
Matthew merasakan perutnya seperti diaduk-aduk. Mungkin saat ini perutnya diperlakukan sama seperti seseorang yang tengah membuat milk shake. Ia merasa sangat mual. Untung saja perutnya dalam kondisi kosong. Jika tidak ia akan bernasib sama seperti kedua adiknya.
Beberapa langkah dari Matthew, Jasper memegangi perutnya dan memutahkan semua isi perutnya. Susu yang tadi ia minum juga Japser muntahkan. Lalu Ellie, ia juga mengalami hal yang serupa dengan Jasper.
Tetapi, di antara keduanya keadaan Jasper lebih parah daripada Ellie. Itu karena apa yang Jasper makan lebih banyak daripada Ellie. Kedua adik Seno itu merasa sekarang ini badan mereka sakit semua. Itu juga diperparah dengan mereka yang saat ini muntah.
Setelah mencapai kesepakatan mengenai transaksi mereka, John tanpa memberi aba-aba mendekap ketiga saudara kembar tersebut dan melakukan teleportasi.
“Apakah kalian tidak pernah melakukan teleportasi?” tanya John.
Menurut John, apa yang terjadi kepada kedua anak di depannya ini dikarenkan mereka baru pertama kali melakukan teleportasi. Biasanya mereka yang melakukan teleportasi untuk pertama kalinya akan mengosongkan perut mereka.
Mereka tidak ingin seperti Jasper dan Ellie bukan? Setelah selesai melakukan teleportasi kemudian memuntahkan seluruh isi perut mereka. Jika mereka berada di tempat umum, mereka pasti akan sangat malu menjadi tontonan orang lain.
John lupa mengatakan efek samping dari teleportasi kepada ketiga saudara kembar itu. Ia kira mereka sudah mengetahuinya. Hal itu pula yang membuatnya lupa memberitahu mereka. Tapi melihat kondisi mereka saat ini, John mengacungkan jempolnya untuk keduanya.
Untuk anak seusia mereka, hanya mendapatkan perut mual dan memuntahkan makanan adalah hal yang sudah hebat. Biasanya anak seusia mereka akan jatuh pingsan ketika pertama kalinya melakukan teleportasi. Malah kebanyakan dari mereka melakukan teleportasi dalam keadaan tidak sadar, agar memperkecil efek samping yang timbul.
“Tidak.” Jawab Matthew dengan cukup lemah. “Kami tidak pernah malakukan teleportasi.”
“Aku lupa memberitahu kalian bahwa melakukan teleportasi untuk pertama kalinya bisa memberikan sebuah efek samping.” Ucap John tanpa merasa bersalah sama sekali.
__ADS_1
Mendengar hal itu, Jasper menatap tajam ke arah John. Jika saja ia tidak merasa sakit kali ini pasti ia akan meneriaki laki-laki itu. Sepertinya laki-laki ini memang berniat mengisenginya. Jika tidak kenapa dia tidak mengingatkannya agar tidak memakan sesuatu ketika masih berada di rumah.
Lupa mengingatkan dia bilang? Hah, Jasper yakin itu hanya sebuah alasan. Jika saja ia tidak memakan apa pun sebelum melakukan teleportasi, maka dirinya tidak akan semengenaskan ini. Paling buruk ia akan mengalami mual seperti Matthew. Ia tidak akan merasa selemas saat ini.
Seolah merasakan tatapan tajam dari Jasper, John mengalihkan pandangannya ke arah Jasper. Ia memandangi Jasper dengan sebuah senyum tipis menghiasi bibirnya, seolah-olah meledek Jasper yang tengah merasa lemas itu.
Matthew tidak mempedulikan keduanya yang sekarang terlihat adu tatapan. Ketika tubuhnya sudah merasa lebih baik, ia mendatangi Ellie dan memberikan adiknya itu segelas air serta biscuit yang sedikit asin. Matthew tahu bahwa dengan begini rasa mual yang dialami oleh Ellie akan sedikit mereda.
“Aku benar-benar lupa anak muda. Aku tidak ada niatan sedikitpun untuk mengerjaimu. Kau sendiri yang meminum susu itu bukan? Aku tidak menyuruhmu untuk mengisi perutmu. Lagi pula, jika aku melarangmu mengisi perut, Kau pasti tidak akan menurut.”
Matthew juga memahami hal itu. Apalagi masalah tentang susu Cosen Cow waktu itu, Jasper selalu memerangi John. Jika John melarang Jasper dan Ellie yang akan meminum susu Cosen Cow, sudah pasti Jasper akan mencuragi John. Jasper pasti berpikir bahwa John akan merebut susunya.
