
Encik Rafiq melarikan mobil nya menuju Crown Babyshop yang merupakan salah satu toko penjual perlengkapan bayi terlengkap di kota ini.
Mak Tua lah tadi yang memberi kabar pada nya kalau mereka sudah tiba di disana.
Dengan perasaan bahagia Encik Rafiq memarkirkan mobil nya tidak jauh dari depan toko.
Perlahan iya masuk kedalam toko dan terlihatlah oleh nya Nadia sedang memilih-milih pakaian bayi lelaki.
Encik Rafiq menatapnya dari kejauhan.
Dia memang datang ke toko ini, tapi tidak untuk ikut langsung mendampingi Nadia memilih pakaian untuk calon anak nya, iya hanya ingin mendampinginya dari kejauhan.
Encik Rafiq tidak ingin melanggar janjinya untuk kembali muncul di hadapan Nadia.
Dia juga tidak ingin merusak mood Nadia apabila melihatnya turut hadir di toko ini.
Bagi Encik Rafiq cukuplah iya melihat dari kejauhan Nadia tersenyum bahagia dan bersemangat membelikan pakaian untuk calon anak mereka.
"Apakah calon anakku berjenis kelamin lelaki?" tanya Encik Rafiq didalam hati nya.
Sungguh sebenarnya sangatlah pedih hati Encik Rafiq karena sampai saat ini iya tidak tau apa jenis kelamin anak di dalam kandungan Nadia.
Iya bahkan tidak pernah mengantar Nadia pergi memeriksakan kandungan nya selama ini.
__ADS_1
Sekalipun iya begitu ingin.
Encik Rafiq begitu merasa bersalah jika iya mengingatnya.
Encik Rafiq kembali tersenyum bahagia ketika melihat dari kejauhan Nadia memilihkan beberapa perlengkapan bayi dengan motif bola dan karakter smurf berwarna biru.
"Bagus tak Mak?" tanya Nadia pada Mak nya.
Mak pun mengangguk kuat.
"Karakter smurf ini adalah salah satu film kartun kesukaan Pakcik. Pakcik tu meskipun dah berumur, tapi kadang kelakuan masih macam anak kecik.. Hoby nya nonton film kartun" cerita Nadia sambil tersenyum bahagia mengingat sang mantan suami yang hoby menonton kartun.
Tanpa Nadia ketahui, Encik Rafiq yang berada tidak jauh dari nya sedang meneteskan air mata ketika mendengar nya bercerita pada Mak dan Mak Tua perihal hoby aneh nya.
Mak Tua pun jadi Ikut terharu.
"Jelas sudah calon anakku berjenis kelamin lelaki.. Sehatkan mereka ya ALLAH" bisik Encik Rafiq lagi di dalam hati nya.
Lalu kemudian Encik Rafiq juga membeli beberapa perlengkapan tambahan dengan sendiri nya untuk iya hadiahkan pada Nadia.
Tapi tentu saja tanpa sepengetahuan Nadia.
Encik Rafiq kemudian meminta manager toko untuk memberikan nya pada Nadia dengan alasan sebagai hadiah karena Nadia terpilih menjadi salah satu pelanggan baru tervaforit di toko mereka.
__ADS_1
Setelah selesai membeli perlengkapan Bayi dan bersiap-siap untuk pulang, tiba-tiba Nadia di panggil kembali oleh manager toko.
Dan sesuai arahan Encik Rafiq, sang menejer memberikan hadiah pada Nadia dengan alasan terpilih sebagai pelanggan baru favorit .
Nadia terlihat begitu kaget dan bahagia dengan hadiah yang di berikan.
"Terimakasih sudah membantu saya" Ujar Encik Rafiq pada sang Menejer setelah Nadia pergi dari toko.
"Tidak masalah Pak.. Kami justru turut bahagia dapat membantu Bapak memberikan hadiah kejutan pada istri Bapak. Semoga istri dan calon baby sehat dan lancar sampai lahiran ya Pak.. " Ujar sang Menejer lagi dengan senyuman yang begitu ramah.
"Aamiin.. " jawab Encik Rafiq sebelum beranjak meninggalkan Toko.
Di parkiran, sebelum kembali melajukan mobil nya, Encik Rafiq membuka gallery di HP nya.
Dia begitu merindukan Nadia.
Dengan senyuman lalu di usap nya wajah Nadia yang terpajang cantik di layar HP.
Foto Nadia yang baru saja secara diam-diam di ambil nya ketika Nadia sedang tersenyum bahagia memegang jumsuit bayi bermotif karakter smurf.
Nadia terlihat begitu cantik dan keibuan dengan perutnya yang sudah semakin membesar.
Encik Rafiq kemudian menjadikan foto itu sebagai foto profil di layar Hp nya.
__ADS_1
"I love You" bisiknya lirih.