
“Aku dengar besok Kau akan keluar dari akademi Matt,” tanya John yang “mencicipi” masakan Matthew.
Dalam tiga bulan terakhir, sebagai Kepala Akademi Andradius, John sibuk menstabilkan keadaan di akademi. Hal itu membuatnya tidak bisa melakukan pembelajaran memasak seperti yang sebelumnya mereka sepakati.
Baru sekarang John memiliki waktu untuk mampir ke tempat tinggal Matthew dan adik-adiknya. Bisa dibilang, masalah mengenai penyusup dari anggota organisai Black Shadow itu sudah terselesaikan. Jadi, John sudah memiliki waktu luang untuk “mencicipi” masakan Matthew.
“Ya itu benar, Kakek John. Besok aku akan keluar. Bukankah besok masa isolasi yang ada di Akademi Andradius sudah berakhir? Aku ingin pergi ke Hutan Nordrhein. Di sana nanti aku akan mempraktekkan apa yang aku pelajari.”
”Meski kekuatanku cukup tinggi, tetapi jika aku tidak memiliki pengalaman bertarung, itu sama saja dengan memiliki pedang yang tumpul. Pedang itu memang sebuah senjata, tetapi pedang itu tidak bisa melukai orang lain,” jelas Matthew.
Berlatih selama tiga bulan ini sudah cukup menurut Matthew. Meski dirinya belum mencapai tingkat Bronze, tetapi kuatan serangannya sudah mencapai tingkat Bronze. Serangan dengan setengah energi jiwanya setara dengan serangan yang dimiliki oleh mereka pada tingkat Bronze VII. Padahal dari segi energi jiwa, Matthew hanya berada di tingkat Iron X.
Untuk Jasper dan Ellie yang memiliki energi jiwa di tingkat Iron VIII saja sudah memiliki kekuatan serangan di tingkat Bronze III jika menggunakan setengah energi jiwa mereka.
Dengan kekuatan mereka yang sekarang, mereka sudah bisa melindungi diri jika pergi ke tepian Hutan Nordrhein yang kebanyakan berisi monster pada tingkat Bronze I hingga Bronze V. Asalkan mereka tidak masuk terlalu dalam ketika berada di Hutan Nordrhein, maka semuanya akan baik-baik saja.
"Apakah kalian butuh seseorang untuk menemani kalian? Aku bisa meminta seseorang menemani kalian ke Hutan Nordrhein. Bagaimanapun juga, ini adalah kali pertama kalian ke Hutan Nordrhein," ucap John.
"Kau tidak perlu melakukan hal itu, Kakek John. Leonard murid tahun kedua akan menemani kami. Jadi, jika ada sesuatu sekali pun, Leo akan membantu kami mengatasi monster yang ada. Lagi pula, kami tahu batasan kami, Kakek John," jawab Ellie yang selesai mengunyah makanannya.
"Leonard? Murid tahun kedua?"
"Ya. Dia adalah orang yang dulu bersama kami di kantin ketika Kau datang menemui kami. Tidak hanya itu, beberapa murid yang sudah kehilangan kekuatan akan ikut dalam perjalanan kami, Kakek John. Meski mereka tidak memiliki kekuatan sedikit pun, tetapi pengalaman mereka lebih tinggi," jelas Matthew.
__ADS_1
Ini adalah alasan yang Matthew siapkan agar bisa mengajak beberapa anak buahnya keluar. Mereka juga perlu berlatih. Beberapa dari mereka sudah kembali memeliki satu hingga dua elemen baru. Kekuatan mereka juga perlahan kembali.
Tetapi, tidak semua yang ia ajak keluar dari Akademi Andradius akan ikut ke Hutan Nordrhein. Beberapa Matthew kirim untuk mencari informasi mengenai keberadaan kedua orang tuanya. Mereka mengatakan akan segera menyusul ke akademi. Namun, sampai sekarang keduanya belum muncul juga.
"Kalau begitu, apakah kalian membutuhkan senjata? Aku bisa meminjamkan beberapa senjata kepada kalian," tawar John.
"Meminjamkan? Apakah Kau sedang menghinaku, Kakek John? Aku sudah memiliki kemempuan menempa senjata. Kenapa pula aku harus meminjam senjata darimu? Jika Matthew atau pun Ellie membutuhkan senjata, maka aku akan membuahkan senjata yang cocok untuk mereka," protes Jasper.
