Luka Di Pelaminan

Luka Di Pelaminan
Talak


__ADS_3

Menghilangnya Melati telah membuat rencana pernikahannya dengan Jeff berakhir tanpa perundingan yang berarti. Bahkan tuduhan kejam lainnya harus di terima oleh Almarhumah Melati, Jeff dengan kejam mengatakan jika Melati meninggalkan dia demi pria yang lebih kaya darinya.


"Pa, Melati kemana ya? Kok sampai sekarang masih belum ada kabar?" tanya Mama seraya bersandar pada pundak Papa yang sedang menonton televisi di ruangan keluarga.


"Entahlah Ma, Papa juga tidak tahu. Papa rasanya tidak percaya jika Melati meninggalkan Nak Jeff hanya karena pria kaya," kata Papa.


Tidak lama setelahnya dering ponsel berbunyi.


"Ya betul ini adalah rumah orang tua Melati. Maaf ini dengan siapa ya?" tanya Papa pada orang do seberang sana.


"Pak, kami dari pihak kepolisian ingin mengabarkan jika telah di temukan jasad di wilayah X dan terdapat KTP Nona Melati di


dalamnya," perkataan Pak Polisi itu bagai petir yang menyambar tubuh Papa dari Melati, Mawar dan Anggrek itu.


"Ngak mungkin! Itu ngak mungkin anak Saya..." tangis dan panik bercampur jadi satu di kepala sang Papa.


"Ma, ato kita ke rumah sakit!" Papa langsung mengajak Mama ke rumah sakit tempat Melati di autopsi.


"Siapa yang menelpon Pa? Mengapa Papa bilang Polisi dan juga Melati? Anak kita kenapa Pa? Ap anak kita tertangkap sedang melakukan hal-hal yang tidak baik?" tanya Mama yang merasa panik.


"Ma, tenang ya! Kita lihat langsung saja, semoga itu bukan anak kita Ma. Karena Papa sangat berharap itu bukan Melati," kata Papa.


Setibanya di rumah sakit tempat jasad yang di duga adalah Melati itu, keduanya langsung ke ruangan autopsi. Mama yang shock melihat KTP dan beberapa barang Melati lainnya serta postur tubuh dan rambut sama persis seperti Melati membuat tubuh Mama shock dan langsung pingsan.


Suasana kediaman Raharja itu sekarang berselimut duka. Tangis dari Mama dan Mawar tidak mampu terbendung saat menatap tubuh yang hampir membusuk itu di kafani. Mawar merasa gagal sebagai seorang Adik, wanita itu menduga kuat jika pelakunya adalah Jeff. Karena sang Kakak sempat bercerita jika dia ingin memberikan kejutan pada sang Tunangan sebelum Melati menghilang.


"Kau tenang saja Kak, aku pasti akan menyelidiki siapa yang membuatmu begini! Aku akan memastikan orang-orang biadap itu mendekam di penjara," kata Mawar dalam hati seraya mengepalkan tangannya kuat.


Jika Keluarga Raharja tengah di selimut duka maka berbeda drngan Anggrek dan Arjuna. Anggrek yang tengah hamil muda mendapat perhatian yang melimpah-limpah dari sang suami.

__ADS_1


"Sayang, pokoknya aku ngak terima penolakan. Letakkan saja di sini semua! Amanda, kamu tolong hendle urusan Anggrek! Ini sudah jam 5.30 sore aku tidak ingin istriku dan anak ku yang masih dalam kandungan istriku merasa lelah," kata Arjuna seraya mengambil tas dan juga botol minum yang di atas meja Anggrek sedangkan Anggrek trlah berkaca-kaca matanya melihat sikap Arjuna.


"Loh Sayang, kamu kenapa?" tanya Arjuna seraya meletakkan barang-barang Anggrek di bawah saat menyadari jika sang istri menangis.


"Hei, aku ngak marah Sayang. Kamu kenapa nangis? Butuh sesuatu?" tanya Arjuna srraya menghapus air mata Anggrek yang telah mengalir deras karena sifat lembut Arjuna pada dirinya.


Anggrek sontak memeluk Arjuna erat dan menangis tergugu di sana. Sungguh dia tidak menyangka jika bisa memiliki Arjuna yang sangat perhatian padanya, bahkan selalu memperhatikannya seperti saat ini. Sungguh rencana Allah maha baik.


"Abang, jangan pernah berubah. Aku sayang banget sama Abang," kata Anggrek semakin mengeratkan pelukannya di tubuh Arjuna hjngga membuat pria itu kembali memeluk sang istri.


