
“Ini sangat tidak mungkin. Bagaimana mungkin Kau bisa meningkatkan kekuatanmu sebesar itu? Jika seranganmu memiliki kekuatan setara dengan Iron V atau Iron VI maka itu masih bisa aku terima. Tetapi ini Iron X.”
“Bagaimana mungkin ini bisa terjadi? Apa yang Kau lakukan selama sepuluh hari terakhir ini?” tanya Frank sembari menatap Matthew dengan tatapan tidak percaya.
Jika Matthew mendapatkan kekuatan sebesar ini dalam waktu beberapa bulan, maka Frank tidak akan sekaget ini. Tetapi ini sepuluh hari. Tidak ada catatan dalam sejarah seseorang bisa meningkatkan kekuatannya dalam waktu sepuluh hari.
Jika begini, akan sulit bagi Frank dan rekannya yang lain untuk mengajari Matthew. Ilmu yang mereka miliki, tidak ada yang mampu membantu seseorang meningkatkan kekuatan mereka secepat Matthew.
“Aku hanya berlatih sesuai dengan arahan Kakek John. Ya … memang aku sedikit memodifikasi apa yang Kakek John ajarkan. Tetapi itu tidak terlalu banyak.”
“Memangnya apa yang sudah John ajarkan padamu?” tanya Frank penasaran.
Ia tidak menyangka bahwa John memiliki teknik yang bisa meningkatkan kekuatan seseorang dalam waktu cepat. John tidak pernah memberitahu Frank atau yang lain mengenai hal ini. Sepertinya mereka harus bicara serius dengan John setelah ini.
“Kakek John pernah bilang bahwa untuk bisa menggunakan elemen, kita perlu menggunakan energi jiwa sebagai bahan bakar menggunakan elemen. Lalu, Kakek John juga mengatakan bahwa yang menentukan besar kecilnya seseorang adalah energi jiwa yang mereka miliki. Apakah itu benar?”
“Ya itu memang benar. Lalu, apa yang membuatmu bisa meningkatkan kekuatanmu dengan cepat? Apa hubungannya dengan penjelasan dasar yang diberikan oleh John itu?” tanya Frank penasaran.
Apa yang dikatakan oleh John adalah pengetahuan umum yang perlu diketahui oleh seseorang yang akan terjun dalam dunia profesional. Tidak ada yang khusus. Frank tidak percaya jika dari penjelasan itu Matthew bisa meningkatkan kekuatannya secepat itu. Itu sangat mustahil.
“Itu karena aku mengubahnya Mentor. Sebelumnya Kakek John mengatakan bahwa tempat kita menyimpan elemen dan energi jiwa itu berada di tempat yang berbeda dan dihubungkan oleh sungai. Jadi, setiap setiap orang akan memiliki batasan dalam menggunakan elemen mereka.”
__ADS_1
“Seperti aku yang sebelumnya hanya bisa menggunakan tiga hingga empat kali serangan ringan dan satu serangan besar dengan elemenku. Jika aku ingin kembali menyerang, maka yang bisa aku lakukan hanyalah mengunakan elemen lain. Itu sangat merugikan bagiku yang memiliki banyak elemen.”
“Merugikan? Bagaimana itu bisa merugikanmu?” tanya Frank heran.
Menurut Frank, memiliki banyak elemen justru memberikan banyak keuntungan. Variasi serangan akan lebih beragam dan tidak monoton. Jadi, bagaimana mungkin Matthew bisa mengatakan bahwa itu merugikan?
“Ya sangat merugikan. Aku hanya ingin menggunakan satu atau dua elemen saja sebagai elemen utama yang diketahui oleh publik. Sedangkan sisanya akan aku simpan untuk serangan kejutan. Jadi, jika aku hanya bisa menyerang beberapa kali, bukankah itu akan merugikanku?”
“Oleh karena itu, aku menyimpan elemen yang aku miliki di tempat yang sama dengan aku menyimpan energi jiwa. Dengan begitu, aku bisa menggunakan energi jiwa sebanyak yang aku mau untuk mengeluarkan sebuah serangan yang besar.”
“Apa?” teriak Frank. “Ceroboh sekali Kau ini. Bagaimana bisa Kau melakukan hal itu? Itu akan sangat membahayakan dirimu. Apa Kau tidak berpikir bahwa itu akan dengan cepat mengeringkan danau energi yang Kau punya?”