Sejak berhasil menempa senjata tinggat Iron untuk pertama kalinya, Jasper selalu menyombongkan hal itu. Jasper selalu mengatakan kepada Matthew dan Ellie bahwa ia akan mengurus semua kebutuhan senjata dari keduanya.
"Hahaha." Tawa keras John terdengar di ruangan itu. John benar-benar tidak bisa menahan tawa setelah mendengar ucapan Jasper. Membuatkan senjata untuk Matthew dan Ellie?
"Kenapa Kau tertawa seperti itu Kakek John? Kalian juga, kenapa kalian tertawa?" tanya Jasper setelah melihat Matthew dan Ellie yang menahan tawa.
"Dengan kekuatan mereka yang seperti itu, apakah Kau yakin senjata itu bisa berguna bagi mereka?" tanya John.
Pertanyaan John tersebut berhasil membuat Jasper tertegun. Ucapan John ada benarnya. Senjata yang ia miliki hanyalah senjata di tingkat Iron. Dengan sejata seperti itu, kedua saudaranya tidak akan bisa menambah kekuatan mereka seperti tujuan awal sebuah senjata.
"Ah sial. Padahal, aku berharap bisa menjadi pemasok senjata bagi mereka. Jika begini, setelah pulang dari Hutan Nordrhein, aku akan berusaha keras meningkatkan kemampuan menempaku, agar bisa menciptakan senjata di tingkat Bronze. Dengan begitu, aku bisa membuat senjata baru untuk Matthew dan Ellie."
"Hem ... apa Kau lupa, Jas? Kau baru bisa menempa senjata di tingkat Bronze jika kau sudah berada di tingkat Bronze. Lalu, jika kedua saudaranu berada di tingkat Bronze, maka kekuatan mereka bisa saja sudah berada di tingkat Silver."
"Ah sial ... lagi-lagi rencanaku gagal. Jika begini kapan aku bisa membuatkan senjata untuk mereka?"
__ADS_1
"Jas, apakah Kau lupa bahwa kita bisa meningkatkan kekuatan sebuah senjata dengan menambahkan rune? Dengan begitu, senjata kita meski berada di tingkay Iron, bisa saja meningkatkan kekuatan kita. Lalu, jika kekuatan rune itu besar, maka daya serang kita juga meningkat? Kenapa Kau melupakan hal mendasar seperti itu?" tanya Matthew.
"Aish ... aku melupakan hal itu. Aku sedang fokus memakan makan siangku. Jadi, aku tidak berkonsentrasi dengan baik."
"Hahaha ... Kau masih tidak berubah, Jas. Mengedepankan makanan daripada yang lainnya."
"Makanan itu adalah hal yang utama, Kakek John. Tanpa makanan, aku tidak akan bisa melakukan aktivitas normal. Jadi, tidak ada salahnya jika aku mengedapankan makananku bukan?"
"Ya, terserah Kau sajalah. Lalu, bagaimana dengan senjata kalian? Apakah Kau akan memakai senjata buatan Jasper?" tanya John sekali lagi.
"Ya. Kami akan melakukan hal itu, Kakek John. Aku yang akan menambahkan rune tersebut. Besok sebelum pergi ke Hutan Nordrhein, kami akan pergi ke Kota Archdale untuk membeli beberapa bahan untuk menambahkan rune ini. Lalu, kami juga perlu mempersiapkan persediaan makanan selama di Hutan Nordrhein."
"Entah berapa lama kami akan berada di sana, seminggu, dua minggu atau bahkan sebulan. Yang jelas makanan harus dipersiapkan dengan baik."
"Hah ... kalian sudah benar-benar mandiri rupanya. Semua kalian persiapan dengan matang. Hanya tiga bulan, dalam waktu tiga bulan ini, kalian benar-benar berubah menjadi anak-anak yang mandiri."
"Ehm ... sebenarnya, kami belum semandiri itu Kakek John. Kami masih membutuhkan bantuanmu."
"Bantuanku?"
"Ya. Kau lihat sendiri bukan, efek ramuan pengubah penampilan yang Kau berikan waktu itu sudah habis. Aku tidak bisa pergi dengan wajah asliku bukan? Jadi, bisakah Kau memberikan tiga vial ramuan untuk kami?"
Sekarang ini, wajah Matthew, Jasper, dan Ellie sudah kembali ke wajah asli mereka. Hal ini membuat beberapa minggu terakhir mereka tidak keluar rumah sama sekali. Kecuali pergi ke rumah oara tetua untuk berguru. Jika sana Ellie sudah bisa meramu obat itu, maka Matthew tidak akan meminta kepada John.
__ADS_1