. Setelah itu dia kembali berjalan ke arah ruang dinas salah satu temannya. Gagang pintu yang dia pegang dan mau Feirvy buka malah terbuka terlebih dahulu sebelum Feirvy mendorongnya, dan di situ Feirvy terkesiap tubuh sedikit menegang karena hampir bertabrakan dengan seorang pria yang gagah dan rupawan. Mereka saling menatap terkejut satu sama lainnya. Lebih terkejutnya lagi pria itu adalah Channing teman sewaktu kuliah dulu, dan mereka sering dijuluki oleh teman-temannya dengan sebutan si mata kembar. Mereka mempunyai bentuk mata yang sama dan warna pupil mata yang sama pula dan hampir-hampir mirip sekali.


Erland berlagak tercengang dan cepat bernada keras memanggil nama Feirvy kala itu juga.


Dengan gagap Feirvy bicara ... “Cha-- Channing ... ini benar dirimu—"


Dengan topengnya yang sempurna Erland Noa juga terlihat terkejut, padahal ini adalah rencana dia yang sebelumnya sudah dia persiapan dengan mengetahui jadwal dinas Feirvy dari salah satu petugas di rumah sakit Feirvy Bekerja.


Ucap Erland pelan dan terperangah, “Feirvy— bagaimana kau ada di sini, dan— juga kau memakai jas seorang Dokter, apa itu artinya-- kau sekarang sudah menjadi seorang dokter ya, atau bahkan sudah menjadi Professor?"


Feirvy tersenyum, “Aku sekarang sudah menjadi dokter ... lama sekali kita tidak bertemu.”


“Ee ... bolehkan kita mengobrol sebentar di luar.”


Feirvy sedikit ragu, tapi ini adalah teman lamanya dulu dan sangat tidak eitis sekali kalau langsung menolak begitu saja. Feirvy menoleh ke temannya yang ada di dalam dan memberika kode isyarat yang langsung dimengerti temannya. Di kantin besar milik rumah sakit, mereka mengobrol dengan sedikit canda tawa di sana karena mereka teman lama yang sudah lama tidak bertemu, tentu ada banyak hal yang bisa mereka ceritakan dan dibicarakan ... tanpa Feirvy ketahui kalau Channing itu adalah Erland Noa dimana dia adalah seorang King kasino terbesar di negerinya saat ini.


***


***


***


Senang sekali ada yang menunggu up dari novel biasa ini😅 Lebih senang lagi kalau kalian mau Like, Komen, ranting dan juga Vote sebanyak-banyaknya.


Jangan lupa klik tombol ❤️ agar setiap UP ada notifikasi di ponsel kalian.

__ADS_1


Terima kasih semua😎😎😎


by UlanZu


__ADS_2