"Sayang, susah jadi tugasku untuk melindungi dan menjagamu. Aku juga sangat menyayangimu," Arjuna Mengecup puncak kepala Anggrek yang kini tengah di peluknya.


"Ya sudah ayo kita pulang, Mamah pasti udah nungguin kamu di rumah," kata Arjuna yang langsung di angguki oleh Anggrek.


Di dalam perjalanan tidak ada percakapan sama sekali. Bukan karena Anggrek tidak ingin bicarq ataupun Arjuna yang ingin fokus menyetir tapi Anggrek tertidur lelap di mobil seraya mendengarkan lantunan murottal Qur'an yang menenangkan di mobil sang suami.


Tidak terasa mereka telah tiba di parkiran apartement, Arjuna membangunkan Anggrek secara perlahan sehingga wanita cantik itu terbangun. Hal pertama ki yang di lihat oleh Anggrek adalah senyuman menawan milik Arjuna.


"Ayo kita turun," ajak Arjuna yang membawa bawaan miliknya pribadi dan juga milik sang istri, sedangkan Anggrek hanya menggangguk saja dengan senyumannya.


Di sisi lain, Mamah tengah menyiapkan brownies coklat untuk jadi cemilan ketika senggang. Sedangkan untuk makan malam sudah di masak oleh Bibi yang bekerja di rumah.


"Assalamu'alaikum," salam Anggrek dan Arjuna serentak.


"Walaikumussalam. Oalah, Menantu Mamah udah pulang," Mamah langsung memeluk menantunya yang tampak keletihan karena efek bangun tidur.


"Kamu capek banget ya Sayang?" tanya Mamah pada Anggrek.


"Ngak Mamah, tadi aku ketiduran di mobil Abang," kata Anggrek salah tingkah.

__ADS_1


Sedangkan Mamah hanya tersenyum dan langsung menyuruh Anggrek membersihkan diri dan beristirahat.


Malam menjelang, saat ini kedua pasangan halal itu tengah berpelukan di atas ranjangnya. Anggrek bersandar di dada bidang san suami yang tengah membaca email dan berita di tabletnya.


"Kamu sama sekali ngak ada ngehubungi keluarga angkat kamu di Indonesia Sayang?" tanya Arjuna seraya sesekali mengusap kepala sang istri.


"Ngak ada Bang, aku masih belum bisa jika bertemu langsung dengan Kal Melati dan Kak Mawar. Rasanya.... Sudahlah jangan bahas mereka," kata Anggrek seraya membenamkan wajahnya di dada sang suami dan berusaha memejamkan matanya.


"Kalau sudah ngantuk tidurlah, Abang masih ada yang harus di kerjakan," kata Arjuna seraya mengusap rambut panjang sang istri yang terurai.


"Mau di peluk," kata Anggrek dengan manja.


Arjuna segera meletakkan tabletnya dan memeluk sang istri, agar Anggrek segera tertidur.


"Mereka bukan keluarga Anggkat kamu Sayang, ada rahasia besar yang di sembunyikan oleh Nyonya Raharja tentang dirimu. Tapi apapun itu, sekarang kamu telah menjadi istriku, aku sayang kamu," Arjuna mengecup kening Anggrek saat Wanitanya terlelap.


Di sisi lain, Mawar tengah bertengkar hebat dengan Abimanyu.


"Iya benar aku berselingkuh di belakangmu! Kamu tahu persis aku begini karena siapa Mas? Terserah kamu jika kamu sudah tidak ingin lagi bersamaku! Aku ngak peduli!" teriak Mawar keras pada sang suami.


"Kamu benar-benar keterlaluan Mawar! Aku talak kamu hari ini juga!" kata Abimanyu yang merasa kalap dan juga tidak kalah emosi dari Mawar.


"Terima kasih, aku bersyukur bisa lepas dari anak manja kaya kamu Mas! Yang hanya bisa bergantung pada orang tua!" kata Mawar kesal.


"Pergi kamu dari sini!" teriak Abimanyu.


"Tanpa kamu suruhpun aku akan pergi dari sini Mas!" balas Mawar keras dan langsung pergi serta membanting pinyu kamarnya dan Abimanyu serta menyeret kopernya dari sana.


Mami dan Papi Abimanyu hanya mampu menatap pilu kepergian menantu mereka. Sudah duakali kata Talak itu jatuh dari bibir putra mereka pada gadis yang sama-sama memiliki nama dari perwujutan bunga yang indah.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


__ADS_2