“Sudahlah Jas.” Ucap Matthew memperingati Jasper agar tidak melakukan hal yang ceroboh.
Dari pengamatan Matthew, rata-rata diameter batang pohon di sini adalah satu meter lebih. Matthew belum mengetahui apakah mereka berada di pinggiran hutan atau berada tepat di tengah-tengah hutan. Jika memakai parameter dunianya yang dulu, saat ini Matthew berada di tengah hutan, bukan lagi daerah pinggiran hutan. Namun parameter itu kemungkinan berbeda dengan dunia ini.
“Dimana kita sekarang?” tanya Matthew. “Apa kita berada di tempat yang cukup aman sekarang?”
“Kita berada di tengah-tengah Hutan Morento. Kita bisa melakukan satu kali teleportasi lagi untuk bisa keluar dari Hutan Morento.” Jawab John.
“Tidak. Aku tidak mau melakukan teleportasi lagi.” Protes Ellie. “Ini sangat menyakitkan untuk melakukan teleportasi. Tidak bisakah kita berjalan saja?”
__ADS_1
Gadis itu tidak mau lagi merasakan rasa mual yang sama untuk kedua kalinya. Meski biscuit yang Matthew berikan bisa sedikit menetralisir rasa mualnya, tetap saja Ellie tidak mau melakukan teleportasi seperti tadi dalam waktu dekat.
“Apa Kau yakin? Kita masih harus berjalan tiga ratus kilometer lagi. Aku tidak yakin kita bisa melewatinya selama seminggu jika harus berjalan.”
“Kakek John, apakah setelah kita keluar dari Hutan Morento kita bisa langsung menemui sebuah desa?” tanya Matthew.
Matthew paham bahwa jika lebih memilih berjalan, mereka hanya akan membuang-buang waktu. Orang-orang dari organisasi itu bisa kapan saja berhasil mengejar mereka. Kecepetan mereka berjalan pasti lebih lambat dari pada kecepatan musuh mengejar mereka.
Jadi menurut Matthew lebih baik mereka pergi dengan menggunakan teleportasi. Setidaknya mereka bertiga bisa lebih jauh lagi dari orang-orang itu.
“Kau cukup pintar menanyakan ini padaku. Tentu saja, setelah kita keluar dari Hutan Morento kita perlu berjalan satu kilometer lagi untuk mencapai sebuah desa yang sama besarnya seperti desa kalian tinggal. Kalau tidak salah, desa tersebut sudah termasuk ke dalam wilayah Kerajaan Starwood.”
“Setelah berada di desa itu, aku akan membiarkan kalian beristirahat seharian sebelum melanjutkan perjalanan besok pagi-pagi sekali. Jika beruntung, di desa tersebut kita bisa membeli kendaraan penduduk untuk transportasi kita.”
“Jika tidak, kita hanya bisa mengikuti karavan para pedagang menuju kota terdekat. Setidaknya di kota besar kita pasti akan menemukan orang yang mau menjual kendaraan mereka kepada kita.” Jelas John.
Mendengar hal tersebut Matthew memutuskan bahwa lebih baik mereka keluar dari Hutan Morento dengan cara teleportasi. Dari ucapan John, Matthew mengetahui bahwa mereka hanya akan melakukan teleportasi satu kali lagi, dan mungkin baru beberapa hari lagi mereka akan melakukan teleportasi.
Dari ucapan John, setelah ini mereka akan memasuki wilayah kerajaan lain. Mereka akan lebih aman di sana. Setidaknya musuh tidak akan berpikir bahwa dalam sehari mereka sudah berada di wilayah kerajaan lain. Mungkin anggota organisasi itu akan berpikir bahwa seseorang membawa pergi Matthew dan kedua adiknya bersembunyi di sekitaran Hutan Morento.
Mereka tidak akan pernah berpikir bahwa orang yang membawa pergi Matthew dan kedua adiknya adalah seseorang dengan elemen ruang yang menguasai kemampuan teleportasi. Mungkin mereka akan memikirkan kemungkinan ini.
__ADS_1
Tetapi mereka tidak akan pernah berpikir bahwa yang membawa pergi Matthew dan kedua adiknya adalah seseorang yang mampu berteleportasi sejauh tigaratus kilometer sekali berteleportasi.
“Baiklah. Lebih baik kita melakukan teleportasi daripada jalan kaki.” ucap Matthew memutuskan.