Master Of Elements

Master Of Elements
ME 11 Kesan Pertama Yang Buruk


__ADS_3

Matthew, Jasper, dan Ellie telah selesai membersihkan diri, mereka juga sudah mengganti baju mereka dengan baju yang sedikit lebih formal menurut Matthew. Ini adalah kali kedua mereka memakai baju senormal ini. Pertama kali mereka memakai baju normal adalah ketika menghadiri pernikahan Mary, orang yang merawat mereka ketika kecil.


Elisa sendiri yang memilihkan baju-baju ini untuk dipakai oleh Ketiganya. Ini menandakan bahwa identitas dari orang yang mereka temui ini sangat istimewa.


‘Matt, menurutmu siapakah tamu yang dibicarakan oleh Ayah dan Ibu itu? Untuk menemuinya saja kita perlu mandi dan berpakaian rapi seperti ini.’ ucap Ellie melalui telepati. Di depannya ada beberapa kue kering dan segelas susu Cosen Cow.


Semenatara itu, Jasper sedang menikmati makanan ringan di depannya itu sembari menunggu tamu yang dibicarakan oleh Ayah dan Ibunya. Setidaknya ia bisa mengisi waktu luang ini dengan mengisi perutnya. Jasper yakin ketika tamu yang ditunggu datang, ia tidak bisa menikmati makanan di depannya.


‘Aku tidak tau Ellie. Tapi sepertinya identitas tamu ini tidak biasa. Tidak mungkin Ayah dan Ibu membawa tamu ke rumah dalam keadaan seperti ini. Apalagi mereka meminta kita ikut menemui tamu tersebut.’ Jawab Matthew.


‘Apa mungkin itu orang suruhan paman? Maksudku mungkin saja keluarga Ibu mengetahui kebenaran tentang kematian Ibu. Lalu sekarang mereka datang untuk menemui kita?’


Matthew mengerutkan keningnya memikirkan perkataan Ellie barusan. ‘Tapi menurutku itu tidak mungkin El. Kau tahu, sepertinya orang tua kita belum mau kebenaran tentang mereka yang masih hidup itu diketahui oleh keluarga mereka. Ini akan memperumit semuanya El.’


‘Identitas dari kedua orang tua kita membuat kita berada di posisi yang sulit. Jika kita pergi ke keluarga Ibu, pasti akan ada orang yang mengatakan bahwa kita ini memiliki darah dari kerajaan musuh, begitu juga ketika kita jika ada di keluarga Ayah. Jadi keamanan kita belum tentu terjamin jika kita kembali ke keluarga orang tua kita. Jadi menurutku orang ini bukan dari keluarga orang tua kita El.’ Jelas Matthew.


Alasan inilah yang membuat Matthew menghapus kemungkinan ia dan kedua adiknya untuk kembali ke keluarga orang tuanya. Belum tentu keselamatan mereka terjamin di sana. Malah bisa jadi nyawa mereka akan lebih terancam.


Apalagi ketika dirinya dan kedua adiknya memiliki talenta yang seperti sekarang ini. Jika sampai hal ini diketahui oleh keluarga orang tua mereka, bukannya jaminan keselamatan namun bisa jadi pembunuh bayaran yang datang. Akan banyak kecurigaan-kecurigaan yang muncul hanya karena mereka ini memiliki darah dari kerajaan lain.


Beda cerita jika pernikahan orang tua mereka adalah pernikahan yang disetujui atau direncanakan oleh kedua kerajaan. Jika demikian maka kehadiran mereka tidak akan mengganggu kepentingan-kepentingan dari dua kerajaan.


Bahkan jika kedua kerajaan mengetahui bahwa mereka memiliki talenta yang bagus, akan banyak fasilitas-fasilitas yang diberikan untuk menunjang latihan mereka dalam dunia profesional.


‘Lalu menurutmu siapa yang datang Matt? Apakah ini ada hubungannya dengan organisasi itu? Maksudku orang ini, apakah dia bisa membantu kita lolos dari pengawasan organisasi ini?’ Jasper menghentikan mengunyah makanan di depannya untuk melontarkan rentetan pertanyaan setelah mendengar Matthew menampik kemungkinan bahwa yang datang adalah keluarga orang tua mereka.

__ADS_1


‘Bisa jadi Jas. Bisa jadi orang ini dapat membantu keluarga kita. Tetapi semua itu akan terjawab ketika orang itu datang kemari. Jadi kita hanya perlu bersabar menunggu.’ Jelas Matthew.


‘Tapi kenapa orang itu lama sekali datangnya? Ini sudah lebih dari setengah jam sejak kita selesai mandi. Tetapi orang itu belum juga datang.’


‘Tunggu saja Jas.’


“Tikus-tikus di sekitar rumah kalian ternyata banyak juga.” Ucap sebuah suara yang tiba-tiba datang.


Matthew sedikit heran mendengar suara tersebut. Pasalnya kedua orang tuanya kini tengah duduk di depannya. Jadi tidak mungkin orang itu bisa masuk tanpa dibukakan pintu. Apalagi Matthew tahu bahwa di sekeliling tembok rumah mereka terdapat barier yang mencegah orang asing masuk ke rumah mereka. Jadi bagaimana orang itu bisa masuk?


Pintu rumah mereka terbuka. Matthew, Jasper, dan Ellie melihat seorang laki-laki yang berpenampilan lusuh yang sedikit membungkuk dengan sebuah tongkat sebagai penopang tubuhnya. Matthew sangat kaget melihat laki-laki itu. Bukan karena penampilannya, tetapi karena elemen-elemen yang ada di sekitar orang tersebut.


