
Albert dan Elisa keluar dari rumah mereka yang sudah tiga belas tahun mereka tinggali. Keduanya baru mengakah beberapa langkah dari rumah, tetapi Albert bisa merasakan beberapa pasang mata memperhatikan mereka.
Albert memandang ke arah istrinya yang kini menggendong boneka Ellie di punggungnya. Elisa menganggukkan kepalanya menyatakan kesiapannya kepada Albert yang sedang menggendong boneka Matthew dan Jasper dipunggungnya. Albert memakai sebuah kain panjang untuk mengikat dua bonek di punggungnya agar tidak terjatuh nantinya.
Tanpa menunggu lama lagi, keduanya melompat ke atap rumah tetangga mereka. Mereka melakukan beberapa kali lompatan. Berpindah dari satu atap ke atap yang lain, menuju ke arah utara. Setelah mereka melompat ke atap, keduanya merasakan pemilik mata yang mengawasi mereka tadi mulai bergerak mengikuti mereka.
Mungkin karena ini masih berada di kawasan desa, orang-orang tersebut belum menampakkan diri mereka meskipun mengikuti Albert dan Elisa. Lima menit kemudian keduanya berada di perbatasan desa di bagian utara.
Setelah ini pasangan suami istri itu mengetahui bahwa orang-orang itu tidak akan tinggal diam. Mereka akan mulai menyerang keduanya. Albert dan Elisa mempercepat langkah mereka. Kini atap-atap rumah itu digantikan dengan pepohonan yang ada di luar desa. Albert dan Elisa mulai melompat dari satu pohon ke pohon yang lain.
Gerakan mereka kali ini lebih cepat daripada yang mereka lakukan ketika masih berada di kawasan desa. Albert dan Elisa ingin membawa orang-orang dari Black Shadow menjauh sejauh-jauhnya dari desa. Selain untuk memancing orang-orang itu pergi dari ketiga anak mereka, Albert dan Elisa tidak ingin ada orang lain yang terlibat.
Jika mereka melakukan pertarungan di dekat desa, bisa saja ada orang yang tidak berdosa yang menjadi korban. Pertarungan seseorang di tingkat platinum memberikan dampak yang luar biasa di lingkungan sekitar mereka.
Setelah setengah jam perjalanan, orang-orang dari organisasi Black Shadow mulai tidak sabaran. Mereka mempercepat langkah mereka untuk bisa mendekat ke arah Albert dan Elisa. Satu persatu orang-orang itu muncul. Mereka menghadang di depan Albert dan Elisa.
Ada sepuluh orang di sana. Enam orang knight di tingkat gold, dua orang mage di tingkat gold dan dua orang Knight di tingkat platinum. Jumlah mereka sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Kepala Akademi. Kemarin Kepala Akademi memastikan jumlah musuh yang akan dihadapi oleh Albert dan Elisa.
“Lihat-lihat. Siapa ini yang kita temui. Singa kecil dari Frantico dan seorang Putri dari Deluce. Aku tidak menyangka kalian masih hidup. Kalian bahkan memiliki tiga orang anak saat ini.” ucap Knight tingkat platinum yang memiliki rambut berwarna silver itu.
“Ck. Ck. Ck.” Albert mendecakkan lidahnya. “Aku kira istriku tidak mencuci baju yang aku pakai. Sedari tadi aku mencium bau busuk. Tidak aku sangka bau itu berasal dari kalian. Kalian dari Black Shadow masih tetap tidak berubah. Tidak bisakah kalian mandi terlebih dahulu? Bau busuk kalian sudah tercium meski kalian berada jauh dariku.” Ucap Albert memprovokasi.
“Rupanya singa kecil ini masih tetap saja tidak bisa diam. Apa mungkin Kau akan diam jika bertemu dengan singa besar? Aku rasa Jendral Arnold akan membungkam mulut busukmu itu setelah mengetahui bahwa Kau lebih memilih menikahi Putri dari kerajaan musuh. Singa kecil menghianati singa besar.” Tambah Knight berambut silver itu.
__ADS_1
“Jangan banyak omong Rey. Kita selesaikan saja misi ini dengan cepat. Aku tidak mau kita gagal. Jika kita tidak cepat, bajingan dari Kota Dementico itu akan datang kemari. Ini kesepatan kita, sebelum mereka masuk ke Kota Dementico kita harus bisa merebut kedua anak itu.”
“Aku tidak mau menunggu seperti orang bodoh di depan rumah dengan penuh barier seperti sebelumnya.” Ucap Knight tingkat platinum lainnya.
“Menyebalkan. Aku hanya ingin berbicara sebentar dengan singa kecil itu Sein.” Protes Knight bernama Rey tersbut.
Meski Rey melakukan protes, ia tetap melakukan apa yang diminta oleh Sein itu. Dua tahun ini mereka mengawasi rumah pasangan suami istri itu dari kejauhan. Hanya diam mengawasi tanpa melakukan pertarungan sangat menjengkelkan bagi mereka yang berada di tingkat platinum.
Mereka tidak bisa gegabah dalam mengambil tindakan. Barier rumah pasangan suami istri itu dipenuhi dengan berbagai rune yang bisa menyerang mereka. Tingkat serangan dari rune-rune tersebut cukup tinggi. Jadi mereka tidak berniat menyerang barier tersebut dan mendapatkan luka.
Markas bersar hanya menugaskan mereka untuk mengawasi. Belum ada perintah untuk menyerang dan menculik ketiga anak kembar itu. Jika saja hari ini mereka tidak melihat bahwa pasangan suami istri itu pergi melarikan diri dengan ketiga anaknya, maka mereka tidak akan mengambil tindakan. Ini kesempatan mereka untuk menculik ketiga anak tersebut.
