
Tiga hari berlalu begitu saja. Dalam tiga hari ini, Matthew, Jasper, dan Ellie tidak diam saja. Mereka bertiga berlatih cukup keras. Matthew mengajarkan kedua adiknya mengenai teknik penyatuan kolam energi jiwa yang mereka miliki.
Karena keduanya tidak perlu mencoba seperti yang dilakukan oleh Matthew. Jasper dan Ellie tinggal mengikuti langkah-langkah yang sebelumnya sudah Matthew coba. Matthew akan membuat teknik ini menjadi satu-satunya teknik yang hanya akan dimiliki oleh keluarganya saja.
Teknik yang lain bisa ia berikan kepada orang lain dengan mudah. Tetapi tidak dengan yang satu ini. Hal ini karena energi jiwalah yang menentukan kekuatan serangan seseorang. Matthew masih ingin keluarganya menjadi yang lebih kuat daripada yang lainnya.
Sekarang ini, Matthew kembali mengadakan perkumpulan dengan anak buahnya. Kali ini ia mengajak Jasper dan Ellie bersamanya. Ia ingin anak buahnya tahu siapa saja yang tidak boleh mereka lukai.
Jika sebelumnya pertemuan yang dilakukan oleh Matthew dihadiri oleh seratus dua puluh orang lebih, sekarang hanya ada dua puluhan orang saja. Matthew melakukan hal ini agar tidak ada kerumunan besar.
Lalu, tempatnya pun sekarang tidak lagi di rumah kaca milik Mentor Andreas, tetapi di tempat tinggal Matthew dan kedua adiknya. Di tempat ini, mereka memiliki halaman yang cukup luas. Ini karena tempat tinggal Matthew bukan lagi di asrama tetapi rumah dengan empat ruangan yang memiliki halaman yang cukup luas.
“Aku tidak menyangka Bos Matthew adalah murid pribadi dari keempat tetua. Ia sekarang tinggal di area terdalam akademi. Jika bukan Bos Jasper yang membawa kita kemari, maka kita tidak akan pernah menginjakkan kaki di area terdalam akademi,” ucap Felix.
“Itu sangat wajar, Felix. Kau sendiri sudah merasakan perubahan dalam beberapa hari terakhir ketika memakai teknik yang diberikan oleh Bos Matthew bukan? Sekarang katakan padaku, genius seperti mereka yang memiliki kemampuan hebat, sudah sepantasnya menjadi murid para tetua,” jawab Bianca.
“Ya. Kau benar mengenai hal ini, Bianca. Dalam tiga hari terakhir, aku dengan mudahnya merasakan keberadaan elemen di sekitarku. Padahal, sebelumnya aku tidak bisa merasakan mereka setelah kehilangan elemen milikku,” jelas Felix.
“Aku juga merasakan hal sama dengan yang Kamu rasakan. Sekarang aku bisa merasakan keberadaan elemen lain dengan cukup mudah. Aku juga sudah bertanya kepada yang lain, ternyata mereka juga merasakan hal yang sama.”
“Ini berarti, Bos Matthew tidak membual ketika mengatakan bahwa dia bisa membantu kita,” ucap Felix.
“Tentu saja aku tidak berani membual. Jika aku membual, akun akan menjadi pecundang yang tidak bisa menggunakan elemen,” ucap Matthew yang baru saja keluar dari kediamannya.
Semua yang ada di sana langsung membungkukkan badan mereka dan menyapa Matthew secara bersama-sama.
“Bos Matthew.”
__ADS_1
“Bagaimana kabar kalian sekarang?” tanya Matthew.
“Aku tidak pernah merasa sebaik ini, Bos. Aku sangat senang. Apa yang Kau ajarkan kepada kami, sudah membantu kami dan memberikan harapan baru,” jawab Bianca.
“Jika Kau meminta nyawaku sekali pun, aku akan dengan senang hati memberikannya, Bos,” imbuh Felix.
“Aku tidak membutuhkan nyawamu untuk saat ini Felix. Yang aku butuhkan, Kau dan yang lain menjadi lebih kuat. Dengan begitu, kalian bisa membantuku melakukan sesuatu nantinya.”
“Baik-baik. Aku akan melakukan hal itu, Bos.”
“Apakah kalian memiliki kesulitan dalam berlatih? Jika ada yang ingin kalian tanyakan, katakan sekarang juga” tanya Matthew.
“Tidak. Aku tidak ada kesulitan apa pun, Bos. Penjelasanmu tempo hari cukup jelas bagi kami.”
“Kalau begitu, setelah ini kalian bisa melanjutkan latihan kalian. Aku mau kalian tetap merahasiakan mengenai kalian yang bisa berlatih kembali. Jadilah mata-mataku dan bantu aku dari kegelapan.”
Matthew terdiam sejenak. Ia menatap wajah anak buahnya satu persatu. Ada kemarahan di wajah mereka ketika Matthew mengucapkan nama Black Shadow. Sudah pasti mereka marah pada kelompok ini. Bagaimanapun juga, merekalah penyebab anak-anak ini kehilangan kekuatan mereka. Jadi cukup wajar bagi anak-anak ini menaruh dendam kepada Black Shadow.