Ukuran bola-bola elemen yang dimiliki oleh laki-laki itu jauh lebih besar dari bola elemen milik orang tuanya. Elemen yang dimiliki orang tersebut juga lebih banyak dari elemen yang dimililki Elisa. Elemen api, air, udara, bumi dan ruang. Itulah kelima elemen yang Matthew lihat dari laki-laki di depannya.


Dari situ Matthew benar-benar yakin bahwa orang di depannya ini memiliki identitas yang istimewa. Matthew sudah bisa menebak asal-usul laki-laki tersebut. Tetapi ia tidak bisa mengetahui identitas asli dari laki-laki tersebut.


“Kau sudah datang. Silahkan duduk. Apa Kau mau minum sesuatu?” tanya Albert.


Laki-laki yang merupakan kepala akademi itu melirik ke arah gelas yang ada di depan Jasper dan Ellie. “Segelas susu tidak masalah untukku.” Ucapnya.


‘Kurang ajar sekali tamu ini. Berani-beraninya dia meminta susu Cosen Cow. Jika dia ikut meminum susu, sudah pasti jatah kita akan berkurang Ellie.’ Ucap Jasper dengan sedikit berapi-api.


‘Berhentilah bersikap seperti itu Jas. Dia tamu kita. Lagi pula itu hanya segelas susu.’ Ucap Matthew.


“Baiklah.” Ucap Albert. “Sayang Kau siapkan minum untuk tamu kita. Aku akan mengambil bola Kristal itu. Aku tidak sabar untuk memenangkan taruhanku.”

__ADS_1


Kini di ruang tamu itu hanya ada Matthew, kedua adiknya, dan Kepala Akademi. Kepala akademi memandang ke arah Jasper yang kini menampilkan raut wajah penuh dengan amarah. “Kenapa Kau memasang wajah seperti itu anak muda?” tanya kepala Akademi.


“Dari semua minuman yang bisa Kau minta, kenapa Kau minta susu Cosen Cow milikku.”


“Jasper.” Ucap Matthew dengan nada yang cukup tinggi.


Ia tidak menyangka Jasper sampai bersikap demikian. Selama ini memang susu dari Cosen Cow milik mereka hanya di konsumsi oleh Matthew dan kedua adiknya. Tidak pernah ada orang lain yang mengkonsumsi susu Cosen Cow selain mereka. Jadi, Matthew tidak pernah tahu bahwa Jasper akan memberikan respon seperti ini.


‘Sudah aku bilang jangan bersikap seperti itu Jas. Dia adalah tamu, dan mungkin saja dia juga yang bisa menolong kita kenapa Kau bersikap seperti itu? Itu hanya segelas susu Jas. Jika Kau keberatan, aku bisa memberikan jatahku untuk tamu keluarga kita ini. Kau tidak perlu marah kepada dia hanya karna segelas susu Ken.’


Tanpa menunggu respon dari Jasper, Matthew berdiri dari duduknya dan sedikit membungkukkan badannya kepada tamu mereka. “Maafkan adikku Tuan. Adkikku tidak bermaksud seperti itu. Maafkan kesalahan adikku Tuan.”


“Hahaha….” Kepala Akademi malah tertawa melihatnya. “Kau tidak perlu meminta maaf padaku. Aku tidak menyangka bahwa anak Sebastian dan Amore akan semarah itu hanya karena makanan. Aku tebak Kau sudah membangkitkan elemen ruang bukan?” tanya Kepala Akademi.


“Kenapa Anda berkata seperti itu Tuan?” tanya Matthew.


Meski memang benar Jasper memiliki elemen ruang, tetapi dirinya tidak mau mengakui hal itu di depan laki-laki ini. Meski dia adalah tamu yang orang tua mereka percayai, dan juga bisa jadi menjadi penyelamat mereka, Matthew tidak mau membeberkan tentang elemen yang mereka miliki bukan?


“Tentu saja aku tahu. Karena hampir semua orang yang memiliki elemen ruang adalah orang yang rakus. Mereka tidak akan pernah merasa kenyang dan selalu merasa lapar. Para pemilik elemen ruang biasanya sangat posesif dengan makanan yang mereka miliki. Ada pepatah mengatakan bahwa Kau bisa meminta apa pun dari orang dengan elemen ruang, tetapi tidak dengan makanan mereka.”


“Aku benar bukan anak muda. Bahwa Kau memiliki elemen ruang?” tanya Kepala Akademi.


“Ya, Jasper memang memiliki elemen ruang. Tidak hanya Jasper, Ellie pun juga memilikinya. Dari kecil keduanya memang sangat rakus. Bahkan bisa dibilang sejak dia dalam kandungan Elisa. Kau bisa melihat bahwa Matthew sekarang memiliki tubuh yang lebih kecil dari kedua adiknya.”


“Ini karena sejak dalam kandungan Jasper dan Ellie menyerap sebagian besar nutrisi yang ada. Sekarang Matthew sudah nampak lebih baik. Beberapa tahun belakangan, anak sulungku itu seperti hanya memiliki kulit dan tulang saja.” Jelas Albert yang datang dengan membawa kotak berisi bola Kristal.

__ADS_1


“Aku tidak menyangka bisa menemukan anak yang memiliki elemen ruang. Sepertinya Kau tidak main-main dengan perkataanmu tadi Sebastian. Sekarang tanpa basa basi kita tes talenta mereka. Aku baru akan mempercayai perkataanmu jika aku melihat faktanya dengan mataku sendiri.”


__ADS_2