
1 Minggu kemudian
"Apa yang kalian lakukan?" tanya Aisyah kepada suami dan kedua saudaranya.
"Lagi sibuk ngajar anak-anak, sayang." jawab Mahfud.
"Lalu?" tanya Aisyah balik.
"Lihat deh... masak baru 1 Minggu mengajar, kami sudah mendapat hadiah sebanyak ini dari para ibu-ibu." jawab Jonathan.
"Hadiah?!" seru Aisyah.
Dengan cepat Mahfud langsung menginjak kaki Jonathan. tentu saja Mahfud dan Firdaus takut kalau istri mereka ngamuk.
"Hadiah dari siapa?" tanya Kikan yang baru masuk ke ruangan yang ada di sekolah.
Seketika ketiga pria itu langsung terdiam, wajah mereka bertiga langsung pucat pasi saat Kikan yang bertanya seperti itu.
"Aku tanya sekali lagi, hadiah dari Siapa?" tanya Kikan.
__ADS_1
Tetap tidak ada jawaban.
"Ituh mbak, mereka dapat hadiah dari ibu-ibu." jawab Aisyah.
Tentu saja Kikan langsung menatap ketiga pria itu. bagaimana tidak, ratu perusuh datang dengan membawa sejuta amarah.
"Coba kalian katakan apa maksud dari perkataan Aisyah!" seru Kikan. ketiga pria itu saling menatap satu sama lain. terlihat mata kita kan sudah melotot seperti bola mata itu hendak copot.
"Jangan salah paham seperti itu sayang, sebenarnya Ini semua bukan kemauan kami. salahkan sendiri para wanita itu yang memberikan kami hadiah sebanyak ini." jawab Firdaus.
"Coba kumpulkan seluruh hadiah yang diberikan oleh ibu-ibu itu!" seru Kikan. ketiga pria itu langsung membawa seluruh hadiah itu, tatapan mata Kikan dan Aisyah menatap hadiah-hadiah itu.
Tentu saja Wanita itu sangat marah, walaupun terkadang dia harus menyembunyikan rasa sakit hatinya itu terhadap para wanita yang selalu mencoba untuk mendekati Mahfud dan yang lain.
"Makanya kalau berbicara jangan keras-keras, nanti kalau dia marah bisa-bisa kita di lempar dari sini," bisik Firdaus kepada Mahfud dan Jonathan.
"Ini semua gara-gara para wanita itu, Lihatlah sekarang nyawa kita berada di atas tanduk." jawab Mahfud yang melirih kan suaranya.
"Kau benar kita barusan mendapat julukan hot father. tiba-tiba ketiga hot mother sudah ada di sini." ucap Jonathan yang ikut melirihkan suaranya.
__ADS_1
"Kalian kalau berbicara tidak usah bisik-bisik seperti itu, kalian kira telingaku ini tidak berfungsi Apa!" seru Kikan.
Tentu saja trio pisang goreng itu benar-benar tidak berani mengungkapkan suara sama sekali, Bagaimana tidak..hal itu membuat ketiga pria itu langsung terdiam. Jonathan memberikan julukan Ratu monster ke Pada Kikan, Karena Wanita itu benar-benar menakutkan saat marah.. walaupun pria itu tahu begitulah sifat Kikan karena mereka sudah berteman semenjak SMP.
"Mereka ini benar-benar ya, membuat hatiku ini gatal banget, Lihatlah benar-benar mereka terus mencibir di belakang kita. mereka ini sebenarnya mau hidup tidak sih!" seru Kikan yang membuat Aisyah memberikan Dua jempol kepada saudara iparnya itu.
"Benar, seharusnya kita membuat para wanita pria itu tidak berani macam-macam kepada kita. gara-gara hanya mendapatkan julukan hot Father saja mereka sudah berani mau membuat ulah kepada kita!" seru Aisyah.
Untung saja Lia tidak berada di rumah sakit karena wanita itu harus berbelanja keperluan putranya yang masih berumur 1,5 tahun lebih.
*Mengenai masalah anak dari Lia dan Mahfud. kebanyakan ada yang kebingungan soal usianya, sebenarnya nya Kikan mengalami masalah pada kandungannya.
Kikan mulai hamil lagi ketika anak Aisyah sdh 2 tahun kurang. sekarang umur anak Aisyah 4 tahun anak Lia 1,5 tahun.*
Kita kembali pada keseruan yang ada di sekolah yang baru didirikan beberapa bulan itu.
Akhirnya Aisyah dan Kikan sudah mengambil seluruh hadiah-hadiah yang ada di tempat Jonathan, Mahfud dan Firdaus. ketiga orang itu itu menyerahkan hadiah hadiahnya.
"Baiklah kalau begitu, setelah ini aku akan melelang seluruh barang ini. jika barangnya hanya makanan biar kami yang memakannya jangan sampai kalian berani memakan makanan ini walau hanya satu gigit saja. jika kalian berani melakukannya jangan salahkan aku dan Aisyah bahkan Lia akan memberikan hukuman yang keji pada kalian!" seru Kikan yang membuat ketiga trio pisang goreng Itu menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
** bersambung **