Matthew sendiri juga menaruh dendam pada kelompok ini. Merekalah penyebab Matthew, Jasper, dan Ellie harus terpisah dari Albert dan Elisa. Mereka juga yang menjadi penyebab banyak orang tua kehilangan anaknya. Kelompok seperti Black Shadow haruslah dimusnakan dari dunia ini.
Dalam tiga hari ini Matthew berpikir bahwa menghancurkan Black Shadow akan menjadi tujuan utama kelompok mereka. Selama Black Shadow ada, Dark Shadow juga akan tetap ada untuk melemahkan mereka.
Matthew sadar ini adalah perjalanan yang cukup panjang. Anggota Black Shadow banyak yang sudah berada di tingkat platinum. Sementara kelompoknya, itu hanya berisi beberapa anak yang baru bangkit dari rasa putus asa.
“Aku tahu kalian ingin menghancurkan mereka bukan? Aku juga begitu. Maka dari itu, kita hanya bisa bekerja menjadi bayangan gelap sekarang. Jika kekuatan kita sudah bisa mengalahkan mereka, maka kita akan hancurkan Black Shadow sampai ke akar-akarnya.”
“Bos Matt, jika itu tujuanmu, maka aku akan dengan senang hati membantumu. Aku akan berlatih semampuku untuk memperkuat diri. Dengan begitu, kita bisa segera menghancurkan orang-orang busuk itu. Jika perlu, aku akan mengumpulkan beberapa orang lain untuk membantumu,” ucap Bianca.
__ADS_1
“Untuk saat ini Kau tidak perlu melakukan itu Bianca. Aku tidak mau membesarkan kelompok kita untuk sekarang. Suasana sekarang masih belum stabil. Akademi Andradius masih dalam kondisi dikarantina.”
“Kita baru akan merekrut anggota baru jika kondisi sudah lebih baik. Ingat, orang yang bisa bergabung dengan kita, hanya mereka yang memiliki dendam kepada Black Shadow. Untuk tiga bulan kedepan, lebih baik kita hanya fokus untuk meningkatkan kekuatan saja.”
…
Dalam tiga bulan ini, banyak perubahan yang terjadi di Akademi Andradius. Kegiatan pembelajaran yang terkadang dilakukan di luar akademi, sekarang dilakukan di akademi. Tidak hanya itu, penerimaan murid baru juga lebih ketat dari biasanya.
Pihak akademi sampai meminta semua murid dan mentor yang ada untuk bersumpah bahwa mereka bukanlah mata-mata dari Black Shadow. Hal ekstrim yang dilakukan oleh Akademi Andradius ini menuai cukup banyak protes.
Namun, apa yang mereka lakukan ini ternyata berhasil membuahkan hasil. Beberapa orang yang menjadi mata-mata dan masih berada di akademi, berhasil ditangkap. Mereka langsung dibunuh tanpa ampun.
Kejadian ini membuat Akademi Andradius menerapkan aturan baru bagi murid, mentor, dan semua pekerja yang ada bahwa mereka tidak akan pernah menghianati Akademi Andradius.
Sementara itu, Matthew dan kedua adiknya tidak terlalu banyak terpengaruh akan perubahan ini. Mereka masih tetap berlatih setiap harinya. Di pagi hari, mereka akan bergantian menemui para mentor untuk mendapatkan ilmu mereka. Lalu di siang hari hingga malam, mereka akan melatih elemen mereka.
Ada satu bulan pertama, diketahui bahwa Ellie lebih berbakat dalam hal meramu obat-obatan. Pada akhirnya Ellie hanya berfokus pada latihan meramunya. Lalu Jasper, adik Matthew ini lebih berbakat dalam menempa senjata. Ia sekarang lebih fokus dalam menempa senjata.
Sementara itu, Matthew menaruh bakatnya dalam menjadi master array. Ia belatih bagaimana cara membuat barier. Entah ini kebetulan atau apa, tetapi keahlian sampingan dari Matthew, Jasper, dan Ellie saling melengkapi satu sama lain.
Dua bulan setelah mereka fokus dalam pelatihan itu, Matthew dan kedua adiknya sudah bisa membuat sesuatu dari keahlian itu. Sekarang Ellie sudah bisa meramu salep penyembuh luka, lalu Jasper, dia sudah bisa membuat senjata tingkat Iron, dan Matthew, barier pertama yang ia pelajari adalah barier kedap suara.
Tidak hanya keahlian mereka saja yang berkembang pesat, kekuatan mereka juga bertambah. Matthew sedikit lagi sudah bisa mencapai level Bronze, Jasper dan Elilie sama-ama sudah berada di level Iron VIII.
Di sisi lain, elemen mereka pun bertambah banyak. Matthew sekarang sudah memiliki delapan elemen dari kerja kerasnya. Elemen itu adalah elemen air, udara, api, cahaya, petir, ruang, gelap, dan bumi. Ia hanya tinggal memiliki elemen kehidupan saja.
Sementara itu, Jasper dan Ellie memiliki tujuh elemen yang sama yaitu elemen udara, api, gelap, ruang, air, cahaya, dan bumi. Keduanya hanya tinggal memiliki elemen petir dan juga elemen kehidupan untuk
__ADS_1