Dari arah yang diambil oleh pasangan suami istri itu, Sein yakin bahwa Albert dan Elisa berniat mencari perlindungan ke Kota Dementico. Walikota Dementico adalah seseorang Mage tingkat Platinum. Dengan adanya Walikota Dementico, maka presentase keberhasilan mereka akan semakin kecil.
Sein menebak bahwa setelah menyingkirkan mereka, Albert dan Elisa akan melanjutkan perjalanan menuju ibu kota Kerajaan Deluce. Sepertinya pasangan suami istri tersebut memutuskan untuk tidak lagi bersembunyi. Jika memang demikian, maka ini akan mempersulit rencana organisasi mereka.
ika tidak, mereka tidak akan melakukan hal ini bukan. Untuk itu Sein pikir mereka harus mengambil kedua anak tersebut dari tangan orang tua mereka sekarang.
“Serang.” Ucap Sein memberi aba-aba.
Rey memusatkan seluruh elemen miliknya untuk mengatifkan rune-rune yang ada dalam tubuhnya. Beberapa garis-garis rune yang terlihat seperti tato itu bermunculan di tubuh para knight. Elemen-elemen itu mengalir melewati rune-rune tersebut dan keluar menjadi sebuah serangan.
Serangan berbagai elemen meluncur ke arah Albert dan Elisa. Tidak tinggal diam, Elisa mengeluarkan tongkat dari cincin yang dipakainya. Ia mengaktifkan beberapa rune yang ada dalam pikirannya dengan elemen.
__ADS_1
Elemen yang dipakai Elisa kali ini adalah elemen air. Ia membuat barier pelindung dari Elemen air tersebut. Mereka tidak perlu menyerang, yang harus mereka lakukan hanyalah bertahan dan mengulur waktu. Mereka juga harus menghemat tenaga untuk melarikan diri dari tempat ini.
Selain melarikan diri dari organisasi Black Shadow, Albert dan Elisa juga perlu melarikan diri dari orang-orang Kerajaan Deluce. Tempat mereka bertarung saat ini tidak terlalu jauh dari Kota Dementico. Pasti Walikota Dementico akan merasakan fluktuasi gelombang yang terbentuk dari pertarungan mereka dengan anggota Black Shadow.
Jika Walikota Dementico melakukan penyelidikan dari pertarungan ini, maka identitas mereka akan terungkap. Albert dan Elisa mengetahui bahwa mereka perlu pergi dari sini sebelum Walikota Dementico datang.
Setidaknya tanpa melihat mereka, akan butuh beberapa hari untuk mengetahui identitas orang yang melakukan pertarungan. Beberapa hari sudah cukup untuk mereka pergi meninggalkan wilayah Kerajaan Deluce.
“Keluarkan seluruh kemampuan kalian. Kita harus menyelesaikan ini secepat mungkin sebelum Walikota Dementico datang.” Ucap Sein mengingatkan.
Albert hanya bersikap pasif menangkis semua serangan-serangan yang ada. Sesekali ia juga berpura-pura membetulkan posisi “Matthew dan Jasper” yang ada di punggungnya. Dalam hati Albert juga menghitung lamanya mereka keluar dari rumah.
Sudah sepuluh menit mereka melakukan pertarungan dengan anggota organisasi Black Shadow itu, berarti kurang lebih mereka sudah menghabiskan waktu lima puluh menit sejak meninggalkan rumah.
Albert mengalihkan padangannya ke arah Elisa. Memberi kode kepada istrinya bahwa sekarang sudah saatnya mereka pergi. Elisa mengangguk mengiyakan saran Albert.
“Ck. Ck. Ck.” Albert mendecakkan lidahnya. “Ternyata kalian tidak bisa menerobos pertahanan kami. Rupanya kemampuan Black Shadow semakin menurun. Aku yakin tidak lama lagi organisasi kalian akan dibasmi. Kemampuan kalian saja seperti ini.”
“Aku dengar, sepuluh tahun yang lalu oranisai kalian mengalami kerugian yang besar. Demi menculik anak-anak bangsawan kalian mengorbankan banyak anggota. Tetapi pada akhirnya anak-anak itu hanya anak biasa tanpa talenta. Aku yakin pemimpin kalian akan sangat marah akan hal itu.”
“Baiklah. Aku akan berbaik hati memberikan anak-anakku. Rawat mereka dengan baik.” Ucap Albert sembari melemparkan “Matthew dan Jasper” dan diikuti dengan Elisa melemparkan “Ellie”. Setelahnya mereka pergi meninggalkan area pertarungan. Kecepatan mereka saat ini dua kali lebih cepat dari sebelumnya.
Sepertinya sebelumnya Albert dan Elisa belum menggunakan kecepatan maksimal mereka. Tidak ada anggota Black Shadow yang berniat menghalangi mereka. Kini mereka berusaha menyelamatkan “Matthew”, “Jasper”, dan “Ellie” dari bombardir serangan yang mereka keluarkan.
__ADS_1
“Aku tidak menyangka Singa kecil itu tega memberikan anaknya hanya untuk menyelamatkan diri dari kita.” Ucap Rey ketika berhasil menangkap “Ellie”. Ia kemudian menyibak jubah yang menutupi wajah “Ellie”. Malihat ekspresi mengejek yang terpasang di wajah “Ellie” mebuat Rey geram.
“Sial. Kita ditipu. Singa kecil itu meninggalkan anaknya di desa. Pasti ada seseorang yang akan membawa mereka pergi. Semuanya kembali ke arah Desa Sogremon.” Perintah Sein yang menatap ke arah “Matthew dan Jasper” di dekapannya.