“Jika Kau memiliki banyak ruang untuk tiap elemen, setidaknya Kau bisa menggunakan elemen lain jika energi untuk elemen utamamu habis. Tetapi, jika Kau menggunakan cara seperti itu, maka Kau akan mempercepat keringnya danau energi milikmu.”
Frank tidak mau jenius seperti Matthew menjadi orang yang tidak berguna karena kesalahan berlatih. Seharusnya orang seperti Matthew memiliki masa depan yang panjang. Tetapi sekarang entah bagaimana masa depannya setelah semua ini.
“Aku tahu mengenai hal itu Mentor Frank. Maka dari itu aku hanya menggunakan setengah dari cadangan energi jiwa yang aku miliki. Mulai sekarang, aku akan dengan sangat giat meningkatkan energi jiwa yang aku miliki.”
“Jika seseorang perlu berlatih tiga jam setiap harinya maka aku akan berlatih enam hingga delapan jam untuk bisa lebih kuat dan tidak sampai menghabiskan energi jiwa milikku,” jawab Matthew.
Frank menghiraukan ucapan Matthew tersebut. Ia lalu mendekat ke arah Matthew dan meraih pergelangan tangannya. Frank mencoba melihat keadaan Matthew dengan cara ini.
__ADS_1
“I-ini …. Ini sangat mustahil terjadi. Bagaimana mungkin Kau masih punya cadangan energi sebanyak itu. Kau bilang Kau sudah menghabiskan setengahnya tetapi yang aku lihat, sekarang ini energi jiwamu kembali terkumpul dalam jumlah cepat.”
Dalam penglihatannya ketika mengecek Matthew tadi, Frank melihat elemen-elemen yang dimiliki Matthew berkumpul di atas danau energi jiwa. Mereka membuat sebuah putaran seperti angin ****** beliung.
Lalu, apa yang dilakukan elemen-elemen Matthew itu menarik energi jiwa dari luar hingga mengisi danau milik Matthew dengan cukup cepat. Ini belum ada dua menit sejak Matthew menggunakan energi jiwanya. Tetapi, danau itu sudah terisi kembali dengan seperempat energi jiwa yang sudah hilang.
“Kau … Kau …, bagaimana Kau melakukan semua itu?” tanya Frank dengan sedikit terbata-bata.
“Aku juga tidak tahu. Ketika aku meminta semua elemen itu pindah ke danau energi jiwaku, mereka langsung seperti itu. Berputar mengelilingi danau energi jiwaku dengan kecepatan tinggi dan mengumpulkan energi dari luar.”
Matthew berbicara jujur. Ini adalah penemuan tidak sengaja ketika dirinya melakukan eksperimen. Ini memang sangat beresiko. Tetapi, apa yang Matthew lakukan membuahkan hasil. Elemen-elemen itu memberikannya kejutan yang luar biasa.
“Apa Kau tahu, penemuanmu ini merupakan terobosan baru untuk para profesional. Biasanya, seseorang perlu beristirahat beberapa menit hingga beberapa jam untuk bisa mengisi kembali energi mereka. Tetapi Kau, Kau melakukannya dengan cukup singkat.”
“Sekarang, kita tunggu hingga danau energimu terisi penuh. Lalu, coba tunjukkan padaku serangan kecil. Kita perlu mengukurnya. Seberapa cepat energimu terisi ketika Kau melakukan serangan kecil. Dengan begitu, kita bisa mengetahui seberapa lama Kau bisa melakukan pertarungan.”
Beberapa menit kemudian, energi jiwa milik Matthew sudah terisi penuh. Ia pun mengikuti arahan Frank. Matthew kembali mengambil posisi untuk menyerang tugu yang ada di ruangan itu. Kali ini, Matthew menggunakan satu per dua puluh kekuatannya. Setidaknya ini akan Matthew jadikan serangan biasanya.
Sebuah bola api muncul dari tangan Matthew. Bola api itu kemudian menghantam tugu batu yang ada di sana. Tidak lama kemudian, hasil dari tes itu keluar.
[Kekuatan Iron VI]
__ADS_1
Frank tidak mempedulikan hasil tes tersebut. Ia lalu mengecek keadaan Matthew. Sekarang ini, setengah dari energi yang Matthew pakai sudah kembali.
“Ini luar biasa. Sangat luar biasa. Aku tidak menyangka Kau akan secepat ini mengumpulkan kembali energimu yang sudah Kau pakai. Sekarang, Kau harus membagi ini dengan kami. Apa teknik rahasia di balik semua ini